Kanit Intel Polsek Bangun Tegas Buru Bandar Sabu, Kolaborasi dengan Reskrim Berhasil Amankan 1,42 Gram Narkotika

- Reporter

Minggu, 21 September 2025 - 04:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com  ||  Simalungun – Kolaborasi solid antara unit Intel dan Reskrim Polsek Bangun membuahkan hasil gemilang dalam pemberantasan narkoba. IPDA B. Silalahi selaku Kanit Intel Polsek Bangun bersinergi dengan IPDA Sugeng Suratman (Kanit Reskrim/mantan Kanit-1 Sat Narkoba) berhasil mengamankan bandar sabu Muhammad Rijal alias Kapten beserta barang bukti 1,42 gram narkotika di kawasan lokalisasi Bukit Maraja, Kamis (18/9/2025) malam.

 

Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Henry Salamat Sirait, S.IP., S.H., M.H., menekankan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi yang sempurna antara kemampuan intelijen dan investigasi kriminal. Kolaborasi kedua unit ini menciptakan strategi operasi yang komprehensif dan efektif dalam membongkar jaringan peredaran narkoba.

 

“Kolaborasi antara Kanit Intel IPDA B. Silalahi dengan Kanit Reskrim IPDA Sugeng Suratman menunjukkan kekuatan sesungguhnya dari kerja tim. Unit Intel memberikan analisis situasi yang akurat, sementara Reskrim mengeksekusi dengan presisi tinggi,” ujar AKP Henry Salamat Sirait saat dikonfirmasi, Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 10.10 WIB.

 

Operasi yang berlangsung pada pukul 20.30 WIB di Barak Cahaya Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Malela ini berawal dari analisis intelijen yang mendalam. IPDA B. Silalahi telah melakukan pemetaan aktivitas mencurigakan di kawasan lokalisasi Bukit Maraja berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat pada pukul 20.00 WIB.

 

“Sebagai Kanit Intel, saya bertanggung jawab melakukan analisis dan pemetaan target sebelum operasi dilaksanakan. Informasi dari masyarakat kami olah dengan cermat untuk memastikan akurasi sasaran dan meminimalkan risiko operasi,” tegas IPDA B. Silalahi.

 

Setelah mendapat perintah dari Kapolsek Bangun AKP R. Simarmata, kedua Kanit ini langsung mengkoordinasikan strategi operasi. IPDA Sugeng Suratman dengan pengalamannya sebagai mantan Kanit-1 Sat Narkoba memberikan insight berharga tentang modus operandi bandar narkoba, sementara IPDA B. Silalahi menyediakan data intelijen yang akurat.

“Kerjasama dengan Kanit Intel sangat strategis. Beliau memberikan gambaran situasi yang komprehensif sehingga kami bisa merencanakan pendekatan yang tepat. Tanpa dukungan intelijen yang solid, operasi ini tidak akan berjalan seefektif ini,” ungkap IPDA Sugeng Suratman.

 

Tim gabungan yang terdiri dari Aipda Indo Siahaan, Aipda Andi Nainggolan, dan Aipda Franky Manurung bergerak dengan koordinasi yang rapi di bawah komando kedua Kanit tersebut. Pembagian tugas yang jelas memungkinkan tim untuk bekerja secara sistematis dan terorganisir.

 

Tersangka Muhammad Rijal alias Kapten (45 tahun), seorang wiraswasta yang beralamat di Jalan Asahan KM 17 Huta 2 Nagori Bangun, berhasil diamankan tanpa perlawanan. Pendekatan yang telah dianalisis oleh unit Intel memungkinkan tim untuk mengamankan tersangka dengan risiko minimal.

 

“Analisis perilaku dan pola aktivitas tersangka yang telah kami lakukan sebelumnya membantu tim operasi untuk melakukan pendekatan yang tidak menimbulkan kecurigaan,” ucap IPDA B. Silalahi.

 

Penggeledahan yang dilakukan tim di tempat kejadian membuahkan hasil signifikan. Di bawah tempat tidur tersangka, petugas menemukan barang bukti berupa dua buah plastik klip kecil bening berisi dugaan narkotika jenis sabu dengan berat 1,42 gram dan satu buah plastik klip besar bening yang juga berisi dugaan sabu.

 

Kanit Intel Polsek Bangun menjelaskan bahwa kemasan narkotika yang ditemukan sesuai dengan analisis intelijen sebelumnya. “Pola kemasan yang kami temukan konsisten dengan informasi intelijen tentang cara tersangka mengemas narkotika untuk dijual eceran,” ungkapnya.

