Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Dinas Pendataan Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Simalungun mengikuti kegiatan diseminasi Data Siga serta rilis hasil pemutakhiran Pendataan Keluarga Regional 2 (meliputi Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun), berlangsung di gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jalan Asahan, Kecamatan Siantar Simalungun, Sumut, Rabu (17/12/2025)
Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN beserta Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara dihadiri oleh Sekretaris BKKBN Perwakilan Sumut, Yusrizal Batubara , BPS Simalungun Nusantara Sembiring bersama Doran Pandapotan Manik serta pejabat dan perwakilan dari instansi terkait Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala DPPKB Kabupaten Simalungun, Gimrood Sinaga, menyampaikan bahwa pendataan keluarga merupakan kegiatan strategis nasional yang bertujuan untuk menyediakan data dan informasi keluarga Indonesia secara terperinci, termasuk data nama berdasarkan alamat.

Gimrood menjelaskan bahwa, data ini berperan sebagai basis data tunggal yang sangat penting untuk perencanaan intervensi dan evaluasi program pembangunan berbagai sektor, antara lain program Bangga Kencana, pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana, percepatan penurunan stunting, serta pengentasan kemiskinan ekstrem.
Capaian dan hasil utama yang dilaporkan dalam acara ini adalah hasil pelaksanaan Pendataan Keluarga (PK) di wilayah provinsi, seperti jumlah keluarga yang terdata, tingkat partisipasi kader, dan validitas data Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Selanjutnya, Gimrood menyampaikan apresiasi yang tulus kepada para kader, petugas lapangan, dan pemerintah atas kerja keras mereka dalam melaksanakan pendataan, serta menyebutkan beberapa indikator kunci yang diperoleh, antara lain data demografi, keluarga berencana, dan kesejahteraan keluarga.
Tujuan utama dari seminasi dan diseminasi ini adalah untuk menyebarkan hasil PK kepada para pemangku kebijakan, mitra kerja, dan masyarakat luas. Acara ini juga bertujuan mendorong pemanfaatan data hasil PK secara optimal oleh semua sektor pembangunan, mulai dari tingkat provinsi hingga desa, serta membangun sinergi dan kolaborasi dalam memanfaatkan data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Mari kita bersama-sama menjaga dan menghargai peran penting pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 (PK-25) dalam membangun masyarakat yang lebih baik, dengan semangat baru menuju Simalungun maju,” pungkas Gimrood.
(Red)
www.liputanmetrosumut.com

















