Hujan Deras Genangi Jalan KM 35! Dua Personil Polsek Perdagangan Siaga di Tengah Banjir Atur Lalin

- Reporter

Kamis, 27 November 2025 - 12:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com  ||    Simalungun – Hujan deras yang turun berkepanjangan Kamis sore (27/11/2025) membuat ruas Jalan Umum KM 35,5-36 Jurusan Perdagangan di Huta II GG PM, Nagori Marihat Bandar, tergenang air setinggi 20-25 cm sepanjang 50 meter. Dua personil Polsek Perdagangan, Aiptu Idris F Pasaribu dan Aiptu Hasoloan Sitinjak, langsung turun tangan mengatur lalu lintas di tengah genangan untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan.

 

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, respon cepat personil sangat penting dalam situasi darurat seperti ini. “Aiptu Idris F Pasaribu sebagai Bhabinkamtibmas bersama Aiptu Hasoloan Sitinjak dari Pos Lantas Perdagangan melakukan monitoring dan pengaturan lalu lintas sejak pukul 17.00 WIB hingga air surut,” ujar AKP Verry saat dikonfirmasi pada Kamis malam, sekitar pukul 18.50 WIB.

 

Genangan terjadi akibat luapan air dari parit yang posisinya lebih tinggi dari bahu jalan. “Ini masalah klasik. Drainase lebih tinggi dari jalan, jadi kalau hujan deras, air langsung meluap ke badan jalan,” ungkap Aiptu Idris F Pasaribu yang sudah akrab dengan kondisi wilayahnya.

 

Dengan hujan yang masih turun deras, kedua personil tetap bertahan di lokasi untuk memantau dan mengatur kendaraan yang melintas. “Kami harus ada di sini. Kalau tidak ada yang mengatur, bisa berbahaya. Motor bisa terpeleset, mobil bisa mogok di tengah genangan,” ucap Aiptu Hasoloan Sitinjak yang basah kuyup kehujanan.

 

Pak Jonatan Panggabean, pengendara mobil yang melintas, sangat berterima kasih atas kehadiran polisi. “Saya ragu mau lewat atau tidak karena genangan cukup dalam. Tapi Pak polisi memberikan arahan dan membantu memastikan mobil saya aman melintas. Terima kasih!” ujar Pak Jonatan dengan lega.

 

Ibu Rosanna Br Situmorang yang mengendarai motor tampak khawatir saat melihat genangan. “Pak polisi menghentikan saya dan mengingatkan untuk pelan-pelan. Beliau bahkan berjalan di samping motor saya memastikan saya aman melintas. Sangat membantu!” ucap Ibu Rosanna yang terharu.

 

Kedua personil tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memantau perkembangan curah hujan dan tinggi debit air. “Kami terus memantau. Kalau air terus naik dan berbahaya, kami akan tutup jalan dan alihkan kendaraan ke jalur lain,” ungkap Aiptu Idris yang waspada.

Rian Simbolon, pemuda yang melintas dengan motor sport, sempat terpeleset di genangan. “Motor saya hampir jatuh karena terpeleset. Untung Pak polisi langsung bantu menyangga motor saya. Kalau tidak ada Pak polisi, mungkin saya sudah jatuh,” ujar Rian yang lega.

 

Aiptu Hasoloan menjelaskan, mereka juga memberikan himbauan kepada warga sekitar. “Kami ingatkan warga untuk tidak membuang sampah ke parit. Sampah di parit membuat aliran air tersumbat dan menyebabkan luapan seperti ini,” ungkap Aiptu yang edukatif.

 

Pak Marudut Simbolon, warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengaku sering membuang sampah ke parit. “Pak polisi mengingatkan saya untuk tidak buang sampah ke parit. Saya baru sadar kalau sampah itu bisa bikin banjir seperti ini. Mulai sekarang saya tidak akan buang sampah sembarangan lagi,” ujar Pak Marudut yang mengerti.

 

Hujan yang terus turun membuat kondisi semakin sulit. Kedua personil tetap bertahan dengan mengenakan jas hujan. “Ini adalah tugas kami. Hujan atau tidak, kami harus melayani masyarakat,” ucap Aiptu Idris sambil mengelap air hujan dari wajahnya.

 

Pak Parlindungan Sitorus, sopir truk yang melintas, memuji dedikasi kedua personil. “Saya salut sama Pak polisi. Hujan deras begini masih tetap bertugas. Mereka basah kuyup tapi tetap mengatur dengan sabar. Luar biasa!” ujar Pak Parlindungan sambil mengacungkan jempol.

