Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Cari Keluarga Korban Laka Lantas: Diduga ODGJ Tewas Tertabrak

- Reporter

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com  ||  Simalungun –    Polres Simalungun melalui Unit Gakkum Sat Lantas menghimbau masyarakat untuk membantu mengidentifikasi korban kecelakaan lalu lintas yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Korban meninggal dunia setelah tertabrak mobil angkutan umum di Jalan Pematangsiantar-Parapat, Selasa malam (17/2/2026).

 

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun IPDA Yancen Hutabarat, S.H., saat dikonfirmasi Rabu sore (18/2/2026) sekitar pukul 18.10 WIB menjelaskan kronologi kejadian. “Kecelakaan terjadi di Jalan Umum Km 18-19 jurusan Pematangsiantar-Parapat, tepatnya di Dusun Marihat Dolok, Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Selasa tanggal 17 Februari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB,” ujar IPDA Yancen.

 

Kejadian tragis ini melibatkan satu unit mobil angkutan umum Daihatsu Grand Max PT. Bandar Jaya Trans BK 1137 WS yang dikemudikan Libel Desfernando Haloho (23 tahun), wiraswasta asal Jalan Asahan KM VI Perum Sumber Jaya. “Pengemudi dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, dapat menunjukkan SIM A dan STNK lengkap,” ungkap IPDA Yancen.

 

Yang memprihatinkan, korban yang meninggal adalah seorang pejalan kaki yang belum diketahui identitasnya. “Kami menduga korban adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui dan belum ada keluarga yang melapor,” ujar IPDA Yancen dengan nada prihatin.

 

IPDA Yancen menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi Boy Mitha Gandil Sitanggang (19 tahun), mahasiswa asal Sei Rapuh I. “Mobil angkutan umum melaju dari arah Parapat menuju Pematangsiantar. Saat tiba di TKP, seorang pejalan kaki tiba-tiba menyeberang jalan dari sisi sebelah kiri ke sisi sebelah kanan jurusan Pematangsiantar,” ungkap IPDA Yancen.

 

“Pengemudi tidak sempat menghindari karena pejalan kaki muncul tiba-tiba, sehingga terjadi tabrakan yang mengakibatkan pejalan kaki terpental ke badan jalan dan meninggal dunia,” ujar IPDA Yancen menjelaskan momen tragis tersebut.

 

Unit Gakkum Sat Lantas langsung bergerak cepat setelah menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB. “Tim kami langsung mendatangi TKP, melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas, melakukan olah TKP, pemotretan, dan mengamankan barang bukti,” ungkap IPDA Yancen memaparkan langkah penanganan.

 

Dari hasil investigasi, cuaca saat kejadian cerah, kondisi malam hari, arus lalu lintas sedang, di daerah pemukiman warga. “Jalan merupakan jalan nasional dengan lebar 5,60 meter, badan jalan aspal, tidak terdapat rambu lalu lintas, terdapat marka jalan, jalan lurus, agak menurun dari arah Parapat menuju Pematangsiantar,” ujar IPDA Yancen merinci kondisi lokasi.

 

Analisis faktor menunjukkan pengemudi dalam kondisi sehat dan kendaraan memenuhi standar keselamatan. “Faktor utama adalah pejalan kaki yang diduga mengalami gangguan jiwa tiba-tiba menyeberang jalan tanpa memperhatikan kendaraan yang lewat,” ungkap IPDA Yancen.

 

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp3.000.000 (tiga juta rupiah). Pengemudi setelah kejadian tidak mengalami luka dan telah memberikan keterangan lengkap kepada petugas.

 

“Kami menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Dolok Panribuan dan sekitarnya, jika ada yang mengenal atau kehilangan anggota keluarga yang diduga ODGJ, segera melapor ke Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun atau ke kantor polisi terdekat,” ujar IPDA Yancen memberikan himbauan penting.

 

IPDA Yancen menegaskan pentingnya identifikasi korban. “Kami memahami kesedihan keluarga yang kehilangan anggota keluarganya. Jenazah korban saat ini berada di rumah sakit dan menunggu untuk diserahkan kepada keluarga yang sah,” ungkap IPDA Yancen.

