Dugaan Pembiaran dan Lemahnya Pengawasan, Dana BOS Ratusan Juta di SMPN 1 Dolok Batu Nanggar Disorot

- Reporter

Kamis, 2 April 2026 - 02:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun –     Kondisi bangunan SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar memicu tanda tanya besar. Di tengah kucuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mencapai ratusan juta rupiah, fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi sarana dan prasarana yang memprihatinkan.

 

 

Hasil pantauan pada Rabu 01/04/2026 menunjukkan dinding sekolah dipenuhi lumut dan cat mengelupas, plafon mengalami kebocoran dengan bekas rembesan air yang menghitam, serta lantai yang retak hingga berlubang. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat adanya ketidaksesuaian antara anggaran pemeliharaan dan realisasi di lapangan.

 

 

Aliran Dana BOS Jadi Sorotan.

Data yang dihimpun menunjukkan pada tahun 2024, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah mencapai:

 

 

Tahap I: Rp 51.115.000

 

Tahap II: Rp 78.980.100

 

Memasuki tahun 2025, anggaran kembali digelontorkan:

 

Tahap I: Rp 52.037.000

 

Tahap II: Rp 40.445.000

 

 

 

Besarnya angka tersebut berbanding terbalik dengan kondisi fisik sekolah yang masih jauh dari kata layak.

 

 

Indikasi Masalah dan Minim Transparansi

Perbedaan antara besarnya anggaran dan kondisi riil di lapangan memunculkan dugaan adanya:

 

Pemeliharaan yang tidak maksimal

Perencanaan anggaran yang tidak tepat sasaran. Hingga potensi penyimpangan penggunaan dana. Hingga saat ini, belum terlihat adanya transparansi terbuka kepada publik terkait rincian penggunaan dana tersebut.

 

 

Inspektorat Disorot, Pengawasan Dinilai Mandul.

 

Sorotan tajam juga diarahkan kepada Inspektorat Kabupaten Simalungun yang dinilai tidak menjalankan fungsi pengawasan secara optimal. Lemahnya kontrol internal ini diduga membuka celah terjadinya pembiaran terhadap kondisi sekolah yang rusak.

 

 

Bupati Simalungun Dinilai Abai.

 

Nama Bupati Simalungun, Anton Ahmad Saragih, turut menjadi perhatian. Publik menilai kepala daerah belum menunjukkan langkah tegas dalam memastikan pengelolaan anggaran pendidikan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi.

 

 

APH Didesak Turun Tangan.

 

Masyarakat kini mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap penggunaan dana BOS di SMPN 1 Dolok Batu Nanggar.

 

Langkah ini dianggap penting untuk:

Mengungkap potensi penyimpangan

Menjamin transparansi anggaran

Serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana pendidikan

Jika tidak segera ditindaklanjuti, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berulang dan merugikan siswa sebagai pihak yang paling terdampak.

 

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Sekolah, Mairelli Brayani Sianturi, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan Kamis 02/04/2026, yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi.

(J.Tamba)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa
DPP PJS Keluarkan Pernyataan Sikap: Tolak Label “Londo Ireng”, Ingatkan Pemerintah Hormati Kebebasan Pers
Diduga Limbah PT SAS Mengalir ke Sungai, Warga Sei Suka Desak DLH Batu Bara Bertindak Sebelum Lingkungan Rusak Parah
Diduga Markas Sabu Beroperasi di Asrama Eks 121 Kebun Lada Binjai, Warga Minta APH Bertindak: “Jangan Sampai Kebal Hukum”
Diduga Beroperasi Nyaris Dua Tahun Saat Izin Lingkungan Masih Diproses, Peternakan 6.000 Ekor Babi PT SKP Picu Protes Warga: APH Diminta Turun Tangan
Puncak HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Pimpin Upacara Khidmat dengan Dihadiri Bupati dan Forkopimda
Polres Pematangsiantar Amankan Pemilik Ganja 88,14 Gram di Jalan Melanthon Siregar
Polres Asahan Gencarkan Razia Tempat Hiburan Malam, Aliansi Pemuda Mahasiswa Asahan Apresiasi Kinerja Polres Asahan 
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:54

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:27

MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:44

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:24

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:21

Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:20

Polsek Siantar Selatan Panen Jagung Bersama Petani Binaan di Jalan Bendungan

Berita Terbaru