Satgas MBG Simalungun Monitoring Tiga Dapur SPPG di Kecamatan Raya, Temukan Sejumlah Catatan Perbaikan

- Reporter

Kamis, 23 April 2026 - 04:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Sumut –       Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgar MB Kabupaten Simalungun melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengecekan menyeluruh terhadap tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Raya, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026), yakni SPPG Bahapal Raya, SPPG Yayasan Karya Pangan Bergizi, dan SPPG Yayasan DS Cikoko.

 

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian pengawasan yang dilakukan secara berkesinambungan, guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

 

Kegiatan pemantauan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Simalungun yang juga menjabat selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun, Benny Gusman Sinaga, yang didampingi oleh seluruh anggota tim satgas yang terlibat.

 

Dalam setiap kunjungan, tim meninjau langsung setiap sudut dapur, mengamati proses pengolahan makanan, meneliti ketersediaan serta kualitas bahan baku yang digunakan, hingga memeriksa kelengkapan fasilitas dan sistem pendukung operasional.

 

Dari hasil pengecekan yang dilakukan, tercatat bahwa ketiga dapur yang dikunjungi tersebut memberikan pelayanan kepada penerima manfaat, yang sebagian besar merupakan anak-anak usia sekolah.

 

Meskipun secara umum pelaksanaan program telah berjalan dengan baik, tim Satgas menemukan sejumlah aspek yang dinilai masih perlu mendapatkan perhatian khusus dan segera dilakukan perbaikan agar kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan.

 

Salah satu hal utama yang menjadi catatan adalah sistem pengelolaan limbah yang belum sepenuhnya memenuhi standar kesehatan dan lingkungan yang ditetapkan. Saat ini, limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan makanan di dapur masih mengandung sisa-sisa lemak yang terendap di dalam kolam penampungan, sehingga kondisi limbah tersebut belum layak untuk dialirkan ke saluran pembuangan umum atau parit lingkungan sekitar.

 

Hal ini tentunya perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak buruk terhadap kebersihan lingkungan maupun kesehatan masyarakat di sekitar lokasi dapur.

 

Selain masalah pengelolaan limbah, tim juga menemukan sejumlah kerusakan dan kekurangan pada fasilitas penunjang kegiatan. Di antaranya adalah kerusakan pada perangkat pemanas air atau water heater yang digunakan untuk proses pencucian peralatan masak dan wadah makanan. Kerusakan ini tentunya dapat menghambat kelancaran proses pembersihan yang membutuhkan air bersih dengan suhu yang sesuai guna menjaga kebersihan secara optimal.

 

Selain itu, penataan letak tabung gas yang digunakan sebagai sumber energi untuk pemanasan air dan proses memasak pun dinilai masih kurang rapi dan belum memenuhi standar keamanan yang berlaku, sehingga perlu diatur ulang sedemikian rupa agar risiko bahaya dapat diminimalkan.

 

Dari sisi penyediaan bahan baku makanan, pihak pengelola dapur juga menyampaikan kendala yang mereka hadapi dalam pemenuhan kebutuhan ikan laut segar. Jarak lokasi distribusi yang cukup jauh dari sumber pasokan utama dinilai menjadi faktor yang berisiko menurunkan kualitas dan kesegaran bahan baku selama proses pengiriman.

 

Untuk mengatasi kendala tersebut, sementara ini pengelola dapur masih menggunakan ikan beku sebagai alternatif yang dianggap lebih terjaga kualitasnya dan tersedia secara berkelanjutan.

 

Menyikapi berbagai temuan tersebut, Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun, Benny Gusman Sinaga, menegaskan bahwa seluruh pihak pengelola dapur wajib segera melakukan perbaikan terhadap berbagai hal yang telah menjadi catatan tim pemantauan.

 

Wakil Bupati menyampaikan bahwa seluruh aspek, mulai dari kebersihan lingkungan, kelengkapan fasilitas, hingga kualitas hasil olahan makanan, harus terus dijaga dan ditingkatkan agar tujuan program dapat tercapai dengan baik.

 

“Dari hasil kunjungan kami ke tiga dapur ini, masih ada beberapa hal yang perlu segera dibenahi, terutama yang berkaitan dengan sistem saluran pembuangan limbah dan tahapan persiapan sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat. Kami meminta agar seluruh perbaikan dilakukan secepatnya, dan yang paling utama adalah kualitas serta kebersihan makanan harus tetap terjaga dengan baik dari waktu ke waktu,” ujarnya dengan tegas.

