Desa Sei Tualang Pandau Menjadi Sorotan Publik kuat Dugaan Ada Indikasi Korupsi. 

- Reporter

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Asahan –   Desa Sei Tualang Pandau Kecamatan Sei Payang Barat Kabupaten Asahan Provinsi Sumut menuai kritikan,hal terjadi akibat kurangnya perhatian terkait aset untuk perawatan.

 

Ironisnya,oknum kepala desa sei tualang pandau tidak bisa dikonfirmasi begitu juga sekretaris dsn bendahara desa sei tulang pandau terkait,gambar photo Presiden dan Wakil Presiden Ri tidak dipajang,taman PKK,AC rusak tidak ada perawatan sebagai aset peralatan perkantoran untuk ruangan,bungkam.

 

Desa Sei Tualang Pandau Kecamatan Sei Payang Barat di Asahan, Sumatera Utara, sedang menjadi sorotan publik karena beberapa kasus yang diduga melibatkan penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD).

Terkait hal tersebut ada beberapa masalah yang ditemukan antara lain :

1.Tiang listrik yang digunakan untuk penambahan jaringan listrik di Dusun IV Desa Sei Tualang Pandau diduga menggunakan bahan bekas, yang menimbulkan pertanyaan tentang transparansi penggunaan dana desa.

2.Jembatan penghubung antara Desa Sei Lendir dan Sei Tualang Pandau rusak parah, membuat akses masyarakat menjadi sulit. Kepala Desa dan Camat setempat tidak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.

3.Kantor Kepala Desa Sei Tualang Pandau pernah tutup saat jam kerja, membuat warga kesulitan mengurus administrasi.

4.Bendera Merah Putih di kantor desa terlihat kusam, menimbulkan pertanyaan tentang perhatian desa terhadap simbol nasional.

5.Terdapat dugaan korupsi penggunaan Dana Desa, termasuk penyelenggaraan festival Nasyid Desa dan MTQ tingkat desa.

 

LBH Tipikor Perisai Keadilan Rakyat mengkritik keras kepada Inspektorat,APH Tipikor,Kejaksaan,hingga Pemerintah meminta ” Evaluasi ” kembali Dana Desa mulai tahun 2021 sampai 2025,dan melakukan audit mendalam dari hal kecil seperti taman PKK sudah ada indikasi dll,pungkasnya.

 

Masyarakat dan aktivis lokal meminta pemerintah desa dan kecamatan untuk lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola dana desa.

 

(Mariana Sinurat)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Kapolres Simalungun Pimpin ANEV Kamtibmas Via Zoom, Tekankan Kesiapsiagaan Jajaran
Tim INAFIS Polres Simalungun Gerak Cepat Olah TKP Penemuan Mayat Perempuan Tak Dikenal di Pinggiran Sungai Bah Bolon
Under Cover Petugas Membuahkan Hasil
Pemilik Sabu 8,05 Gram, Berhasil Di Bekuk Polres Pematangsiantar
Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong,Polres Pematangsiantar Laksanakan KRYD 
Jaga Kamtibmas Sat Samapta Polres Pematangsiantar Patroli R4
Polri Untuk Masyarakat,Polsek Siantar Martoba Selesaikan Permasalahan Dugaan KDRT Warganya
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Monitoring Petani Binaan Panen Jagung
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:24

Kapolres Simalungun Pimpin ANEV Kamtibmas Via Zoom, Tekankan Kesiapsiagaan Jajaran

Senin, 18 Mei 2026 - 11:54

Tim INAFIS Polres Simalungun Gerak Cepat Olah TKP Penemuan Mayat Perempuan Tak Dikenal di Pinggiran Sungai Bah Bolon

Senin, 18 Mei 2026 - 11:46

Under Cover Petugas Membuahkan Hasil

Senin, 18 Mei 2026 - 08:18

Pemilik Sabu 8,05 Gram, Berhasil Di Bekuk Polres Pematangsiantar

Senin, 18 Mei 2026 - 08:16

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong,Polres Pematangsiantar Laksanakan KRYD 

Senin, 18 Mei 2026 - 08:11

Polri Untuk Masyarakat,Polsek Siantar Martoba Selesaikan Permasalahan Dugaan KDRT Warganya

Senin, 18 Mei 2026 - 08:09

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Monitoring Petani Binaan Panen Jagung

Senin, 18 Mei 2026 - 07:51

MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun: Wujudkan Generasi Bermartabat

Berita Terbaru

Berita

Under Cover Petugas Membuahkan Hasil

Senin, 18 Mei 2026 - 11:46