Bupati Simalungun Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Ilham Sigundaba di Pematang Raya: Langkah Momen Berharga Bagi Masyarakat Simalungun

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Sumut –        Suasana di Jalan Sutomo Kota Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, terasa penuh kehangatan dan harapan. Di lokasi yang akan menjadi tapak Masjid Ilham Sigundaba, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melakukan peletakan batu pertama yang menandai awal perjalanan pembangunan masjid baru tersebut.

 

Tapak masjid yang direncanakan berukuran sekitar 14 x 15 meter terletak di atas tanah wakaf yang diberikan oleh Opung Iman Saragih dan keluarga Opung Amat Saragih Garingging.

 

Masjid Ilham Sigundaba yang ada hari ini memiliki akar sejarah yang sederhana, semula berbentuk langgar yang terletak sekitar 150 meter dari lokasi sekarang. Atas kesepakatan warga terdahulu, langgar itu dipindahkan ke tanah hibah dari Op. Iman Saragih yang dikenal sebagai Tuan Lampu, dan dibangun menjadi masjid semi permanen dengan nama Masjid Ilham Sigundaba.

Berjalannya waktu, Bupati Simalungun saat itu dijabat oleh Dr JR Saragih, masyarakat sekitar menginisiasi pembangunan masjid yang lebih baik. Mereka mengajukan bantuan kepada bupati dan mendapat persetujuan, sehingga pembangunan masjid selesai.

 

Saat ini, kebutuhan akan ruang yang lebih luas untuk menampung jamaah shalat membuat masyarakat sepakat untuk membangun kembali masjid.

 

Tanah untuk pembangunan baru ini memiliki sejarah yang dalam: dulunya merupakan warisan Opung Tuan Sigundaba (anak Raja Raya Tuan Rondahaim Saragih), yang diwariskan kepada Opung Amat Saragih.

 

Atas kesepakatan keturunan Opung Amat Saragih, tanah itu diberikan kepada putrinya yang bernama Sitimas Saragih, kemudian diteruskan kepada putrinya yang bernama Purnama Sinaga, istri Muhammad Arifin Harahap.

 

Lokasi pembangunan Masjid ini sendiri bukanlah keputusan semata-mata, melainkan hasil kesepakatan yang penuh cinta dan rasa tanggung jawab dari semua anak cucu Opung Amat Saragih Garingging.

 

Sebelum upacara peletakan batu pertama dimulai, acara dibuka dengan pemberian sekapur sirih yang menjadi tradisi adat Simalungun, suatu tanda penghormatan dan permohonan keberkahan sebelum memulai segala pekerjaan penting.

 

Selama menyampaikan pidatonya, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih mengungkapkan kegembiraannya atas terlaksananya momen tersebut. “Pada hari ini kita telah melaksanakan peletakan batu pertama, semoga pembangunan ini bisa selesai tahun ini,” ujarnya dengan semangat.

 

Bupati juga menekankan pentingnya mencatat sejarah masjid ini untuk diketahui oleh generasi mendatang. “Sejarah masjid ini yang sangat luar biasa perlu ditulis untuk sejarah anak-anak kita di kemudian hari,” tegasnya.

Kata-kata terima kasih juga dialirkannya kepada ahli waris dan yang telah mau mewakafkan tanah. “Untuk yang mewakafkan ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa, jarang ada yang mau mewakafkan tanah seluas ini,” ungkapnya dengan penuh penghormatan.

 

Bupati juga mengajak semua pihak untuk terlibat dalam pembangunan masjid ini dengan niat kebersamaan. “Marilah sama-sama, kita membangun masjid ini bukan dari besar kecilnya yang diberikan tetapi niat kebersamaan, karena ini bukan menjadi milik pribadi tetapi milik kita bersama,”ajak Bupati.

 

Tanpa melupakan pesan yang penuh kebijaksanaan, Bupati menyampaikan harapannya agar masjid ini nantinya selalu ramai dikunjungi. “Masjid ini akan menjadi lebih besar, nah mengisi masjid ini nanti akan agak repot karena biasanya jemaah sholat Subuh hanya itu-itu saja orangnya, marilah kita ramekan masjid kita ini,” katanya sambil membuat hadirin terhibur dan bersemangat.

 

Upacara yang penuh makna itu ditutup dengan acara makan bersama yang disebut “padalan surduk-surduk”, hidangan tradisional yang menjadi tanda kebersamaan dan kebahagiaan. Semua hadirin kemudian berfoto bersama untuk mengabadikan momen berharga ini, menandai awal dari sebuah bangunan yang nantinya akan menjadi pusat ibadah dan berkumpulnya umat di Pematang Raya.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Bupati Simalungun Apresiasi Partisipasi KTNA Turut Ambil Bagian Dalam PENAS XVII Tahun 2026
PENAS XVII di Gorontalo, Bupati Simalungun: Momen Strategis Bagi Petani dan Nelayan Memperluas Wawasan
Tim Monitoring TP PKK Sumut Kunjungi 5 Nagori Percontohan di Simalungun
Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026, Bupati Simalungun Disambut Gubernur Gorontalo
Kejuaraan Rally Pasifik 2026 Akan Berlangsung di Kabupaten Simalungun pada Agustus Mendatang
Pemkab Simalungun Raih Penghargaan Terbaik I di Acara PIISU ke-12 Tahun 2026
Akbar Putera Siregar Tekankan Pentingnya Pengawasan Internet bagi Anak dan Remaja
Bupati Simalungun Terima Penghargaan Dari Menhum RI atas Pembentukan 413 Posbankum
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:39

Kinerja Profesional Polsek Bosar Maligas Bersinar, Unit Reskrim Cepat Ungkap Kasus Pencurian Kabel Tembaga di KEK Sei Mangkei

Senin, 22 Juni 2026 - 14:35

Dedikasi Tinggi, Kanit Gakkum Lantas Polres Simalungun Jadi Irup, Ajarkan Keselamatan Berlalu Lintas ke Siswa SD

Senin, 22 Juni 2026 - 09:31

Samapta Polres Pematangsiantar Patroli dan Monitoring Distribusi BBM di SPBU

Senin, 22 Juni 2026 - 09:29

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Konser Musik DPD PASU SIANTAR 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 09:26

Polres Pematangsiantar Bantu Antarkan Seorang Anak Perempuan Seminggu Tak Pulang Ke Rumah Dengan Orangtuanya

Senin, 22 Juni 2026 - 09:23

Polsek Siantar Barat Laksanakan Patroli Objek Vital Antisipasi 3C dan Guantibmas Diwilkumnya

Senin, 22 Juni 2026 - 03:47

Kapolres Langkat Pimpin Ziarah Rombongan di TMP Pangkalan Brandan, Wujud Penghormatan kepada Jasa Para Pahlawan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:32

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Kembali Tetapkan Tersangka Penganiayaan di Taman Bunga

Berita Terbaru