 

Beberapa pengendara yang mencoba ngebut di genangan juga ditegur. “Pelan-pelan, Pak! Kalau ngebut di genangan bisa cipratan airnya kena orang lain!” teriak Aiptu Hasoloan kepada seorang pengendara. Pengendara tersebut langsung mengurangi kecepatan.

 

Ibu Hotmaria Br Siahaan, warga yang melintas, mengungkapkan rasa amannya. “Dengan ada Pak polisi yang jaga, saya merasa aman melintas meski jalannya tergenang. Saya tahu Pak polisi akan membantu kalau ada masalah,” ucap Ibu Hotmaria dengan tenang.

 

Sekitar pukul 19.00 WIB, hujan mulai reda dan air mulai surut. “Alhamdulillah, air mulai surut. Tapi kami tetap bertahan sampai benar-benar aman,” ungkap Aiptu Idris yang bertanggung jawab.

 

Hingga pukul 20.00 WIB, genangan sudah surut dan jalan kembali normal. “Air sudah surut sepenuhnya. Jalan sudah aman dilalui kendaraan tanpa hambatan,” ungkap Aiptu Hasoloan yang lega.

 

Kapolsek Perdagangan AKP Ibrahim Sopi, S.H., M.H., mengapresiasi kinerja kedua personilnya. “Ini adalah contoh optimalisasi pelayanan publik. Mereka tidak menunggu perintah, tapi langsung bertindak saat melihat ada masalah. Ini adalah Polri yang sesungguhnya,” ujar Kapolsek melalui laporannya.

 

AKP Verry Purba menegaskan pentingnya respon cepat dalam situasi darurat. “Genangan akibat hujan bisa sangat berbahaya bagi pengendara. Kehadiran personil yang sigap di lokasi sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan membantu pengendara melintas dengan aman,” ujar Kasi Humas.

 

Warga yang menyaksikan dedikasi kedua personil banyak yang memberikan pujian. “Terima kasih Pak polisi sudah jaga kami meski hujan deras! Kalian adalah pahlawan kami!” seru salah seorang warga. Kedua personil membalas dengan senyuman meski wajah mereka basah kuyup.

 

Aksi sigap Bhabinkamtibmas dan personil Pos Lantas Perdagangan ini membuktikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apapun, bahkan saat hujan deras dan banjir, menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani dan melindungi masyarakat dari bahaya.

(S.A.R.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Tak Kenal Batas Wilayah, Tim Jatanras Polres Simalungun Bersama Polsek Gunung Malela Buru Pelaku Curas hingga Provinsi Riau dan Berhasil Bekuk Tersangka
Sinergi Solid Polsek Jorlang Hataran, Jatanras dan Inafis Polres Simalungun Ungkap Kronologi Musibah Anak Tertimpa Kayu Broti
Sat Reskrim Polres Simalungun Turun Olah TKP dan Sapaikan Himbauan Pasca Peristiwa Balita 4 Tahun Tewas Tertimpa Kayu Broti dari Mobil Pick Up
Reaksi Cepat Polsek Dolok Batu Nanggar, Motor Curian Ditemukan di Kebun Sawit, Dua Bersaudara Diringkus
Hingga Dini Hari, Kabag Log Polres Simalungun Pimpin Standby Gabungan 39 Personel Amankan Malam Minggu
Reaksi Cepat Polsek Dolok Batu Nanggar Tangani Penemuan Mayat Penumpang Bus di Pintu Tol Sinaksak
Polres Simalungun Ajak Masyarakat Kibarkan Merah Putih Serentak Sepanjang Agustus 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:35

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:29

Berawal dari Informasi Warga, Polres Pematangsiantar Ringkus Mahasiswa Pembawa 10 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:26

Terbongkar Lewat Undercover, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Polres Pematangsiantar dengan Dua Paket Sabu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:24

Polseķ Siantar Martoba Amankan Tiga Anak Diduga Curi HP di Simpang Kerang 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:22

Polsek Siantar Martoba Mediasi Masalah Ibu Kandung dan Anaknya di Jalan Batu Permata Raya 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:18

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Kapolsek Siantar Timur Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:10

Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34

Diduga Hindari Konfirmasi, Perangkat Nagori Sorba Dolok Tinggalkan Kantor Saat Wartawan Pertanyakan ADD dan Penyertaan Modal BUMNag 2025

Berita Terbaru