Liputanmetrosumut.com || Asahan – Pulau Maria – Diduga kuat tanpa memiliki izin hingga merasa kebal hukum, gudang mafia tempat penampungan inti sawit (karnel-red) bebas beroperasi yang berada di wilayah hukum Polsek Simpang Empat, Polres Asahan, tepatnya di jalan lintas Sumatera (jalinsum) Dusun 4, Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatra Utara. Senin (10/11/2025)
Menurut salah seorang warga Dusun 4, Desa Pulau Maria, yang tidak ingin di sebutkan namanya dalam media ia mengatakan bahwasanya gudang mafia penampungan inti sawit ini sudah hampir dua bulan berjalan untuk beroperasi, tapi sepertinya sampai saat ini tidak ada penindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH)
“Ironisnya, lokasi gudang mafia penampungan inti sawit tersebut yang berada di pinggir jalan lintas Sumatera, tepatnya di Pulau Maria Pabrik Aspal yang tidak lagi beroperasi apakah kemungkinan pihak aparat penegak hukum tidak mengetahuinya,”Ucapnya Sumber kepada wartawan
Masyarakat juga menyebutkan setiap hari terlihat puluhan truck pengangkut inti sawit yang berasal dari berbagai perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) keluar masuk gudang ini untuk menjual inti sawit kepada mafia pemilik gudang penampungan.
Akibat adanya aktivitas gudang mafia penampungan inti sawit ini, arus lalu lintas menjadi terganggu dan rawan kecelakaan, dan meskipun tanpa izin tapi mereka tetap berani beroperasi.
“Masyarakat juga berharap agar bapak Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH, S.I.K, MH segera menindak dengan tegas para mafia inti sawit sekaligus menutup semua aktivitas gudang tersebut, Selain itu diduga ilegal, keberadaan gudang mafia tersebut tidak ada manfaatnya bagi masyarakat sekitar, “Ungkapnya
Dalam Pantauan awak media, di lokasi gudang mafia penampungan sedang melakukan aktivitas bongkar muat inti sawit dan sementara dibagian depan gudang, tersedia pos jaga pemantau untuk tempat para body guard bos mafia mangkal.
Sehingga berita ini di turunkan ke Meja Redaksi Liputanmetrosumut.com pihak Kapolres Asahan dan Kasatreskrim Polres Asahan belum berhasil dikonfirmasi Wartawan. “Berita Bersambung”
(Team)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