 

Unit Gakkum juga mengingatkan masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas. “Bagi pengendara, selalu waspada terutama di malam hari dan di area pemukiman. Bagi pejalan kaki, selalu gunakan fasilitas penyeberangan jika ada dan perhatikan kendaraan yang lewat sebelum menyeberang,” ujar IPDA Yancen.

 

Untuk keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa, IPDA Yancen memberikan himbauan khusus. “Mohon untuk selalu mengawasi dan menjaga anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa agar tidak berkeliaran sendirian, terutama di malam hari di jalan raya yang berbahaya,” ungkap IPDA Yancen.

 

Masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas korban dapat menghubungi Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun atau datang langsung ke Mapolres Simalungun. “Kami tunggu informasi dari masyarakat untuk membantu mengembalikan jenazah korban kepada keluarganya,” ujar IPDA Yancen menutup keterangan.

(S.A.R.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Penjual Sabu Lengkap Dengan Alat Hisap Diciduk Dini Hari: Polsek Bosar Maligas Buktikan Tidak Ada Negosiasi Untuk Penjahat Narkoba
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kapolres Simalungun Gelar Pisah Sambut Tiga Pejabat Baru di Tengah Keakraban Keluarga Besar Polres
Tidak Ada Negosiasi Untuk Penjahat Narkoba: Polsek Bosar Maligas Bekuk Mahasiswa Pengedar Sabu Di Tengah Malam, Lacak Pemasok Dari Batu Bara
IPDA Alek Ari Sandi Sidabutar Tidak Kenal Lelah Berantas Narkoba — Bongkar Jaringan Pengedar Sabu Dua TKP Dalam Semalam, Sita 15,94 Gram Dan Buru Pemasok Dari Medan
Wakapolres Simalungun Perkuat Sinergitas Forkopimda Di Rapat Paripurna DPRD — Polri Bersatu Padu Bersama Pemerintah Daerah Rayakan Hari Jadi Simalungun Ke-193
Pohon Tumbang Tutup Jalan Siantar-parapat, Laporan Warga Via 110 Direspons Cepat — Jalan Kembali Normal, Polres Simalungun Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
Unit Reskrim Polsek Perdagangan Kerja Keras Bongkar Jaringan Penggelapan Dump Truck Senilai Rp 200 Juta — Tiga Bulan Dikejar, Kendaraan Dan Tersangka Berhasil Diamankan
Reaksi Cepat Polsek Dolok Pardamean Tangani Kebakaran Empat Rumah Warga — Api Ludes Dalam Sejam, Kerugian Capai Rp 250 Juta
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:15

Wakapolsek Siantar Marihat Bersama Tiga Pilar Cek Dapur SPPG Yayasan Karya Lentena Anak Negeri

Jumat, 24 April 2026 - 11:13

Polres Pematangsiantar Cek Laporan Adanya Keributan Diparkiran Batavia Hotel

Jumat, 24 April 2026 - 11:10

Polres Pematangsiantar Laksanakan Latihan Dalmas Hadapi Unjuk Rasa

Jumat, 24 April 2026 - 10:30

Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Penutupan Dikmaba Inf. AD Gel. I TA 2026

Jumat, 24 April 2026 - 09:39

Polsek Siantar Timur Respon Keluhan Warga Melalui Call Center 110

Jumat, 24 April 2026 - 08:12

Dana BOS Miliaran di SMK Negeri 1 Lumut Disorot: Realisasi Dipertanyakan, Transparansi Diuji

Jumat, 24 April 2026 - 01:25

Bendera Sobek Berkibar di Depan Kantor Kepenghuluan Kampung Libo Jaya, Penghulu Diduga Abaikan Simbol Negara

Kamis, 23 April 2026 - 13:54

Kekurangan Guru Hingga Akses Jalan Rusak, SLB Negeri Pinang Sori Hadapi Tantangan Serius

Berita Terbaru