Liputanmetrosumut.com || Pematang Siantar – Polres Pematangsiantar menggelar Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Kota dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas di Wilayah Kota Pematangsiantar didepan Balai Kota Jalan Merdeka Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat, Rabu 13 Mei 2026 pagi sekira pukul : 08.00 WIB.
Kegiatan itu dihadiri langsung Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak, S.H. S.I.K. M.H, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar
Timbul M. Lingga, S.H, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar Rinto L. Manullang, S.H, M.H, Pabung Kodim 0207/SML
MAYOR INF. Arjun Sidauruk, Mewakili Dan Denpom 1/I Pematangsiantar KAPTEN CPM. Andy Lala.
Kemudian Wakapolres Pematang Siantar KOMPOL Budiono Saputro SH., MH, Danramil 04/Siantar Barat KAPTEN INF. Teguh Sugiono, Danki 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut AKP Laurensius Siahaan, S.H, Para Kabag, Kasat dan Kasi dan Para Kapolsek Jajaran Polres Pematangsianțar, Jajaran Kadis dan Camat Pemko Pematangsiantar, Personil TNI, Personil Brimob Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut, Personil Damkar, Satpol PP, BPBD, dan Dishub serta Personil Polres Pematangsiantar yang tersprint dalam Surat Perintah Nomor : Sprin/426/V/PAM.3.3./2026 tanggal 08 Mei 2026.
Kegiatan simulasi diawali pengecekan persiapan yang dipimpin langsung Kapolres Pematangsiantar dan diikuti personel Polres Pematangsiantar, personel TNI, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD serta instansi terkait lainnya.
Dalam arahannya Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak, S.H. S.I.K. M.H menghimbau agar para personel yang terlibat dalam simulasi tersebut melakukan peran masing-masing.
Kapolres menegaskan adegan-adegan dalam simulasi merupakan peragaan. Dan ini pelaksanaan tugas ketika menghadapi situasi sesungguhnya. Tampilkan yang memang menjadi tugas dan kewajiban. Bukan karena ditonton.
“Tampilkan yang terbaik. Tunjukkan kita siap mengamankan unjuk rasa, mulai tahapan hijau, kuning, dan merah,” pesan AKBP Sah Udur.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan adegan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Lalu, personel Polres Pematangsiantar melakukan pengamanan. Karena situasi semakin memanas, petugas pengamanan ditambah. Bahkan mengerahkan mobil water cannon. Karena massa semakin banyak dan terjadi tindakan anarkis, personel Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diturunkan, hingga situasi berangsur tertib dan aman.
Selanjutnya, diperagakan simulasi aksi penjarahan toko oleh massa. Sama dengan sebelumnya, dilakukan pengamanan oleh petugas. Bahkan, dilakukan tindakan terukur.
Simulasi Sispam Kota ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan dan sinergitas antar instansi dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari penyampaian aspirasi masyarakat hingga situasi kontinjensi lainnya.
Dalam pelaksanaan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota), Polres Pematangsiantar membagi tahapan pengamanan menjadi 3 eskalasi situasi, yaitu:
Eskalasi Hijau, merupakan situasi massa masih dalam kondisi tertib dan penyampaian aspirasi berlangsung aman serta kondusif sehingga pengamanan dilakukan secara preventif dan humanis.
Eskalasi Kuning, merupakan situasi mulai memanas dimana massa mulai melakukan pelanggaran ketertiban, sehingga personel melakukan tindakan pengendalian massa melalui negosiasi, imbauan serta pengamanan lebih ketat.
Eskalasi Merah, merupakan situasi massa sudah bertindak anarkis dan membahayakan keamanan maupun keselamatan masyarakat, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang berlaku guna mengendalikan situasi.
Personel memperagakan tahapan-tahapan pengamanan mulai dari pengendalian massa, negosiasi, pengamanan objek vital, hingga tindakan tegas terukur sesuai prosedur apabila situasi berkembang menjadi anarkis.
Dalam simulasi Sispam Kota tersebut, layanan Call Center 110 turut berperan sebagai pusat pelayanan dan pengaduan masyarakat yang menerima laporan maupun informasi terkait situasi kamtibmas di lapangan secara cepat dan responsif.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan kejadian, permintaan bantuan kepolisian, maupun informasi gangguan keamanan yang selanjutnya diteruskan kepada personel di lapangan untuk dilakukan penanganan sesuai prosedur dan eskalasi situasi yang terjadi.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH menyampaikan bahwa kegiatan simulasi sispam kota ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, serta koordinasi antar personel di lapangan agar mampu bertindak cepat, tepat dan profesional dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Dalam simulasi ini seluruh personel telah memahami tugas dan perannya masing-masing sehingga akan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dalam pelaksanaan simulasi Sispam Kota, baik dari Polri, TNI maupun instansi terkait, atas kesiapan, kekompakan dan semangat dalam melaksanakan latihan pengamanan tersebut.
“Dengan kegiatan ini diharapakan sinergitas dan soliditas antar instansi dapat terus terjaga guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Kota Pematangsiantar,” Pungkas AKBP Sah Udur.
Kegiatan diakhiri dengan apel konsolidasi dipimpin oleh kapolres pematangsiantar dan dilanjutkan dengan foto bersama.
(S.A.R.Siahaan)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















