Liputanmetrosumut.com || Pematang Siantar – Nagori Silou Huluan yang terletak di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara diselimuti suasana haru dan semangat baru, Kamis (23/4/2026) Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun melakukan kunjungan kerja sekaligus pembinaan dalam rangka pelaksanaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PTP2WKSS).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat di wilayah yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawaty Anton Achmad Saragih, yang didampingi oleh Staf Ahli TP PKK, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, para pengurus organisasi, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait di lingkungan pemerintah daerah.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan penuh kehangatan oleh Camat Raya, Septiaman Purba beserta unsur pimpinan kecamatan, Pangulu Nagori Silou Huluan, Jan Pirelman Damanik, jajaran pengurus PKK tingkat nagori, serta warga masyarakat yang telah menunggu dengan antusias.
Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, mengingat Nagori Silou Huluan saat ini masih tercatat sebagai wilayah dengan kriteria “3 Rawan”, yaitu rawan dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Melalui pembinaan yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan berbagai kendala yang ada dapat diatasi satu per satu, sehingga kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Dalam kesempatan tersebut, Pangulu Nagori Silou Huluan, Jan Pirelman Damanik, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten.
Jan Pirelman menyebutkan bahwa sebanyak 70 warga telah ditetapkan sebagai sasaran pembinaan, dan berharap melalui pendampingan yang intensif, nagori yang dipimpinnya ini dapat bertransformasi menjadi wilayah yang lebih mandiri, berdaya saing, dan sejahtera di masa mendatang.
Sementara itu, dalam arahannya, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawaty Anton Achmad Saragih mengungkapkan pandangannya mengenai potensi yang dimiliki oleh daerah ini.

Ny. Darmawati menyoroti bahwa Nagori Silou Huluan sebenarnya memiliki kekayaan sumber daya yang luar biasa, salah satunya adalah hasil produksi gula semut yang menjadi ciri khas wilayah tersebut, namun hingga saat ini potensi tersebut belum dikelola dan dikembangkan secara maksimal.
Ketua TP PKK juga menyampaikan pesan yang menggugah semangat, khususnya bagi kaum perempuan di daerah tersebut. Ia menyadari bahwa keterbatasan sarana dan prasarana, serta akses jalan yang masih menjadi kendala utama, kerap menjadi hambatan dalam mengembangkan berbagai usaha. Namun, hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk berhenti berusaha dan berinovasi.
“Perempuan harus menjadi motor penggerak utama dalam memajukan perekonomian keluarga. Gula semut yang menjadi andalan daerah ini adalah kunci yang dapat membawa perubahan besar jika diolah, dikemas, dan dipasarkan dengan cara yang lebih baik dan profesional. Mari kita gali potensi ini sebaik-baiknya demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Selain membahas potensi ekonomi, Ny. Darmawaty juga memberikan arahan khusus kepada pemerintah nagori agar lebih cermat dan bijak dalam menggunakan Dana Desa yang telah dialokasikan.
Menurutnya, penggunaan anggaran tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik semata, tetapi sebagian besar perlu diprioritaskan untuk program-program yang bersifat memberdayakan masyarakat, seperti peningkatan peran perempuan, penguatan kelompok kerja dasawisma, serta penyelenggaraan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.
Sinergi yang erat antara pemerintah nagori, TP PKK, dan seluruh perangkat daerah yang bertugas sebagai pembina diharapkan dapat mengubah citra Nagori Silou Huluan, dari wilayah yang selama ini dianggap tertinggal menjadi daerah percontohan yang dapat menjadi teladan bagi nagori-nagori lain di Kabupaten Simalungun.
Kehadiran berbagai kepala dinas dan instansi daerah dalam kegiatan ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah kabupaten dalam memberikan perhatian yang menyeluruh. Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta pimpinan dinas lainnya yang masing-masing membawa peran dan kontribusi untuk memajukan daerah ini.
Sebagai bentuk tindak nyata dari rangkaian pembinaan tersebut, kegiatan ditutup dengan penyerahan berbagai bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dinas Pertanian menyerahkan bibit tanaman sayuran kepada warga binaan, guna mendukung program ketahanan pangan keluarga sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan yang tersedia.
Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyerahkan secara simbolis dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak yang telah selesai diproses, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan administrasi dengan mudah.
Dengan mengusung semangat “Nagori Maju, Simalungun Maju”, kegiatan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berjenjang. Langkah-langkah ini akan terus dilakukan hingga Nagori Silou Huluan benar-benar berhasil mewujudkan cita-citanya, yaitu terciptanya lingkungan dan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
(S.A.Ricardo.Siahaan)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















