Kekurangan Guru Hingga Akses Jalan Rusak, SLB Negeri Pinang Sori Hadapi Tantangan Serius

- Reporter

Kamis, 23 April 2026 - 13:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Tapanuli Tengah –     

Sumatera Utara — Kondisi pendidikan di SLB Negeri Pinang Sori, Kecamatan Pinang Sori,Kabupaten Tapanuli Tengah masih menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari keterbatasan tenaga pendidik hingga akses infrastruktur yang belum memadai. Hal ini terungkap dalam wawancara bersama kepala sekolah yang menyampaikan langsung situasi riil di lapangan.Kamis (23/04/2026)

 

Kepala sekolah Idawati Siregar S.pd menjelaskan bahwa saat ini sekolah masih sangat kekurangan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Berdasarkan data yang ada, jumlah guru yang tersedia belum mencukupi kebutuhan ideal untuk menunjang proses belajar mengajar secara maksimal.

“Secara administrasi, sekolah ini memang masih sangat membutuhkan tambahan tenaga pendidik dan kependidikan. Untuk guru, khususnya di bidang pendidikan luar biasa, kami masih kekurangan sekitar tujuh orang,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan bahwa kebutuhan tersebut sebenarnya sudah diusulkan kepada pihak provinsi. Namun hingga kini, realisasi penambahan tenaga pendidik masih belum terpenuhi.

 

Selain guru, sekolah juga mengalami kekurangan tenaga administrasi, khususnya di bagian keuangan dan tata usaha. Kondisi ini menjadi salah satu kendala terbesar dalam pengelolaan sekolah sehari-hari.

 

Di sisi lain, jumlah siswa yang terdata mencapai sekitar 32 orang. Namun, tingkat kehadiran siswa masih menjadi tantangan tersendiri. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar setengah siswa yang aktif hadir secara rutin.

 

“Bahkan ada siswa yang selama saya bertugas di sini baru tiga kali datang ke sekolah. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk terus melakukan pendekatan agar anak-anak lebih termotivasi untuk belajar,” jelasnya.

 

Para guru pun dituntut untuk lebih aktif melakukan pendekatan persuasif serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar siswa merasa nyaman berada di sekolah.

 

Dari segi fasilitas, sekolah sebenarnya telah memiliki beberapa sarana pendukung seperti alat musik. Namun, peralatan tersebut masih belum lengkap dan belum mampu menunjang pengembangan keterampilan siswa secara optimal.

 

“Untuk anak-anak di sini, kami tidak hanya menekankan akademik, tetapi lebih kepada pengembangan keterampilan sesuai minat mereka. Karena itu, fasilitas seperti alat musik dan pelatihan keterampilan masih sangat dibutuhkan,” tambahnya.

 

Permasalahan lain yang tak kalah penting adalah akses menuju sekolah yang dinilai cukup sulit. Jalan menuju lokasi sekolah masih belum memadai, sehingga menyulitkan mobilitas guru maupun pihak lain yang ingin berkunjung.

 

“Transportasi menjadi kendala. Saya sendiri harus naik angkutan umum dan berjalan kaki untuk sampai ke sekolah. Ini tentu menjadi perhatian yang perlu ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi tersebut. Terutama dalam hal penambahan tenaga pendidik, perbaikan infrastruktur jalan, serta dukungan fasilitas pendidikan.

 

“Harapan kami, kebutuhan SDM dan akses jalan dapat segera menjadi prioritas. Kami ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak, namun tentu perlu dukungan dari semua pihak,” tutupnya.

 

Dengan berbagai keterbatasan yang ada, SLB Negeri Pinang Sori kabupaten Tapanuli Tengah tetap berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik, meski di tengah berbagai tantangan yang harus dihadapi setiap harinya.

(Red-01)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Pemkab Simalungun Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 Ke DPRD
Dorong Generasi Emas 2045, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Plus Matauli Ungkap Capaian dan Harapan Penguatan Pendidikan
Berkunjung di Nagori Silou Huluan, Ketua TP KK Ny. Darmawaty Anton Achmad Saragih: Perempuan Harus Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Keluarga
Polsek Siantar Utara Cek Laporan Dugaan Pemukulan di Jalan SM. Raja
Sat Binmas Polres Pematangsiantar Sambang di Kantor DFC FTA SBSI dan Komunitas Grab
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Dampingi Cek Jembatan Penyeberangan di Gang Losung Aek
Kapolres Pematangsiantar Hadiri Pemberangkatan Jemaah Calon Haji dan Hajjah 1447 H/2026 M
Berintegritas Dan Melayani,Polsek Siantar Martoba Berikan Bantuan kepada Warga Terkena Bencana Alam 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:54

Kekurangan Guru Hingga Akses Jalan Rusak, SLB Negeri Pinang Sori Hadapi Tantangan Serius

Kamis, 23 April 2026 - 13:50

Pemkab Simalungun Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 Ke DPRD

Kamis, 23 April 2026 - 13:37

Dorong Generasi Emas 2045, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Plus Matauli Ungkap Capaian dan Harapan Penguatan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 13:05

Berkunjung di Nagori Silou Huluan, Ketua TP KK Ny. Darmawaty Anton Achmad Saragih: Perempuan Harus Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Keluarga

Kamis, 23 April 2026 - 12:47

Polsek Siantar Utara Cek Laporan Dugaan Pemukulan di Jalan SM. Raja

Kamis, 23 April 2026 - 12:39

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Dampingi Cek Jembatan Penyeberangan di Gang Losung Aek

Kamis, 23 April 2026 - 12:34

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Pemberangkatan Jemaah Calon Haji dan Hajjah 1447 H/2026 M

Kamis, 23 April 2026 - 09:14

Berintegritas Dan Melayani,Polsek Siantar Martoba Berikan Bantuan kepada Warga Terkena Bencana Alam 

Berita Terbaru