Liputanmetrosumut.com || Asahan – Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang merupakan salah satu extra kulikuler sekolah yang dibawah pembinaan kepolisian dari anggota patroli keamanan sekolah yang berada di wilayah (III) yang meliputi daerah Asahan atas yang terdiri dari beberapa sekolah yakni MTs AL Manaar Pulu Raja, MTs Ismailiyah Aek Kuasan, MTs Annur Sengon Sari dan SMPN 1 Aek Kuasan yang telah melakukan penggalangan bantuan Donasi dari mulai tanggal 11 Desember 2025 sehingga sampai tanggal 14 Desember 2025, Kegiatan ini dilaksanakan adalah sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Hal ini dilakukan untuk saudara-saudara yang sedang ketimpa musibah di beberapa daerah Sumatera dan Aceh, dengan ini penggalangan tersebut adalah bertujuan utama untuk membantu saudara yang terdampak bencana serta mengajak para pelajar (khususnya) dan masyarakat untuk memiliki jiwa sosial saling membantu dan saling peduli terhadap saudara saudara kita yang sedang mengalami bencana.
Dalam penggalangan yang dilakukan berupa makanan, bahan pokok, pakaian serta uang, jaminan makanan untuk beberapa minggu ke depan, memberikan ruang bernapas bagi para orang tua untuk fokus mencari solusi tanpa dihantui rasa lapar anak-anak mereka
“Makanya dari situ kami berusaha untuk memberikan beras yang berkualitas, minyak dan air mineral dan beserta kebutuhan dasar lainnya yang akan membantu mencegah penyakit yang timbul akibat kurang bergizi serta kelaparan karena sulit nya mendapatkan sumber makanan dan memastikan bahwa anak-anak dapat tumbuh dengan sehat dan orang dewasa memiliki energi untuk terus berjuang pasca bencana agar lebih dari sekadar pemenuhan fisik, sembako ini adalah simbol harapan. “Ujarnya

Kita mungkin tidak melihat air mata mereka secara langsung namun tetapi kita bisa merasakan getaran perjuangan mereka melalui nurani kita dan Ini lah saatnya kita membuktikan bahwa jarak hanyalah angka yang tetapi kepedulian kita adalah ikatan yang tak terputus di negara ini
Azizan Panjaitan selaku kordinator patroli keamanan sekolah di Asahan Atas ia menyampaikan adanya kegiatan donasi sembako yang akan terkumpul dan segera dikirimkan ini bukan sekadar beras, minyak, atau gula, donasi ini juga adalah pelukan terhangat yang diantarkan langsung ke tangan mereka yang membutuhkan sebuah pengakuan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi beratnya dunia
“Saat paket ini diterima dan ia juga membawa serta pesan bahwa ada banyak hati yang peduli, hal ini adalah untuk membantu mengembalikan martabat mereka sebagai kemanusiaan yang dicintai dan dihargai. “Tuturnya Azizan Panjaitan. Kamis (11/12/2025)
Sebagai koordinator penggalangan dana ini kita mengajak semua elemen masyarakat agar untuk tetap menjadikan berdonasi yang sebagai bentuk jembatan kebaikan yang mengalir deras, membasahi hati yang kering dan memberikan kekuatan baru bagi sibolga untuk bangkit sumbangan kecil ini adalah jaminan perut terisi dan hati yang tenang di sana.
Kedepannya generasi-generasi muda untuk mengajak seluruh elemen masyarakat selalu melestarikan alam dan tidak membuang sampah sembarang terutama di saluran air, karena bencana itu datang karena ulah tangan manusia juga.
“Mereka juga terus untuk berdoa agar penanganan bencana ini segera pulih dan bangkit dan menjadikan pelajaran dan pukulan keras bagi oknum ataupun kelompok yang merusak kerambah hutan dan pembalak kayu liar “Pungkasnya
(Heriyanto.Simanjuntak)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















