“Bukan Jawab Soal Sampah dan IPAL, Mitra MBG Malah Singgung Judi: Ada Apa dengan Dapur Saribu Dolok?”

- Reporter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tampak dari depan SPPG Yayasan Pangan Karo Toba, Seribu Dolok 007

Foto tampak dari depan SPPG Yayasan Pangan Karo Toba, Seribu Dolok 007

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Seribu Dolok –     Sorotan terhadap kondisi SPPG Saribu Dolok,Yayasan Pangan Karo Toba,Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, kembali memanas. Setelah pemberitaan menyoroti kondisi lingkungan dapur MBG yang tampak kotor, sampah berserakan serta dugaan pengelolaan IPAL yang belum memenuhi standar, pihak mitra MBG justru disebut mengalihkan pembicaraan ke persoalan lain, termasuk masalah judi. Jumat (21/08/2026)

 

Padahal, persoalan yang diberitakan media sangat jelas: kebersihan dan kelayakan dapur SPPG sebagai tempat pengolahan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Media mempertanyakan kondisi lapangan berdasarkan temuan visual, termasuk tumpukan kantong sampah, material bekas, lingkungan yang tampak jorok serta air yang terlihat keruh di sekitar area yang diduga berkaitan dengan saluran pembuangan.

 

Alih-alih memberikan penjelasan mengenai kondisi tersebut, mitra MBG justru disebut mempersoalkan isu lain. Bahkan, menurut informasi yang diterima, pihak mitra sempat marah-marah kepada media yang memberitakan kondisi dapur SPPG tersebut.

 

Sikap seperti ini justru menimbulkan pertanyaan baru.

 

Jika pemberitaan yang dipersoalkan berkaitan dengan sampah dan IPAL, mengapa pembahasannya justru dialihkan kepada persoalan judi?

 

Media tidak sedang menghakimi pihak pengelola. Yang dipertanyakan adalah kondisi fasilitas yang menjadi tempat pengolahan makanan untuk masyarakat. Apalagi program MBG menyangkut keamanan pangan dan kesehatan penerima manfaat.

 

Publik tentu berhak bertanya: bagaimana mungkin kebersihan makanan dapat dijamin apabila lingkungan tempat pengolahannya sendiri terlihat tidak terawat?

 

Sterilitas dan keamanan menu MBG tidak cukup hanya dilihat dari bahan makanan atau menu yang disajikan. Kebersihan dapur, sanitasi, pengelolaan sampah, air bersih, saluran pembuangan dan pengolahan limbah merupakan bagian penting yang harus menjadi perhatian.

 

Jangan Alihkan Isu, Jawab Persoalan Dapur

 

Mitra MBG seharusnya menjawab substansi pemberitaan secara terbuka.

 

Jika benar IPAL telah memenuhi standar, tunjukkan dokumen dan hasil pemeriksaannya.

 

Jika pengelolaan sampah sudah sesuai ketentuan, jelaskan mekanisme pengangkutannya.

Foto tampak di depan SPPG Yayasan Pangan Karo Toba Sampah menumpuk di depan SPPG.

 

Jika kondisi air keruh bukan berasal dari limbah dapur, jelaskan sumber dan hasil pemeriksaannya.

 

Dan jika seluruh fasilitas memang telah memenuhi standar, maka pemeriksaan oleh pihak berwenang akan menjadi jawaban paling objektif.

 

Karena itu, Satgas MBG Benni Gusman Sinaga dan Badan Gizi Nasional (BGN) diminta tidak tinggal diam. Turun langsung ke SPPG Saribu Dolok dan lakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk aspek sanitasi, IPAL, kebersihan dapur, pengelolaan sampah dan keamanan pangan.

 

Persoalan lain seperti dugaan perjudian tentu dapat ditangani melalui mekanisme dan aparat yang berwenang apabila memang terdapat bukti. Namun, jangan sampai isu tersebut dijadikan pengalih perhatian dari pertanyaan utama mengenai kelayakan dan kebersihan dapur MBG.

 

Awak media menegaskan, pemberitaan ini bukan untuk mencari-cari kesalahan pihak tertentu, melainkan menyampaikan kondisi yang terlihat di lapangan dan mempertanyakan hal yang menyangkut kepentingan masyarakat.

 

Program MBG harus sehat dari hulu sampai hilir. Jangan sampai makanan bergizi disiapkan di lingkungan yang justru mengabaikan kebersihan.

 

Pihak mitra, yayasan, BGN maupun Satgas MBG dipersilakan memberikan klarifikasi dan hak jawab secara terbuka kepada publik.

 

(RED-01) 

Berita Terkait

20 Tahun Menanti, Jalan Siboras–Tiga Raja Akhirnya Diaspal, Warga Rakut Bosi Apresiasi Bupati Simalungun
SPPG Saribu Dolok #007 Disorot Tajam: Sampah Berserakan, IPAL Dipertanyakan, Wartawan Malah Diminta Surat BGN
PJS Simalungun Resmi Daftar ke Kesbangpol, Tegaskan Komitmen Perkuat Legalitas dan Profesionalisme Jurnalistik
Sambut Hangat Kunjungan Kompolnas, Wakil Bupati Simalungun: Kolaborasi Polri dan Pemerintah Hasilkan Kebaikan Bagi Masyarakat
Dua Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Tanjung Pinggir Berhasil Ditemukan
Wakil Bupati Simalungun Sambut Hangat Kunjungan Kerja Pangdam I/Bukit Barisan: Pererat Hubungan Pemerintah dan TNI
SD Negeri 094115 Seribu Jandi Menjerit Minta Perhatian, Bangunan Rusak Ancam Keselamatan Siswa
Sigap dan Humanis, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Purba Cepat Tindak Lanjuti Laporan Call Center 110 Terkait Penemuan Mayat di Purba Dolok
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:44

“Bukan Jawab Soal Sampah dan IPAL, Mitra MBG Malah Singgung Judi: Ada Apa dengan Dapur Saribu Dolok?”

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:25

Jumat Curhat Polres Langkat, Perkuat Kamtibmas Bersama Masyarakat Banyumas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:22

Wakapolres Pematangsiantar Hadiri Upacara Pembukaan Taekwondo Piala Pangdam I/BB Tahun 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:20

Polsek Siantar Selatan Dampingi Penjualan Jagung Petani Binaan di Bulog Cabang Pematangsiantar 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:16

Polsek Siantar Marihat Tindaklanjuti Laporan Warga Jalan Parel Pasaribu Melalui CC 110

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:11

Polsek Siantar Selatan Selesaikan Selisih Paham Warga Dengan Problem Solving

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:09

Polsek Siantar Utara Selesaikan Kesalahpahaman Warga di Gang Inpres Dengan Problem Solving

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:13

20 Tahun Menanti, Jalan Siboras–Tiga Raja Akhirnya Diaspal, Warga Rakut Bosi Apresiasi Bupati Simalungun

Berita Terbaru