Dana BOS Miliaran di SMK Negeri 1 Lumut Disorot: Realisasi Dipertanyakan, Transparansi Diuji

- Reporter

Jumat, 24 April 2026 - 08:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Tapanuli Tengah –        Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024–2025 di SMK Negeri 1 Lumut, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, menuai sorotan tajam. Besarnya alokasi anggaran yang mencapai miliaran rupiah dinilai belum sejalan dengan kondisi riil di lapangan, memicu pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik.

 

Nama Kepala Sekolah, Sumarno, ikut terseret dalam pusaran isu. Sejumlah kalangan menilai pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut belum mencerminkan prinsip keterbukaan sebagaimana diatur dalam regulasi pengelolaan keuangan pendidikan.

 

Anggaran Besar, Output Dipertanyakan

Berdasarkan data yang dihimpun, alokasi dana BOS di SMK Negeri 1 Lumut dalam dua tahun terakhir tergolong signifikan.

 

Tahun 2024:

 

Pengembangan perpustakaan: Rp

471.742.000

 

Administrasi kegiatan sekolah: Rp 378.592.300

 

Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp 494.299.500

 

Tahun 2025:

 

Pengembangan perpustakaan: Rp 429.692.000

 

Administrasi kegiatan sekolah: Rp 139.987.400

 

Sarana dan prasarana: Rp 403.250.000

 

Jika ditotal, dana yang dikelola mencapai lebih dari Rp 2,3 miliar. Namun, publik mempertanyakan apakah besaran tersebut benar-benar tercermin dalam peningkatan fasilitas dan kualitas layanan pendidikan di sekolah.

 

Indikasi Ketidaksesuaian di Lapangan

 

Sejumlah pengamatan masyarakat mengungkapkan bahwa kondisi fasilitas sekolah—khususnya perpustakaan serta sarana dan prasarana—dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan. Temuan ini memunculkan dugaan adanya ketidakefisienan dalam penggunaan anggaran, bahkan membuka ruang spekulasi terkait potensi penyimpangan.

 

Selain itu, aspek transparansi juga menjadi sorotan. Minimnya akses informasi publik terkait rincian penggunaan dana BOS memperkuat kesan bahwa pengelolaan anggaran belum sepenuhnya akuntabel.

 

Desakan Audit dan Evaluasi

 

Kondisi ini mendorong desakan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk turun tangan. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, diminta melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan pengelolaan dana BOS berjalan sesuai ketentuan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, juga didorong untuk segera melakukan audit internal serta evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan tidak adanya pelanggaran dalam pengelolaan dana negara.

 

Akuntabilitas Jadi Kunci

 

Dana BOS merupakan instrumen vital dalam mendukung operasional dan peningkatan mutu pendidikan. Karena itu, setiap rupiah yang digunakan wajib memenuhi prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas.

 

Jika dugaan ketidaksesuaian ini terbukti, maka bukan hanya mencederai kepercayaan publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMK Negeri 1 Lumut, Sumarno, belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp pada Jumat (24/04/2026). Redaksi masih terus berupaya memperoleh klarifikasi guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang.

(Red-01)

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Wakapolsek Siantar Marihat Bersama Tiga Pilar Cek Dapur SPPG Yayasan Karya Lentena Anak Negeri
Polres Pematangsiantar Cek Laporan Adanya Keributan Diparkiran Batavia Hotel
Polres Pematangsiantar Laksanakan Latihan Dalmas Hadapi Unjuk Rasa
Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Penutupan Dikmaba Inf. AD Gel. I TA 2026
Polsek Siantar Timur Respon Keluhan Warga Melalui Call Center 110
Polsek Siantar Martoba Cek TKP Anak 5,5 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Parbebsi
Bendera Sobek Berkibar di Depan Kantor Kepenghuluan Kampung Libo Jaya, Penghulu Diduga Abaikan Simbol Negara
Kekurangan Guru Hingga Akses Jalan Rusak, SLB Negeri Pinang Sori Hadapi Tantangan Serius
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:15

Wakapolsek Siantar Marihat Bersama Tiga Pilar Cek Dapur SPPG Yayasan Karya Lentena Anak Negeri

Jumat, 24 April 2026 - 11:13

Polres Pematangsiantar Cek Laporan Adanya Keributan Diparkiran Batavia Hotel

Jumat, 24 April 2026 - 11:10

Polres Pematangsiantar Laksanakan Latihan Dalmas Hadapi Unjuk Rasa

Jumat, 24 April 2026 - 10:30

Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Penutupan Dikmaba Inf. AD Gel. I TA 2026

Jumat, 24 April 2026 - 09:39

Polsek Siantar Timur Respon Keluhan Warga Melalui Call Center 110

Jumat, 24 April 2026 - 08:12

Dana BOS Miliaran di SMK Negeri 1 Lumut Disorot: Realisasi Dipertanyakan, Transparansi Diuji

Jumat, 24 April 2026 - 01:25

Bendera Sobek Berkibar di Depan Kantor Kepenghuluan Kampung Libo Jaya, Penghulu Diduga Abaikan Simbol Negara

Kamis, 23 April 2026 - 13:54

Kekurangan Guru Hingga Akses Jalan Rusak, SLB Negeri Pinang Sori Hadapi Tantangan Serius

Berita Terbaru