Di duga Tidak Puas Kelola Dana BOS,Benti Sihombing Buat SPP Bervariasi Dan Pungli.

- Reporter

Jumat, 7 Februari 2025 - 02:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun.Liputanmetrosumut.com.

Kenaikan biaya SPP (Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan) yang bervariasi di SMA(Sekolah Menengah Atas)Negeri 1 Dolok Pardamean,Jalan Tigaras-Sipintu angin,Kecamatan Pardamean,Kabupaten Simalungun,telah menimbulkan keresahan di kalangan orang tua siswa.(Jum’at 07/02/2025)

Menurut salah satu siswa yang tidak mau di sebut namanya bahwasanya SPP yang seharusnya sama bagi siswa .namun nyatanya SPP tersebut bervariasi hingga ada kecemburuan antara siswa.adapun variasi tersebut adalah :SPP unuk siswa unggulan sebesarRp 150.000 /bulan sementara bagi siswa yang naik sepeda motor harus bayar Rp 90.000 dan yang untuk jalan kaki Rp 65.000.

Sementara tidak puas dengan keuntungan dari uang SPP tersebut,lagi lagi kepala sekolah Benty sihombing,S.pd.M.Si.mencari keuntungan dengan cara membeli horden dengan harga Rp 30.000/siswa.berati jika di kalkulasikan Rp 30.000× 500 siswasudah mencapai 15 juta. Situasi ini tentunya memicu berbagai reaksi dari para orang tua, mengingat beban finansial yang harus mereka tanggung.

Sepertinya kepala sekolah SMA Negeri 1 Dolok Pardamean tidak mengindahkan undang-undang yang mengatur pungli di Indonesia.seperti yang tercantum di Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU PTKP).
Pungli adalah tindakan yang melanggar hukum dan merupakan kejahatan korupsi. Pungli dilakukan oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau orang lain.
Pelaku pungli dapat dikenai pidana penjara dan denda.
Pasal 12 ayat 1 UU PTKP mengatur tentang pungli yaitu pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar bagi pelaku pungli.

Sebagian besar orang tua sangat memahami pentingnya pendidikan yang baik dan fasilitas yang memadai untuk anak-anak mereka. Namun, ketika biaya yang harus dikeluarkan semakin meningkat tanpa adanya transparansi dan komunikasi yang jelas dari pihak sekolah, banyak orang tua merasa tertekan. Mereka khawatir akan dampak dari kenaikan biaya ini terhadap keuangan keluarga, terutama bagi mereka yang memiliki lebih dari satu anak yang bersekolah.

Menurut beberapa orang tua, pungutan untuk pembelian horden dinilai sebagai pengeluaran yang tidak mendesak. Mereka berpendapat bahwa uang tersebut seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan yang lebih penting, seperti peningkatan kualitas pendidikan atau pemeliharaan fasilitas yang ada.

Keresahan ini menunjukkan perlunya dialog antara pihak sekolah dan orang tua. Pihak sekolah perlu menjelaskan secara terbuka alasan di balik setiap kenaikan biaya dan melibatkan orang tua dalam pengambilan keputusan terkait keuangan sekolah. Dengan cara ini, diharapkan dapat tercipta saling pengertian dan kerjasama yang baik demi kemajuan pendidikan siswa.

Dalam menghadapi situasi ini, penting bagi setiap pihak untuk tetap fokus pada tujuan utama, yaitu memberikan pendidikan terbaik bagi generasi masa depan tanpa membebani orang tua secara berlebihan. Dialog yang konstruktif dan transparan akan menjadi kunci dalam menyelesaikan permasalahan ini.

Sementara ketika awak media mendengar keluhan orang tua murid langsung menghubungi kepala sekolah melalui whatshap namun gak berhasil.tidak sampai di situ awak media mengirim pesan singkat, namun kepala sekolah sudah terlebih dahulu memblokir nomor wartawan.untuk itu kepada dinas terkait ( KACABDIS Simalungun)agar segera memanggil kepala sekolah gunà mendalami kasus pungli yang ada di SMA Negeri 1 Dolok Pardamean. hingga berita ini dilayangkan ke meja redaksi belum ada tanggapan kepala sekolah.(J.Sinaga)

Berita Terkait

Personil Polres Pematangsiantar Pengamanan Gebyar Tabligh Akbar Pawai Obor Sambut Idul Fitri Tahun 1147 H 
Kapolres Pematangsiantar Pimpin Pelepasan Pawai Obor Takbir Keliling Malam Idul Fitri 1447 H 
Kapolres Pematangsiantar Bersama Walikota dan Forkopimda Pelepasan Takbir Keliling Malam Idul Fitri 1447 H
Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek TKP Laporan Laka Lantas di Simpang Pulo Gumba
Agar Pengelolaan Keuntungan Lebih Aman dan Transparan, Kapolres Pematangsiantar Bentuk Tim Audit Keuntungan Koperasi Primkoppol.
Sholat Idul Fitri 1447 H Berjalan Dengan Baik, Polres Pematangsiantar Laksanakan Pengamanan 
Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M di Halaman Kantor Bupati
Polsek Siantar Martoba Berhasil Amankan Terduga Pelaku Percobaan Pencurian di SPBU
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:59

Personil Polres Pematangsiantar Pengamanan Gebyar Tabligh Akbar Pawai Obor Sambut Idul Fitri Tahun 1147 H 

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:57

Kapolres Pematangsiantar Pimpin Pelepasan Pawai Obor Takbir Keliling Malam Idul Fitri 1447 H 

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:54

Kapolres Pematangsiantar Bersama Walikota dan Forkopimda Pelepasan Takbir Keliling Malam Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:52

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek TKP Laporan Laka Lantas di Simpang Pulo Gumba

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:50

Agar Pengelolaan Keuntungan Lebih Aman dan Transparan, Kapolres Pematangsiantar Bentuk Tim Audit Keuntungan Koperasi Primkoppol.

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:28

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M di Halaman Kantor Bupati

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:01

Polsek Siantar Martoba Berhasil Amankan Terduga Pelaku Percobaan Pencurian di SPBU

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:59

Sat Samapta Polres Pematangsiantar Laksanakan BLP Antisipasi 3C dan Balap Liar

Berita Terbaru