Warga Minta Kapoldasu Untuk Turun Ke Lokasi.Warga Resah Dengan Keberadaan Studio 21

- Reporter

Jumat, 21 Februari 2025 - 16:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematang Siantar.Liputanmetrosumut.com

Dalam beberapa waktu terakhir, publik di Kota Siantar dihebohkan oleh dugaan keterlibatan Kapolres Siantar dalam praktik korupsi berupa penerimaan upeti. Keterlibatan ini diduga berkaitan erat dengan aktivitas ilegal yang terjadi di Hotel Studio 21 jalan Parapat,Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun,Kota Pematang Siantar,(SUMUT)yang konon menjadi tempat prostitusi dan sarang peredaran narkoba. Kasus ini telah memicu keresahan di kalangan masyarakat dan mendesak pihak kepolisian untuk melakukan tindakan tegas.(kamis 20/02/2025)

Hotel Studio 21 sering menjadi sorotan karena laporan-laporan sebelumnya mengenai aktivitas mencurigakan di dalamnya. Banyak warga sekitar yang melaporkan adanya transaksi mencurigakan dan kehadiran sosok-sosok yang terlibat dalam perdagangan manusia, serta penyalahgunaan narkoba. Keberadaan tempat-tempat seperti ini jelas merusak citra Kota Siantar dan dapat menimbulkan dampak negatif bagi generasi muda.

Dugaan bahwa Kapolres Siantar menerima upeti dikarenakan setelah banyaknya berita di media sosial bahwasanya hotel studio 21 menyediakan wanita wanita cantik untuk pelanggan,minuman keras merk luar dan juga adanya indikasi peredaran narkoba.
Mendengar keluhan warga,awak media liputametrosumut .com dengan sigap turun kelokasi untuk menyigapi laporan dari warga.Dari pantauan awak media dilapangan memang diduga memang kalau laporan warga memang benar. Sebagai pemimpin institusi penegak hukum, seharusnya Kapolres menjadi contoh yang baik dan bertindak untuk memberantas segala bentuk tindak kriminal. Namun, jika benar ada pengalihan wewenang dan praktik korupsi di tingkat kepolisian, maka hal ini menciptakan ketidakpercayaan di masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Masyarakat pun meminta Kapolda Sumatera Utara untuk menindaklanjuti informasi ini dan turun langsung ke lokasi untuk melakukan investigasi yang transparan.

Tindakan ini bukan hanya penting untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Langkah tegas dari pimpinan kepolisian sangat diperlukan agar anggota-anggota di bawahnya tidak merasa kebal hukum. Jika dibiarkan, dugaan penerimaan upeti ini dapat memperparah citra kepolisian yang sedang berusaha keras untuk melakukan reformasi dan meningkatkan integritas.

Pentingnya penyelesaian masalah ini tidak bisa dianggap remeh. Selain untuk memberikan keadilan bagi masyarakat, aksi nyata dari pihak kepolisian juga menjadi sinyal bahwa mereka serius dalam memberantas korupsi dan kejahatan lainnya. Harapan kami adalah agar kasus ini tidak hanya berhenti pada dugaan semata, namun juga diikuti dengan penyelidikan yang menyeluruh dan tindakan hukum yang layak bagi pelaku-pelaku yang terlibat.

Langkah cepat dan tegas dari pihak kepolisian akan sangat dinantikan oleh masyarakat Siantar. Kami berharap agar situasi ini dapat diselesaikan demi kebaikan bersama dan agar Kota Siantar bisa kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua warganya.

Tidak sampai disitu ketika awak media mau menggali informasi sebenarnya dengan menghubungi salah satu rekan dari hotel studio 21 namun juga gak berhasil ,selanjutnya awak media mengirim pesan singkat,namun juga gak ada jawaban walaupun nampak centeng dua.ini jelas jelas kuat dugaan adanya bekingan yang kuat.hingga berita ini di layangkan kemeja redaksi belum ada respon dari pihak hotel.(Team)

Berita Terkait

Kisah Mencekam Pemudik di Pemalang, Sempat Tersesat Masuk ke Dalam Hutan
Pembangunan Wisata Kafe The Mario’s di Lumban Julu Disorot, Diduga Langgar Aturan Sempadan Sungai dan Bahu Jalan
Pembangunan Fasilitas GPdI Parsaoran di Dairi Diduga Belum Kantongi PBG, Potensi Pelanggaran Aturan Bangunan
Volume Kendaraan Meningkat,Kapolres Pematangsiantar Turun Kejalan Pengaturan Lalulintas 
Polsek Siantar Barat Maksimalkan Pengamanan Tempat Objek Wisata di Hari Libur Idul Fitri 1447 H
Polres Pematangsiantar Selesaikan Keributan dengan Mediasi
Polres Pematangsiantar Cek TKP dan Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api
PUNGLI BERJAMUR! Oknum Korwil Pendidikan Pamatang Sidamanik Diduga ‘Pukul’ Guru PPPK Rp350 Ribu Per Berkas
Berita ini 1 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:35

Kisah Mencekam Pemudik di Pemalang, Sempat Tersesat Masuk ke Dalam Hutan

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:13

Pembangunan Wisata Kafe The Mario’s di Lumban Julu Disorot, Diduga Langgar Aturan Sempadan Sungai dan Bahu Jalan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:21

Pembangunan Fasilitas GPdI Parsaoran di Dairi Diduga Belum Kantongi PBG, Potensi Pelanggaran Aturan Bangunan

Senin, 23 Maret 2026 - 15:57

Volume Kendaraan Meningkat,Kapolres Pematangsiantar Turun Kejalan Pengaturan Lalulintas 

Senin, 23 Maret 2026 - 15:55

Polsek Siantar Barat Maksimalkan Pengamanan Tempat Objek Wisata di Hari Libur Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 15:50

Polres Pematangsiantar Cek TKP dan Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api

Senin, 23 Maret 2026 - 06:00

PUNGLI BERJAMUR! Oknum Korwil Pendidikan Pamatang Sidamanik Diduga ‘Pukul’ Guru PPPK Rp350 Ribu Per Berkas

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:07

Polres Pematangsiantar Laksanakan Patroli R4 dan Gatur Lalin Antisipasi 3C Ditempat Keramaian

Berita Terbaru