Proyek Telpord Diduga Bermasalah: Volume Kurang, Camat dan Pendamping Desa Dinilai Lalai

- Reporter

Senin, 20 Januari 2025 - 08:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Simalungun.liputanmetrosumut.com.

Proyek pembangunan jalan telpord di Juma Pokalan Tongah, Nagori Raya Usang, Kabupaten Simalungun, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Pasalnya, proyek yang tercantum dalam papan proyek dengan panjang seharusnya 240 meter ini, setelah dilakukan pengukuran langsung oleh awak media, ternyata hanya mencapai 220 meter. Dugaan pengurangan volume ini dinilai sebagai upaya meraih keuntungan besar dengan mengorbankan kualitas pembangunan.

Hal ini semakin memicu kemarahan publik karena peran pengawas proyek, termasuk Camat dan pendamping desa, diduga minim atau bahkan sengaja mengabaikan indikasi pelanggaran tersebut. Padahal, keberadaan mereka sangat penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi dan bermanfaat bagi masyarakat.

Namun, upaya awak media untuk menggali klarifikasi dari pihak terkait menemui hambatan besar. Ketika mencoba mengonfirmasi kepala desa mengenai dugaan pengurangan volume tersebut, 20/01/2025 senin kepala desa justru memblokir nomor awak media. Tindakan ini memicu kecurigaan lebih jauh bahwa ada upaya untuk menutup-nutupi masalah yang terjadi.

Audit Mendesak dan Tindakan Tegas
Masyarakat mendesak agar inspektorat segera turun tangan melakukan audit independen terhadap proyek ini. Jika terbukti ada penyimpangan, maka semua pihak yang terlibat, termasuk Camat, pendamping desa, dan kepala desa, harus dimintai pertanggungjawaban.

“Dana publik harus dikelola dengan transparan dan akuntabel. Kalau ada kelalaian, apalagi pelanggaran, harus ada sanksi tegas. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam setiap proyek pembangunan. Jika dugaan pengurangan volume proyek ini benar, maka kejadian ini mencoreng integritas pemerintah di mata masyarakat.

“Bagaimana masyarakat mau percaya pada pemerintah kalau kasus seperti ini dibiarkan? Ini bukan sekadar soal jalan, ini soal keadilan,” lanjut warga tersebut.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang dan pihak berwenang lebih serius dalam mengawasi proyek pembangunan. Dengan transparansi dan akuntabilitas, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat dipulihkan.(redaksi)

Berita Terkait

Kisah Mencekam Pemudik di Pemalang, Sempat Tersesat Masuk ke Dalam Hutan
Pembangunan Wisata Kafe The Mario’s di Lumban Julu Disorot, Diduga Langgar Aturan Sempadan Sungai dan Bahu Jalan
Pembangunan Fasilitas GPdI Parsaoran di Dairi Diduga Belum Kantongi PBG, Potensi Pelanggaran Aturan Bangunan
Volume Kendaraan Meningkat,Kapolres Pematangsiantar Turun Kejalan Pengaturan Lalulintas 
Polsek Siantar Barat Maksimalkan Pengamanan Tempat Objek Wisata di Hari Libur Idul Fitri 1447 H
Polres Pematangsiantar Selesaikan Keributan dengan Mediasi
Polres Pematangsiantar Cek TKP dan Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api
PUNGLI BERJAMUR! Oknum Korwil Pendidikan Pamatang Sidamanik Diduga ‘Pukul’ Guru PPPK Rp350 Ribu Per Berkas
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:35

Kisah Mencekam Pemudik di Pemalang, Sempat Tersesat Masuk ke Dalam Hutan

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:13

Pembangunan Wisata Kafe The Mario’s di Lumban Julu Disorot, Diduga Langgar Aturan Sempadan Sungai dan Bahu Jalan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:21

Pembangunan Fasilitas GPdI Parsaoran di Dairi Diduga Belum Kantongi PBG, Potensi Pelanggaran Aturan Bangunan

Senin, 23 Maret 2026 - 15:57

Volume Kendaraan Meningkat,Kapolres Pematangsiantar Turun Kejalan Pengaturan Lalulintas 

Senin, 23 Maret 2026 - 15:55

Polsek Siantar Barat Maksimalkan Pengamanan Tempat Objek Wisata di Hari Libur Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 15:50

Polres Pematangsiantar Cek TKP dan Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api

Senin, 23 Maret 2026 - 06:00

PUNGLI BERJAMUR! Oknum Korwil Pendidikan Pamatang Sidamanik Diduga ‘Pukul’ Guru PPPK Rp350 Ribu Per Berkas

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:07

Polres Pematangsiantar Laksanakan Patroli R4 dan Gatur Lalin Antisipasi 3C Ditempat Keramaian

Berita Terbaru