Wali Kota Medan Diminta Copot Kadis dan Sekdis Pemko, Diduga Terlibat Persekongkolan dengan Oknum PPPK Inisial AP

- Reporter

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Medan –         Wali Kota Medan diminta segera mencopot Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Sekretariat Daerah Kota Medan, Ridho Nasution, menyusul mencuatnya dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam praktik persekongkolan jahat dengan seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial AP.

 

Desakan tersebut disampaikan oleh sejumlah pihak yang menyoroti dugaan permainan proyek dan pengadaan di lingkungan Pemko Medan. Mereka menilai, posisi Kabag Umum sangat strategis dan rawan disalahgunakan untuk mengatur proyek serta memuluskan lah kepentingan pihak tertentu.

 

“Jika dugaan ini benar, maka ini bentuk pengkhianatan terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih. Wali Kota Medan harus bersikap tegas dengan mencopot Kabag Umum untuk menjaga marwah birokrasi,” ujar Ketua umum poros mahasiswa anti korupsi Bagas Bizikry di Medan, Jumat (16/01/2026).

Menurut informasi yang beredar, oknum PPPK berinisial AP disebut-sebut memiliki peran aktif dalam berbagai urusan proyek di Bagian Umum Pemko Medan dan diduga menjalin kedekatan dengan pejabat tertentu.

 

Dugaan persekongkolan ini dinilai berpotensi merugikan keuangan daerah serta mencederai kepercayaan publik kepada pemerintah khususnya dalam penyelenggaraan belanja APBD.

 

Bagas bizikry juga mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk turun tangan melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang melibatkan oknum pejabat dan ASN tersebut.

 

“APH jangan tutup mata. Dugaan ini harus diusut tuntas agar tidak menjadi preseden buruk di Pemko Medan,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Ridho Nasution maupun pihak Pemko Medan belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

(Heriyanto.Sumanjuntak)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Kisah Mencekam Pemudik di Pemalang, Sempat Tersesat Masuk ke Dalam Hutan
Pembangunan Wisata Kafe The Mario’s di Lumban Julu Disorot, Diduga Langgar Aturan Sempadan Sungai dan Bahu Jalan
Pembangunan Fasilitas GPdI Parsaoran di Dairi Diduga Belum Kantongi PBG, Potensi Pelanggaran Aturan Bangunan
Volume Kendaraan Meningkat,Kapolres Pematangsiantar Turun Kejalan Pengaturan Lalulintas 
Polsek Siantar Barat Maksimalkan Pengamanan Tempat Objek Wisata di Hari Libur Idul Fitri 1447 H
Polres Pematangsiantar Selesaikan Keributan dengan Mediasi
Polres Pematangsiantar Cek TKP dan Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api
PUNGLI BERJAMUR! Oknum Korwil Pendidikan Pamatang Sidamanik Diduga ‘Pukul’ Guru PPPK Rp350 Ribu Per Berkas
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:35

Kisah Mencekam Pemudik di Pemalang, Sempat Tersesat Masuk ke Dalam Hutan

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:13

Pembangunan Wisata Kafe The Mario’s di Lumban Julu Disorot, Diduga Langgar Aturan Sempadan Sungai dan Bahu Jalan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:21

Pembangunan Fasilitas GPdI Parsaoran di Dairi Diduga Belum Kantongi PBG, Potensi Pelanggaran Aturan Bangunan

Senin, 23 Maret 2026 - 15:57

Volume Kendaraan Meningkat,Kapolres Pematangsiantar Turun Kejalan Pengaturan Lalulintas 

Senin, 23 Maret 2026 - 15:55

Polsek Siantar Barat Maksimalkan Pengamanan Tempat Objek Wisata di Hari Libur Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 15:50

Polres Pematangsiantar Cek TKP dan Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api

Senin, 23 Maret 2026 - 06:00

PUNGLI BERJAMUR! Oknum Korwil Pendidikan Pamatang Sidamanik Diduga ‘Pukul’ Guru PPPK Rp350 Ribu Per Berkas

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:07

Polres Pematangsiantar Laksanakan Patroli R4 dan Gatur Lalin Antisipasi 3C Ditempat Keramaian

Berita Terbaru