Reaksi Cepat Polsek Dolok Pardamean Tangani Kebakaran Empat Rumah Warga — Api Ludes Dalam Sejam, Kerugian Capai Rp 250 Juta

- Reporter

Kamis, 9 April 2026 - 11:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun –     Kepanikan melanda warga Kampung Tempel, Dusun Hutabayu, Nagori Buttu Bayu Pane Raja, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, ketika kobaran api tiba-tiba melahap permukiman mereka pada Kamis pagi, 09 April 2026, sekira pukul 07.00 WIB. Dalam tempo yang sangat singkat, diperkirakan hanya sekitar satu jam, si jago merah berhasil meluluh lantakkan empat unit rumah penduduk sekaligus dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 250.000.000,-. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah yang menyayat hati ini. Polsek Dolok Pardamean langsung bergerak cepat ke lokasi begitu informasi diterima.

 

Saat dikonfirmasi pada Kamis, 09 April 2026, pukul 17.30 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan bahwa Polsek Dolok Pardamean menunjukkan reaksi yang sangat responsif dalam menghadapi musibah ini. “Polsek Dolok Pardamean langsung hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Begitu mendapat informasi kebakaran, personil kami tidak menunggu dan langsung bergerak ke TKP untuk melakukan koordinasi dan penanganan. Inilah wujud nyata Polri yang selalu hadir untuk masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.

 

Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi, S.H., menjelaskan secara rinci kronologi kejadian yang memilukan tersebut. Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi Oloan Haloho (47), seorang petani warga Hutabayu, yang mendengar suara ledakan keras dari arah belakang rumahnya. Dengan segera ia berlari menuju sumber suara dan mendapati kobaran api sudah membesar di bagian dapur rumah milik M. Manalu (29). Tanpa buang waktu, Oloan Haloho berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

 

Hampir bersamaan, saksi kedua Parlen Malau (53), petani yang saat itu sedang menikmati kopi pagi di teras depan rumahnya, juga menyaksikan kobaran api yang semakin membesar dari arah rumah M. Manalu. Parlen pun segera ikut berteriak meminta bantuan warga. Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung berdatangan dan bergotong royong berupaya memadamkan api serta menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah yang terbakar.

 

“Namun api terlalu cepat menjalar. Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari bahan papan, tepas, dan semi permanen membuat api sangat mudah dan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Dalam waktu yang kami perkirakan hanya sekitar satu jam, keempat rumah sudah habis terbakar,” ucap AKP Restuadi dengan ekspresi prihatin.

 

Keempat rumah yang menjadi korban amukan api adalah milik Arianto Waruwu (33) yang rumahnya berbahan papan berdinding tepas, Sanjaya Simalango (54) dengan hunian semi permanen, M. Manalu (29) dengan rumah semi permanen yang menjadi titik api pertama, serta Ewis Pratiwi Br. Silalahi alias Ma Samuel (45) yang rumah papannya terbakar sebagian. Keempat keluarga tersebut kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan tempat tinggal dan seluruh isi rumah mereka.

 

Penyebab kebakaran sementara ini diduga kuat akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Namun AKP Restuadi menegaskan bahwa penyelidikan tidak berhenti pada dugaan awal semata. “Kami tidak mau berspekulasi sebelum penyelidikan tuntas. Kami telah berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Simalungun untuk melakukan penyelidikan forensik yang lebih mendalam guna memastikan penyebab pasti kebakaran ini,” ungkap AKP Restuadi dengan penuh tanggung jawab.

 

Sejumlah langkah nyata telah diambil oleh Polsek Dolok Pardamean dalam penanganan musibah ini. Koordinasi segera dilakukan bersama Forkopimca Dolok Pardamean dan Dinas Pemadam Kebakaran BPBD Pos Purba untuk pengendalian api di lapangan. Polsek juga aktif mengimbau masyarakat melalui perangkat Desa dan Nagori setempat agar selalu memastikan instalasi listrik aman dan mematikan aliran listrik saat meninggalkan rumah, demi mencegah tragedi serupa kembali terjadi di masa mendatang.

(S.A.R.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan
Berawal dari Informasi Warga, Polres Pematangsiantar Ringkus Mahasiswa Pembawa 10 Butir Ekstasi
Terbongkar Lewat Undercover, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Polres Pematangsiantar dengan Dua Paket Sabu
Polseķ Siantar Martoba Amankan Tiga Anak Diduga Curi HP di Simpang Kerang 
Polsek Siantar Martoba Mediasi Masalah Ibu Kandung dan Anaknya di Jalan Batu Permata Raya 
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Dampingi Penjualan Jagung Petani Binaan ke Bulog 
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Kapolsek Siantar Timur Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:35

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:29

Berawal dari Informasi Warga, Polres Pematangsiantar Ringkus Mahasiswa Pembawa 10 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:26

Terbongkar Lewat Undercover, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Polres Pematangsiantar dengan Dua Paket Sabu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:24

Polseķ Siantar Martoba Amankan Tiga Anak Diduga Curi HP di Simpang Kerang 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:22

Polsek Siantar Martoba Mediasi Masalah Ibu Kandung dan Anaknya di Jalan Batu Permata Raya 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:18

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Kapolsek Siantar Timur Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:10

Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34

Diduga Hindari Konfirmasi, Perangkat Nagori Sorba Dolok Tinggalkan Kantor Saat Wartawan Pertanyakan ADD dan Penyertaan Modal BUMNag 2025

Berita Terbaru