 

Selain narkotika, petugas juga mengamankan satu unit handphone merek Oppo berwarna biru milik tersangka. Handphone ini akan menjadi sumber informasi penting untuk mengungkap jaringan komunikasi yang lebih luas.

 

“Handphone tersangka akan dianalisis lebih lanjut oleh unit Intel untuk melacak jejak komunikasi dan mengidentifikasi kemungkinan jaringan yang lebih besar,” tegas IPDA B. Silalahi.

 

Kanit Reskrim Polsek Bangun juga menekankan pentingnya kolaborasi antar unit dalam operasi anti narkoba. “Kerjasama yang solid antara Intel dan Reskrim menjadi kunci sukses. Masing-masing unit saling melengkapi dengan keahlian yang berbeda namun saling mendukung,” ucap IPDA Sugeng.

 

Sementara itu, Kapolsek Bangun mengapresiasi kepemimpinan kedua Kanit dalam operasi ini. “Koordinasi yang baik antara Kanit Intel dan Kanit Reskrim menciptakan sinergi yang luar biasa. Ini adalah contoh ideal bagaimana unit-unit di polsek harus bekerja sama,” ungkapnya.

 

Kasat Narkoba menegaskan bahwa model kolaborasi ini akan terus dikembangkan untuk operasi-operasi selanjutnya. “Sinergi antara Intel dan Reskrim di tingkat polsek merupakan formula yang efektif untuk memerangi peredaran narkoba. Kami akan terus mengoptimalkan kolaborasi serupa di seluruh wilayah,” tegas AKP Henry Salamat Sirait.

 

Tersangka Muhammad Rijal alias Kapten kini telah diamankan di Polres Simalungun untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Unit Intel akan terus melakukan analisis untuk mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas dari hasil temuan operasi ini.

 

“Pesan kami kepada para bandar narkoba: kami memiliki mata dan telinga di mana-mana. Kolaborasi Intel dan Reskrim akan terus memburu kalian hingga ke persembunyian terjauh sekalipun,” pungkas Kasat Narkoba Polres Simalungun.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Haru! Kapolsek Tanah Jawa Antarkan Sendiri Nenek Pikun yang Terlantar, Pulang ke Pelukan Keluarga di Tebing Tinggi Setelah Diselidiki Lewat Pemindai Iris Mata
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026: 161.243 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Idul Fitri 1447 H
Kabur 17 Bulan, “Harimau” Akhirnya Dijerat! Pelaku Pencuri Kabel Gudang Senilai Rp20 Juta Ditangkap Reskrim Polsek Perdagangan
Kapolres Simalungun Hadiri Penutupan TMMD ke-127! TNI-Polri-Pemda Bersatu Bangun Desa, Warga Nikmati Sembako dan Pengobatan Gratis
Komitmen Polsek Bosar Maligas Berantas Narkoba: Kapolsek IPTU Sonni Silalahi Tangkap Bandar Licin ANP yang Kabur ke Ladang Sambil Buang Barang Bukti
Jelang Lebaran, Polres Simalungun dan Bupati Sidak Pasar — Stok Aman, Warga Tak Perlu Panic Buying!
Transaksi Sabu Tengah Malam Berhasil Digagalkan, Polres Simalungun Tangkap Pemuda 22 Tahun, Pemasok Terus Diburu
Nenek Tanpa Identitas Ditemukan di Simalungun, Polsek Tanah Jawa Imbau Warga Bantu Temukan Keluarga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:26

Kapolres Pematangsiantar Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:58

Pemkab Simalungun Gelar Rakor Pengusulan Proyek Strategis Tahun 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:53

Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai Diduga Bebas Beredar di Riau, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:03

Cek Kesiapan Pos Pam dan Yan Ops Ketupat Toba 2026,Kapolres Pematangsianțar Berikan Pelayanan Terbaik 

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:13

Polsek Siantar Utara Cek TKP Kandang Ayam Terbakar di Jalan Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:09

Polsek Siantar Barat Maksimalkan Patroli Jalan Kaki di Pasar Horas

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:07

Ops Ketupat Toba 2026, Polres Pematangsiantar Periksa Randis dan Kelengkapan Pribadi Personil

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:05

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Berikan Tausyiah di Mesjid Al Falah Kampung Baru

Berita Terbaru