Penjelasan Risnawati Sijabat Terkait Tuduhan Perselingkuhan

- Reporter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Risnawati Sijabat.

Foto : Risnawati Sijabat.

Liputanmetrosumut.com   ||   Pematang Siantar –     Belakangan ini banyak pihak mempertanyakan kabar yang menyebut saya dipulangkan ke rumah orang tua karena diduga berselingkuh. Oleh karena itu, saya merasa perlu menyampaikan kronologi yang sebenarnya agar tidak muncul penilaian sepihak.

 

Semua bermula ketika saya membantu mempertemukan seorang kenalan bermarga Manurung dengan pihak yang bersedia meminjamkan uang. Karena saya yang mengenalkan, saya juga ikut bertanggung jawab ketika pemberi pinjaman mulai menagih uang tersebut.

 

Saya berkali-kali menghubungi Manurung untuk meminta agar utangnya segera diselesaikan. Awalnya saya berbicara dengan nada tegas, namun tidak pernah mendapat respons yang baik. Karena merasa frustrasi, saya akhirnya mencoba menggunakan bahasa yang lebih lembut, bahkan sesekali bercanda dengan menyebut kata “sayang”. Saya mengakui, sebagai perempuan yang sudah berumah tangga, penggunaan kata tersebut memang tidak pantas dan itu adalah kesalahan saya.

 

Namun, tujuan saya semata-mata agar pesan saya direspons karena setiap kali berbicara biasa, tidak pernah ada tanggapan.

 

Ternyata salah satu pesan tersebut dibaca oleh istrinya. Dari situlah kesalahpahaman bermula. Istri Manurung kemudian menghubungi saya dan memarahi saya melalui WhatsApp. Karena emosi dan merasa terus ditekan, saya membalas dengan kata-kata yang seharusnya tidak saya ucapkan. Saya bahkan mengatakan bahwa suaminya sudah tidak peduli kepadanya dan mengucapkan berbagai kalimat yang lahir karena rasa kesal, bukan karena mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

 

Tanpa saya sadari, seluruh percakapan itu diambil tangkapan layarnya dan dijadikan bukti bahwa saya memiliki hubungan khusus dengan suaminya. Padahal, menurut saya, isi percakapan tersebut hanyalah perdebatan yang dipenuhi emosi.

 

Masalah ini kemudian dibawa ke keluarga besar mereka. Dalam pertemuan tersebut, Manurung sendiri menyatakan bahwa tidak pernah ada hubungan perselingkuhan antara kami. Ia justru mengakui masih memiliki utang yang harus diselesaikan. Saya bahkan berani mempertemukannya kembali apabila uang sebesar Rp5 juta yang menjadi pokok persoalan itu dibawa dan diselesaikan.

 

Sayangnya, meskipun sudah ada pembicaraan damai dan kesepakatan agar persoalan tidak diperpanjang, menurut saya kesepakatan itu tidak dijalankan. Dugaan perselingkuhan tetap dilaporkan ke tempat kerja suami saya hingga akhirnya berkembang menjadi isu bahwa saya benar-benar berselingkuh.

 

Akibat tuduhan tersebut, saya dipulangkan ke rumah orang tua tanpa terlebih dahulu diberi kesempatan menjelaskan duduk persoalan secara baik-baik. Saya sudah berusaha meminta agar kedua belah pihak dipertemukan supaya semuanya menjadi jelas, tetapi kesempatan itu tidak saya dapatkan. Bahkan komunikasi saya dengan suami akhirnya terputus karena nomor saya diblokir.

 

Saya tegaskan, saya memang salah menggunakan kata-kata yang tidak pantas saat berdebat dan saya sudah mengakui kesalahan itu. Namun, saya membantah keras tuduhan bahwa saya berselingkuh. Kesalahan dalam bertutur kata tidak bisa langsung dijadikan bukti adanya hubungan terlarang.

 

Saya juga merasa keberatan karena ada pihak lain yang ikut membuat unggahan di media sosial dengan kalimat-kalimat yang menurut saya tidak sesuai fakta. Padahal mereka tidak mengetahui secara utuh apa yang sebenarnya terjadi. Saya memilih diam cukup lama karena menyadari kesalahan saya, tetapi ketika nama baik saya terus diserang, saya merasa perlu menyampaikan penjelasan ini.

 

Saya tidak pernah berniat merusak rumah tangga orang lain. Saya hanya ingin membersihkan nama saya dari tuduhan yang menurut saya tidak benar. Apa yang saya lakukan memang keliru dan saya sudah meminta maaf. Namun, saya berharap masyarakat dapat membedakan antara kesalahan dalam bertutur kata dengan tuduhan perselingkuhan yang hingga kini saya bantah.

 

Terakhir, kepada suami saya, saya hanya bisa mendoakan agar selalu sehat, diberi kelancaran dalam pekerjaan, dan mampu menjalani kehidupan dengan baik. Apa pun yang terjadi, saya berharap suatu saat kebenaran dapat terungkap dan semua pihak bisa melihat persoalan ini secara adil, bukan hanya berdasarkan potongan percakapan atau asumsi yang berkembang di media sosial.

 

(RED -01-S.A.R.Siahaan ) 

Berita Terkait

Pemkab Simalungun Terus Bergerak Pulihkan Fasilitas Umum di Serbelawan Pasca Banjir
Tinjut Laporan CC 110, Polsek Siantar Barat Cek TKP Dugaan KDRT di Gang Swadaya
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Bantu Bawa Warga ke Pusat Rehabilitasi 
Kapolsek Siantar Utara Bagikan Sembako dan Bendera Merah Putih kepada Warga Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 81
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Sambang dan Monitoring Lahan Jagung Petani Binaan 
Polsek Siantar Marihat Respon Dengan Menyelesaikan Masalah Abang Adik 
Miris! Kantor Pangulu Diduga Berubah Jadi “Mess” Pekerja, Jam Kerja Sepi, Pelayanan Publik Dipertanyakan
Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:17

Penjelasan Risnawati Sijabat Terkait Tuduhan Perselingkuhan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22

Pemkab Simalungun Terus Bergerak Pulihkan Fasilitas Umum di Serbelawan Pasca Banjir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33

Tinjut Laporan CC 110, Polsek Siantar Barat Cek TKP Dugaan KDRT di Gang Swadaya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:31

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Bantu Bawa Warga ke Pusat Rehabilitasi 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:29

Kapolsek Siantar Utara Bagikan Sembako dan Bendera Merah Putih kepada Warga Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 81

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:25

Polsek Siantar Marihat Respon Dengan Menyelesaikan Masalah Abang Adik 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:02

Miris! Kantor Pangulu Diduga Berubah Jadi “Mess” Pekerja, Jam Kerja Sepi, Pelayanan Publik Dipertanyakan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:35

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan

Berita Terbaru