Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, S.E., M.Si., meninjau langsung warga yang terdampak bencana angin kencang yang terjadi pada Jumat sore, 21 Agustus 2026.
Peninjauan dilakukan pada Sabtu (22/8/2026) di Lingkungan V Marihat Tengah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan kondisi warga pascabencana.
Berdasarkan laporan di lapangan, angin kencang disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan atap rumah warga terangkat, dinding bagian dapur roboh, serta terdapat rumah yang tertimpa pohon tumbang.
Sebanyak dua kepala keluarga, yakni Ibu Sri Mulyati dan Bapak Muajam, terdampak dalam kejadian tersebut. Sejumlah peralatan rumah tangga seperti rice cooker, kulkas, kompor dan perlengkapan dapur turut mengalami kerusakan. Total kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp10 juta.
Dalam peninjauannya, Camat Siti Aminah Siregar menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami warga sekaligus memastikan kebutuhan dan kondisi mereka mendapat perhatian.

«“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga. Yang terpenting tidak ada korban jiwa. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu penanganan dan kebutuhan warga terdampak,” ujar Siti Aminah.»
Camat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan deras yang disertai angin kencang, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi yang membahayakan keselamatan maupun lingkungan.
Pasca kejadian, dilakukan penanganan awal terhadap rumah warga terdampak, termasuk pengamanan lokasi, pemindahan barang-barang yang masih dapat diselamatkan, serta koordinasi untuk penanganan kerusakan dan kebutuhan warga.
Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar memastikan akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan perangkat kelurahan serta pihak terkait guna memastikan warga terdampak mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.
(RED)

















