Proyek Ruang Kelas SMK Negeri 1 Medang Deras Diduga Asal Jadi, Gunakan Material Bekas Jadi Sorotan

- Reporter

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com    ||  Batu Bara – Proyek pembangunan ruang kelas di SMK Negeri 1 Medang Deras, Desa Nanasiam, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menuai sorotan tajam publik. Pekerjaan yang baru berjalan sekitar 5 persen sudah menimbulkan banyak pertanyaan soal kualitas dan transparansi proyek yang menelan biaya Milyaran rupiah.

 

Hasil pantauan sejumlah media saat melakukan kontrol sosial pada Rabu (15/10/2025) mengungkapkan adanya indikasi ketidaksesuaian konstruksi di lapangan. Pondasi batu padas yang dipasang terlihat berlubang, rapuh, dan jauh dari standar mutu, bahkan proses pengecoran disebut memakai material bekas seperti bambu, broti, dan papan daur ulang.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek tersebut dikerjakan asal – asalan demi mengejar keuntungan besar, tanpa memperhatikan standar keamanan maupun mutu bangunan yang akan digunakan untuk kegiatan belajar siswa.

 

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Medang Deras, Ade, mengaku tidak mengetahui secara rinci proses pelaksanaan proyek tersebut.

 

“Saya hanya menerima kunci, soal teknis silakan tanya ke pengawasnya,” ujar Ade singkat saat ditemui wartawan Liputan Metro Sumut di lokasi.

Temuan ini langsung menimbulkan reaksi publik yang menuntut Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Inspektorat, hingga Kejaksaan Negeri Batu Bara untuk turun tangan dan menyelidiki dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

 

Kalangan pemerhati pendidikan menilai, pembangunan ruang kelas seharusnya menjadi upaya meningkatkan kualitas belajar, bukan justru menjadi ajang permainan anggaran yang berpotensi merugikan masyarakat.

 

Jika benar terbukti ada pelanggaran, publik mendesak agar pihak terkait menindak tegas kontraktor maupun pengawas proyek yang lalai menjalankan tugasnya.

 

“Bangunan pendidikan itu harus kokoh dan layak, bukan jadi simbol proyek asal jadi,” tegas salah satu aktivis pemerhati kebijakan publik di Batu Bara.

 

(M.Kus.Arfandi) 

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com   

Berita Terkait

Siti Aminah Siregar Lepas Keberangkatan Jamaah Calhaj Kecamatan Dolok Batu Nanggar ke Tanah Suci
Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih Kunjungi RRABK di Semarak Hari Posyandu Nasional 2026
Wakapolres KOMPOL Budiono Saputro Hadiri Pawai Ta’aruf dan Pembukaan MTQ Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2026
Polsek Sianțar Martoba Cek TKP Kebakaran Rumah di Jalan Parbebsi
Polsek Siantar Timur Cek TKP Laporan Dugaan Pencurian
Bhabinkamtibmas Polsek Sianțar Marihat Dampingi Petani Binaan ke Bulog Cabang Pematangsiantar
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Salurkan Bantuan Bibit Cabe dan Terong kepada Warga Binaan
Polsek Siantar Utara Cek TKP Laporan Warga Jalan Sungkit
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:20

Siti Aminah Siregar Lepas Keberangkatan Jamaah Calhaj Kecamatan Dolok Batu Nanggar ke Tanah Suci

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:39

Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih Kunjungi RRABK di Semarak Hari Posyandu Nasional 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:25

Wakapolres KOMPOL Budiono Saputro Hadiri Pawai Ta’aruf dan Pembukaan MTQ Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:08

Polsek Sianțar Martoba Cek TKP Kebakaran Rumah di Jalan Parbebsi

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:05

Polsek Siantar Timur Cek TKP Laporan Dugaan Pencurian

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:34

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Salurkan Bantuan Bibit Cabe dan Terong kepada Warga Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31

Polsek Siantar Utara Cek TKP Laporan Warga Jalan Sungkit

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:18

Pemkab Simalungun Resmi Berangkatkan Jamaah Calhaj Menuju Tanah Suci Tahun 2026

Berita Terbaru