Kapolres Simalungun Pimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana: Tegaskan Sinergi TNI-Polri dan Stakeholder untuk Lindungi Masyarakat dari Cuaca Ekstrem

- Reporter

Rabu, 5 November 2025 - 11:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com    ||  Simalungun – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi lainnya, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M. memimpin langsung Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana, yang digelar di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun, Jalan Jon Horailam Saragih No. 110, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, pada Rabu (5/11/2025) pukul 08.00 WIB.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan personel dari berbagai unsur, meliputi Polres Simalungun, Kodim 0207/Simalungun, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas, hingga Manggala Agni. Kehadiran seluruh instansi tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antar lembaga dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Simalungun.

Dalam amanatnya, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapan seluruh unsur dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

 

“Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana ini adalah bentuk pengecekan secara langsung terhadap kesiapan personel dan sarana prasarana dalam pencegahan serta penanggulangan bencana alam. Kita ingin memastikan semua pihak siap bergerak cepat dan tepat dalam menghadapi situasi darurat, demi keselamatan masyarakat,” ujar Kapolres dalam sambutannya.

 

Ia menambahkan, wilayah Kabupaten Simalungun yang memiliki topografi beragam dan curah hujan tinggi berpotensi mengalami berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung, terutama menjelang puncak musim hujan pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

 

Mengutip data dari BMKG dan BNPB, Kapolres menjelaskan bahwa hingga Oktober 2025, lebih dari 2.600 bencana alam telah terjadi di Indonesia, dengan korban meninggal mencapai ratusan jiwa dan jutaan lainnya terdampak. Hal ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dari semua pihak dalam menekan dampak yang ditimbulkan.

 

“Kita tidak bisa menunggu bencana datang baru bertindak. Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder harus sigap, kompak, dan cepat merespons setiap potensi bencana yang ada,” ungkap AKBP Marganda Aritonang menegaskan.

 

Dalam amanatnya, Kapolres juga menyampaikan delapan poin penekanan penting kepada seluruh peserta apel, di antaranya melakukan deteksi dini wilayah rawan bencana, meningkatkan koordinasi antarinstansi, menyiapkan sarana dan prasarana evakuasi, serta melaksanakan simulasi tanggap darurat secara rutin. Ia juga menekankan agar setiap tindakan dilakukan secara humanis, profesional, dan penuh empati terhadap masyarakat terdampak.

 

“Kita harus hadir tidak hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga kenyamanan dan ketenangan bagi masyarakat. Setiap langkah kita harus mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai aparat pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tutur Kapolres.

 

Apel tersebut turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting di lingkungan Polres Simalungun, antara lain Wakapolres KOMPOL Edi Sukamto, Kabag Ops KOMPOL M. Manik, para Kasat fungsi, Kapolsek sejajaran, serta perwakilan unsur Forkopimda seperti Sekda Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, Danramil 13 Purba Kapten Kav. N. Sipayung, dan sejumlah pejabat instansi daerah.

 

Sementara itu, Sekda Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Simalungun dalam memimpin kesiapsiagaan lintas sektor menghadapi ancaman bencana. “Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat adalah kunci dalam mengurangi risiko bencana. Kami siap berkolaborasi penuh,” ungkapnya.

 

Pelaksanaan apel berlangsung tertib dan khidmat. Diawali dengan penghormatan pasukan dan pemeriksaan kesiapan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama serta arahan langsung dari Kapolres. Pasukan gabungan dari berbagai instansi tampak berbaris rapi di lapangan apel, lengkap dengan peralatan tanggap bencana seperti kendaraan evakuasi, perlengkapan medis, dan peralatan penyelamatan darurat.

AKBP Marganda Aritonang menutup amanatnya dengan menyerukan semangat kebersamaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan. “Mari kita laksanakan tugas ini dengan semangat pengabdian dan keikhlasan. Jadikan kegiatan ini sebagai bentuk ibadah kita dalam melindungi masyarakat dan menjaga negeri.”

 

Ia juga mengutip pesan Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna, bahwa “Negara diberi kekuasaan oleh rakyat untuk melindungi rakyat dari semua bahaya, termasuk bencana dan ancaman alam.” Pesan itu, kata Kapolres, menjadi motivasi moral bagi seluruh aparat agar senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi.

 

Dengan semangat “Presisi, Tangguh, dan Humanis,” Polres Simalungun menegaskan kesiapannya menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana serta menjaga keselamatan masyarakat. Kegiatan apel berakhir dengan suasana aman, tertib, dan penuh rasa kebersamaan antar instansi, mencerminkan soliditas dan profesionalisme Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan di Bumi Habonaron Do Bona, Kabupaten Simalungun.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Haru! Kapolsek Tanah Jawa Antarkan Sendiri Nenek Pikun yang Terlantar, Pulang ke Pelukan Keluarga di Tebing Tinggi Setelah Diselidiki Lewat Pemindai Iris Mata
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026: 161.243 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Idul Fitri 1447 H
Kabur 17 Bulan, “Harimau” Akhirnya Dijerat! Pelaku Pencuri Kabel Gudang Senilai Rp20 Juta Ditangkap Reskrim Polsek Perdagangan
Kapolres Simalungun Hadiri Penutupan TMMD ke-127! TNI-Polri-Pemda Bersatu Bangun Desa, Warga Nikmati Sembako dan Pengobatan Gratis
Komitmen Polsek Bosar Maligas Berantas Narkoba: Kapolsek IPTU Sonni Silalahi Tangkap Bandar Licin ANP yang Kabur ke Ladang Sambil Buang Barang Bukti
Jelang Lebaran, Polres Simalungun dan Bupati Sidak Pasar — Stok Aman, Warga Tak Perlu Panic Buying!
Transaksi Sabu Tengah Malam Berhasil Digagalkan, Polres Simalungun Tangkap Pemuda 22 Tahun, Pemasok Terus Diburu
Nenek Tanpa Identitas Ditemukan di Simalungun, Polsek Tanah Jawa Imbau Warga Bantu Temukan Keluarga
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:26

Kapolres Pematangsiantar Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:58

Pemkab Simalungun Gelar Rakor Pengusulan Proyek Strategis Tahun 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:53

Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai Diduga Bebas Beredar di Riau, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:03

Cek Kesiapan Pos Pam dan Yan Ops Ketupat Toba 2026,Kapolres Pematangsianțar Berikan Pelayanan Terbaik 

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:13

Polsek Siantar Utara Cek TKP Kandang Ayam Terbakar di Jalan Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:09

Polsek Siantar Barat Maksimalkan Patroli Jalan Kaki di Pasar Horas

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:07

Ops Ketupat Toba 2026, Polres Pematangsiantar Periksa Randis dan Kelengkapan Pribadi Personil

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:05

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Berikan Tausyiah di Mesjid Al Falah Kampung Baru

Berita Terbaru