Selain melakukan pengecekan langsung di lokasi pengolahan makanan, tim Satgas juga melanjutkan kunjungannya ke dua sekolah yang menjadi lokasi penyaluran program, yaitu SD Negeri No. 095157 dan SD Negeri 091316 Pematang Raya.

 

Di kedua sekolah ini, tim berinteraksi langsung dengan para siswa untuk mendengar tanggapan mereka terkait makanan yang diterima setiap harinya. Dari hasil percakapan tersebut, siswa menyampaikan bahwa makanan yang disajikan memiliki rasa yang enak dan mereka selalu menghabiskan setiap porsi yang diberikan. Tanggapan positif ini menjadi catatan baik yang menunjukkan bahwa cita rasa dan penyajian makanan telah diterima dengan baik oleh para penerima manfaat utama.

 

Meskipun demikian, tim Satgas tetap membuka ruang yang seluas-luasnya untuk proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Pihak sekolah juga dilibatkan secara aktif dalam upaya ini, mengingat peran mereka yang sangat penting dalam memantau pelaksanaan program sehari-hari.

 

“Kami juga meminta kepada para tenaga pendidik dan pengelola sekolah agar setiap keluhan, masukan, maupun saran yang berkaitan dengan pelayanan dari dapur SPPG dapat segera disampaikan kepada tim Satgas. Dengan demikian, seluruh kekurangan yang ada dapat segera ditindaklanjuti, dan program ini akan terus berkembang menjadi lebih baik dan bermanfaat,” tambah Wakil Bupati.

 

Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis menegaskan kembali komitmennya untuk senantiasa melaksanakan pengawasan secara rutin dan berjenjang, serta terus berupaya meningkatkan kualitas seluruh aspek penyelenggaraan program.

 

Hal ini dilakukan dengan tujuan utama agar setiap porsi makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat dapat memenuhi standar gizi yang dibutuhkan, terjamin kebersihannya, serta aman untuk dikonsumsi, sehingga program ini benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Bupati Simalungun Apresiasi Partisipasi KTNA Turut Ambil Bagian Dalam PENAS XVII Tahun 2026
PENAS XVII di Gorontalo, Bupati Simalungun: Momen Strategis Bagi Petani dan Nelayan Memperluas Wawasan
Tim Monitoring TP PKK Sumut Kunjungi 5 Nagori Percontohan di Simalungun
Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026, Bupati Simalungun Disambut Gubernur Gorontalo
Kejuaraan Rally Pasifik 2026 Akan Berlangsung di Kabupaten Simalungun pada Agustus Mendatang
Pemkab Simalungun Raih Penghargaan Terbaik I di Acara PIISU ke-12 Tahun 2026
Akbar Putera Siregar Tekankan Pentingnya Pengawasan Internet bagi Anak dan Remaja
Bupati Simalungun Terima Penghargaan Dari Menhum RI atas Pembentukan 413 Posbankum
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:39

Kinerja Profesional Polsek Bosar Maligas Bersinar, Unit Reskrim Cepat Ungkap Kasus Pencurian Kabel Tembaga di KEK Sei Mangkei

Senin, 22 Juni 2026 - 14:35

Dedikasi Tinggi, Kanit Gakkum Lantas Polres Simalungun Jadi Irup, Ajarkan Keselamatan Berlalu Lintas ke Siswa SD

Senin, 22 Juni 2026 - 09:31

Samapta Polres Pematangsiantar Patroli dan Monitoring Distribusi BBM di SPBU

Senin, 22 Juni 2026 - 09:29

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Konser Musik DPD PASU SIANTAR 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 09:26

Polres Pematangsiantar Bantu Antarkan Seorang Anak Perempuan Seminggu Tak Pulang Ke Rumah Dengan Orangtuanya

Senin, 22 Juni 2026 - 09:23

Polsek Siantar Barat Laksanakan Patroli Objek Vital Antisipasi 3C dan Guantibmas Diwilkumnya

Senin, 22 Juni 2026 - 03:47

Kapolres Langkat Pimpin Ziarah Rombongan di TMP Pangkalan Brandan, Wujud Penghormatan kepada Jasa Para Pahlawan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:32

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Kembali Tetapkan Tersangka Penganiayaan di Taman Bunga

Berita Terbaru