Liputanmetrosumut.com || Asahan – Diminta Kapolres Asahan dan Kapolda Sumut Tangkap seorang premanisme Berinisial SN, DL dan AS yang masih berkeliaran di Perusahaan PTPN 4 Regional ll Kebun Air Batu, yang diduga telah menakut-nakuti Wartawan/Jurnalistik di Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatra Utara (Sumut) melalui media sosial. Selasa (30/09/2025)
Terlihat jelas pantauan awak media liputanmetrosumut.com di dalam postingan positif di akun Media Sosial (Medsos) Facebook Sofiandi Nasution NST yang sudah melampaui batas dan tidak kewajaran yang ditulis mereka sehingga menyebar beritanya

“Dengan ia memosting kata-kata di Medsos Facebook, Oalahhh nasib kaulah bocah MHJ, menurut ketua David Lubis SH. Kau hanya ular lidi yang pandai nyembur-nyembur saja, alias (gertak orang), namun hasil Nol (O) besar, perlu banyak belajar kau kawan biar paham kau bagai mana kerja yang bisa menghasilkan uang dari perkebunan, cukup duduk manis kawal buah masuk pabrik, pulang cair langsung hitungan, salah gertak orang kau bocah, “Jelasnya terpantau awak media liputanmetrosumut.com di akun Facebook Sofiandi Nasution NST
Ada beberapa komentar di akun Facebook tersebut ia menyebutkan, sadar lah kau sudah d kasi uang 500 ribu kau WhatsApp lagi alasan Pemred mu mau minta, kau pikir orang itu pencet uang, kalau kau kurang kerja bukan mengancam, kau pikir udah hebat x kau ngancam keluar kuu, kalau kau tak sor jumpai aku di mana kita main, aku udah siap ngadepi org longgar kayak kau,
“Satu lagi apa perlu ku papar kan chatan mu di media biar paham otak kau tu CC ketua David Lubis bung Andi Sitait Sitait Andi suhu Syarifuddin Sitorus monitor. “Katanya Sofiandi
Lanjut Sofiandi Nasution NST ia mengatakan lagi di dalam kolom komentar Facebook nya, kau perhatikan muka d poto ini, kemarin kenapa kau kabur kalau ngak bersalah tempurung hanyut, kalau kau sama ku, masih jauh ganteng aku lagi, ambil kaca dulu bos liat wajah mu, betul kata ketua David Lubis, kau baca komen nya pas yg dibilang ketua itu
Didalam postingan Sofiandi Nasution NST tersebut “David Lubis berkomentar Ia mengatakan itu namanya anak salah goyang (Salah Kentot) Klu enggak senang betumbuk aja kt yok, “Kata David

“Sofiandi Nasution NST menjawab sabar ketua, ada saatnya anak satu ini jumpa dan kenak sabar ketua kuu “katanya Sofiandi
Lalu David berkata kembali “Mendengarkan mulutnya seperti cepet yang kenak siram air panas tak bisa diam, “Ucap David
“Sofiandi juga menjawab seperti ini ya ketua, perhatikan Potonya pas ketua bilang, ” Ucapannya Sofiandi kepada David di dalam kolom komentar Facebook.
Hal yang diketahui di media sosial (Medsos) Facebook Sofiandi Nasution NST telah melontarkan bahasa kotor dan sudah menjatuhkan Marwah Wartawan/Jurnalis di Kabupaten Asahan
Pertanya’annya, ada apa dengan Sofiandi Nasution NST didalam naungan Afdeling V, PTPN 4 Kebun Air Batu, apakah menjadi Beck’up Asisten Afdeling V yang di katakan premanisme tersebut makanya sehingga terjadi seperti ini
“Para netizen bisa menilai, yang tidak sepantasnya untuk di contoh, sehingga berkomentar melontarkan bahasa sindiran untuk menutupi sifat aslinya. adanya pemberitaan yang sudah terbit di salah satu media Liputanmetrosumut.com tentang Brondolan Dan Tandan Buah Sawit Berserakan Hingga Busuk di Salah Satu Afdeling V PTPN 4 Kebun Air Batu, “Ujarnya
Disaat itu wartawan datang ke Kantor Afdeling V PTPN 4 Kebun Air untuk berusaha mengkonfirmasi Asisten tersebut namun disayangkan tiba-tiba langsung datang 3 orang Berinisial SN, DL dan AS yang sok jago untuk mencoba mengusir atau menghalangi tugas insan Pres di Kantor Afdeling V, PTPN 4 Kebun Air Batu yang diduga secara vokal itu telah melarang wartawan untuk meliput dan memaki-maki terhadap wartawan seperti tidak punya etika.
Dalam perlakuan buruk yang di alami awak media, sudah bertentangan dengan prinsip keterbukaan dan menghambat tugas Wartawan/Jurnalistik untuk memperoleh informasi sesuai UU 14 tahun 2008 dan UU pers no 40 tahun 1999
Dimana ada larangan liputan Wartawan/jurnalistik yang sedang menjalankan tugasnya untuk konfirmasi ke pihak Asisten Afdeling V tersebut dan ia menduga pihak Menejemen PTPN 4 Kebun Air Batu diduga kuat telah memelihara premanisme tersebut untuk Menghalang-halangi tugas Jurnalistik.
“Berita tersebut akan terus berkelanjutan sehingga sampai ke pimpinan Direksi PTPN 4 agar segera mengevaluasi kinerja menejemen PTPN 4 Kebun Air Batu, “Pungkasnya
(Team)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















