Diduga Mark-Up dan Kurangi Mutu, Rabat Beton Rp170 Juta di Nagori Totap Majawa Baru Selesai Sudah Retak-Retak 

- Reporter

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : kondisi Rabat beton nagori Totap Majawa , kecmatan tanah Jawa, baru selesai di bangun sudah ada retak.

Foto : kondisi Rabat beton nagori Totap Majawa , kecmatan tanah Jawa, baru selesai di bangun sudah ada retak.

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Tanah Jawa –      Proyek lanjutan rabat beton yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 di Nagori Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, menjadi sorotan. Bangunan yang baru selesai dikerjakan itu diduga mengalami penurunan kualitas. Bahkan, belum genap beberapa bulan selesai, permukaan rabat beton telah terlihat retak-retak di sejumlah titik.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di lokasi pada Senin (6/7/2026), proyek tersebut merupakan kegiatan Lanjutan Rabat Beton dengan volume 161 x 3,5 x 0,15 meter yang berlokasi di Huta I.

 

Dalam papan informasi proyek tercantum anggaran fisik sebesar Rp165.568.200, biaya umum 3 persen sebesar Rp4.515.400, sehingga total anggaran mencapai Rp170.083.600 yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

 

Namun, hasil pekerjaan di lapangan justru memunculkan tanda tanya besar. Selain ditemukan retakan pada badan jalan, ketebalan rabat beton diduga tidak sesuai spesifikasi. Di beberapa bagian bahkan terlihat batu kerikil mulai muncul ke permukaan, yang diduga menjadi indikasi rendahnya kualitas campuran material.

 

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya pengurangan mutu pekerjaan, baik dari komposisi semen, pasir maupun material lainnya. Akibatnya, proyek yang seharusnya mampu bertahan bertahun-tahun justru mulai mengalami kerusakan dalam waktu yang relatif singkat.

 

Sejumlah warga mengaku kecewa terhadap hasil pembangunan tersebut. Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bangunan itu baru selesai, namun kondisinya sudah memprihatinkan.

 

“Ini bangunan baru, Pak, tapi beginilah hasilnya. Kalau dilihat kiri dan kanan, seperti ada pengurangan bahan, Pak,” ujarnya.

 

Masyarakat meminta Inspektorat Kabupaten Simalungun, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagori (DPMN), serta Aparat Penegak Hukum (APH) turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. Audit menyeluruh dinilai penting untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

 

Apabila nantinya ditemukan adanya penyimpangan, baik berupa pengurangan volume, mutu pekerjaan, maupun indikasi mark-up anggaran yang merugikan keuangan negara, masyarakat berharap proses hukum dilakukan secara transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Hingga berita ini diterbitkan,PJ Pangulu Nagori Totap Majawa Martuah Sihotang,S.Sos.,MAP saat di konfirmasi terkait kondisi proyek tersebut. Martua Sihotang mengirimkan foto bersama Kejari Simalungun dan juga beserta ketua Banperda Sumut Darma putra Rangkuti, Balasan chattingan Pj. Pangulu Total Majawa menggambarkan kearoganan seolah-olah sedang menunjukkan kedekatannya dengan Kajari Simalungun.

Foto : PJ Pangulu Totap Majawa berfoto bersama Kejari Simalungun dan juga beserta ketua Banperda Sumut, Darma Putra Rangkuti S.Hut M.Si.

 

Perihal PJ. Pangulu Martua Sitohang S. Sos. MAP..mengirimkan photo tersebut kiranya dapat menjadikan attensi bagi kajari Simalungun agar tidak memunculkan perspektif lain.

 

Kearogansian Martua Sitohang S.Sos. MAP. dalam meminta SPT kepada pimpinan Redaksi media online perlu disikapi dan menjadi sorotan lnstitusi penegak hukum maupun media.

 

(Red-01) 

 

Berita Terkait

Bupati Simalungun Hadirkan Pelayanan Terpadu di Raya Kahean, Perkuat Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok Nagori
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Kembali Sambangi Warkop Respon Keluhan Warga 
Polsek Siantar Barat Mediasi Keributan di Jalan Jeruk Bawah 
Antisipasi Guantibmas Malam Patroli BLP 
Melalui Laporan CC 110, Polsek Siantar Barat Cek TKP Temuan Mayat di Pasar Horas
Berikan Rasa Nyaman Kepada Warga,Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Utara Maksimalakan Patroli BLP 
Himbauan Tertib Lalu Lintas Disampaikan Personel Satlantas Polres Langkat Dan Pengaturan Lalu Lintas Pagi
Gunakan Tehnik Under Cover, Seorang Pria Ditangkap Satresnarkoba Polres Binjai Beserta Barang Buktinya
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:33

Bupati Simalungun Hadirkan Pelayanan Terpadu di Raya Kahean, Perkuat Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok Nagori

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:51

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Kembali Sambangi Warkop Respon Keluhan Warga 

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:49

Polsek Siantar Barat Mediasi Keributan di Jalan Jeruk Bawah 

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:47

Antisipasi Guantibmas Malam Patroli BLP 

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:45

Melalui Laporan CC 110, Polsek Siantar Barat Cek TKP Temuan Mayat di Pasar Horas

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:47

Himbauan Tertib Lalu Lintas Disampaikan Personel Satlantas Polres Langkat Dan Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:16

Gunakan Tehnik Under Cover, Seorang Pria Ditangkap Satresnarkoba Polres Binjai Beserta Barang Buktinya

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:05

Penuh Haru, Bupati Simalungun Tinjau Korban Puting Beliung di Pematang Bandar dan Berikan Bantuan

Berita Terbaru

Berita

Antisipasi Guantibmas Malam Patroli BLP 

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:47