Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang semakin sulit, praktik perjudian jenis togel justru dilaporkan semakin marak di Kecamatan Raya Kahean. Aktivitas ilegal ini diduga berlangsung terang-terangan di sejumlah warung, tanpa rasa takut terhadap aparat penegak hukum.(Jum’at, 17/04/2026)
Informasi yang dihimpun menyebutkan, jaringan togel tersebut diduga “dinakhodai” oleh seorang pria yang dikenal dengan sebutan Simarmata, yang kerap dikaitkan dengan “baju loreng”. Selain itu, beberapa nama seperti H. Saragih dan Sumbayak juga disebut-sebut terlibat sebagai penulis atau pengumpul angka dari para pemain.
Ironisnya, praktik ini disebut sudah berlangsung cukup lama dan seolah kebal hukum. Masyarakat mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum yang dinilai belum menunjukkan tindakan tegas, meskipun aktivitas tersebut terjadi secara terbuka di warung-warung.
Beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya secara tegas meminta kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar segera turun tangan. Mereka berharap aparat tidak hanya menerima laporan, tetapi benar-benar melakukan penindakan nyata di lapangan.
“Kami takut bicara terbuka, tapi kami mohon kepada Polri,khususnya Polres Simalungun tolong bersihkan kampung kami dari praktik judi ini. Sudah sangat meresahkan,” ujar salah satu sumber.
Tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat juga mulai angkat suara. Mereka menilai keberadaan judi togel tidak hanya merusak ekonomi keluarga, tetapi juga menghancurkan moral generasi muda di wilayah tersebut.
Desakan pun diarahkan kepada Kapolres Simalungun untuk segera bertindak tegas tanpa pandang bulu. Aparat diminta tidak terkesan melakukan pembiaran terhadap praktik yang jelas melanggar hukum tersebut.
“Kalau tidak segera ditindak, kami bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama akan melakukan aksi ke Polres,” tegas salah satu tokoh masyarakat Raya Kahean, tegas salah seorang tokoh masyarakat kepada media Infopersadanews. id dengan nada rasa kesal.
Atas nama masyarakat berharap Polri tetap berpegang pada komitmennya: “Polri Presisi — Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan”, serta hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Situasi ini menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum. Ketegasan dan keberanian dalam memberantas penyakit masyarakat seperti judi togel sangat dinantikan, demi menjaga ketertiban serta mengembalikan kepercayaan publik yang mulai tergerus.
Hingga berita ini dilayangkan ke meja redaksi belum ada tanggapan dari pihak terkait
(Red/Team)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















