Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Hangat dan penuh kepedulian! Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., bersama Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Bangun dan staf menjenguk Aipda Indo R. Siahaan yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar, Senin sore (23/2/2026). Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tapi wujud nyata filosofi “personel bukan sekadar rekan kerja, melainkan bagian dari keluarga besar.”
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Senin malam (23/2/2026) sekitar pukul 21.40 WIB menjelaskan makna kunjungan ini. “Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., bersama Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Bangun dan staf melaksanakan kegiatan kunjungan (besuk) ke Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB untuk menjenguk Aipda Indo R. Siahaan yang sedang mengalami gangguan kesehatan,” ujar AKP Verry.
Kunjungan ini merupakan program Home Visit yang telah menjadi budaya di Polsek Bangun. “Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril dari kesatuan. Ini bukan program baru, tapi sudah menjadi budaya di Polsek Bangun bahwa setiap anggota yang sakit pasti akan dijenguk oleh Kapolsek dan rekan-rekannya,” ungkap AKP Verry.
Yang membuat kunjungan ini istimewa adalah kehadiran Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Bangun. “Kehadiran ibu-ibu Bhayangkari menunjukkan bahwa kepedulian tidak hanya dari institusi Polri, tapi juga dari keluarga besar Polri termasuk para istri anggota. Ini adalah wujud kebersamaan yang sangat indah,” ujar AKP Verry.
Kapolsek Bangun menyampaikan filosofi yang sangat menyentuh. “Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas antar anggota, Kapolsek Bangun beserta personel menjenguk Aipda Indo R. Siahaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Home Visit untuk memastikan kondisi kesehatan anggota serta memberikan motivasi agar lekas pulih,” ungkap AKP Verry.
“Yang paling menyentuh adalah pernyataan Kapolsek: ‘Karena bagi kami, personel bukan sekadar rekan kerja, melainkan bagian dari keluarga besar yang harus saling menjaga.’ Ini adalah filosofi yang sangat dalam dan menunjukkan kekeluargaan yang kuat di Polsek Bangun,” ujar AKP Verry dengan nada kagum.
Kunjungan berlangsung dengan penuh kehangatan. “Kapolsek, Ketua Ranting Bhayangkari, dan staf Polsek Bangun berbincang hangat dengan Aipda Indo R. Siahaan dan keluarganya. Mereka memberikan dukungan moril, mendoakan kesembuhan, dan memastikan bahwa keluarga tidak merasa sendirian menghadapi cobaan ini,” ungkap AKP Verry.
Aipda Indo R. Siahaan dan keluarga sangat terharu. “Anggota yang sakit serta keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh kesatuan. Mereka sangat tersentuh dengan kunjungan Kapolsek dan rekan-rekan yang meluangkan waktu di tengah kesibukan,” ujar AKP Verry.
Program Home Visit ini adalah bagian dari transformasi menuju Polri PRESISI. “Kegiatan ini mendukung transformasi menuju POLRI PRESISI dengan prinsip kerja cerdas, kerja cepat, dan kerja tuntas. Kepedulian terhadap anggota adalah bentuk kerja cerdas dalam membangun solidaritas dan semangat korps,” ungkap AKP Verry.
“Kerja cepat ditunjukkan dengan respons segera setelah mendapat informasi bahwa anggota sakit. Kerja tuntas ditunjukkan dengan tidak hanya sekali jenguk, tapi akan terus memantau kondisi kesehatan anggota hingga sembuh total,” ujar AKP Verry.
Kunjungan ini juga menjadi contoh baik untuk polsek-polsek lain. “Polsek Bangun menjadi role model bagaimana membangun kekeluargaan yang solid. Filosofi ‘personel bukan sekadar rekan kerja, melainkan bagian dari keluarga besar’ harus menjadi budaya di semua polsek di Polres Simalungun,” ungkap AKP Verry.
Kehadiran Bhayangkari juga menunjukkan peran penting istri-istri anggota. “Ibu-ibu Bhayangkari tidak hanya mendampingi suami bertugas, tapi juga ikut peduli dengan sesama keluarga Polri. Mereka berbagi dukungan, doa, dan semangat untuk kesembuhan rekan-rekan yang sakit,” ujar AKP Verry.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. “Kunjungan berlangsung sekitar satu jam dengan penuh kehangatan. Kapolsek memberikan bantuan, doa, dan motivasi agar Aipda Indo R. Siahaan segera pulih dan bisa kembali bertugas,” ungkap AKP Verry.
“Ini adalah pesan penting untuk semua anggota Polri: kalian tidak sendirian. Saat sakit, ada keluarga besar Polri yang akan peduli dan mendukung. Saat bertugas, ada rekan-rekan yang saling menjaga. Itulah kekuatan Polri, kekuatan kebersamaan, kekuatan keluarga,” tegas AKP Verry menutup penjelasan dengan penuh empati.
(S.A.R.Siahaan)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com


















