SMA Negeri 2 Bandar Disorot: Dana BOS Miliaran Mengalir, Kondisi Sekolah Memprihatinkan

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 00:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun –    Kondisi SMA Negeri 2 Bandar kini menjadi sorotan tajam publik. Di tengah aliran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mencapai miliaran rupiah dalam dua tahun terakhir, fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi yang jauh dari kata layak.

 

Dari pantauan awak media, ruang kelas tampak kusam, meja dan fasilitas belajar terlihat usang serta minim peremajaan. Lingkungan sekolah pun tidak terawat, dengan drainase dipenuhi sampah dan lumpur yang berpotensi menjadi sumber penyakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Koridor sekolah memperlihatkan plafon mulai menghitam dan dinding yang mengelupas. Sementara di area luar, saluran air terlihat kotor dan tersumbat, memperkuat dugaan lemahnya pengelolaan sarana dan prasarana.

 

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius: ke mana sebenarnya aliran anggaran yang selama ini digelontorkan?

 

Sekolah Tertutup, Akses Informasi Dibatasi:

 

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media pada Senin, 6 April 2026 pukul 12.30 WIB tidak berjalan mulus. Saat tiba di lokasi, sekolah dalam keadaan tertutup.

 

Seorang penjaga sekolah bernama Gusti menyampaikan bahwa kegiatan belajar telah selesai lebih awal.

 

“Murid sudah pulang, ada acara halalbihalal di luar,” ujarnya.

 

Namun ketika diminta untuk memberikan kontak Kepala Sekolah, Suliyah, permintaan tersebut ditolak.

 

“Tanpa izin kepala sekolah saya tidak berani memberikan, itu nomor pribadi,” katanya.

 

Sikap ini dinilai tidak kooperatif dan terkesan membatasi akses informasi publik. Padahal, sebagai lembaga pendidikan negeri yang dibiayai negara, transparansi merupakan kewajiban, bukan pilihan.

 

Dana Besar, Realisasi Dipertanyakan

Berdasarkan data yang dihimpun, aliran dana BOS ke sekolah ini tergolong sangat besar:

 

Tahun 2024

READ  Kapolres Simalungun Dampingi Tim ITWASUM Polri Tinjau Pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2024 di Parapat

Tahap 1 sekolah menerima kucuran anggaran Rp 644.250.000 dan di alokasikan untuk kegiatan sarana dan prasarana sebesar Rp 14.228.270. Di tahap 2 sebesar Rp 644.250.000 dan kegiatan Pemeliharaan sarpras: Rp 110.116.730

 

Tahun 2025

Tahap 1 sekolah menerima kucuran anggaran Rp 620.250.000 untuk kegiatan pemeliharaan sarpras: Rp 26.454.365 di tahap 2 sebesar Rp 620.250.000 kegiatan pemeliharaan sarpras: Rp 164.444.203

 

Total dana tahun 2025 di terima sekolah mencapai Rp 1.240.500.000.

 

Jika diakumulasi, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana mencapai ratusan juta rupiah. Namun ironisnya, kondisi fisik sekolah justru menunjukkan sebaliknya.

 

Aroma Ketidaksesuaian Kian Menguat

Perbandingan antara besarnya anggaran dan kondisi riil di lapangan memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan dana.

 

Publik kini mempertanyakan:

Apakah anggaran benar-benar digunakan sesuai peruntukannya? Siapa yang bertanggung jawab atas kondisi sekolah yang memprihatinkan ini? dan mengapa transparansi informasi terkesan ditutup-tutupi.

 

Desakan Audit dan Penyelidikan serta

Sorotan kini mengarah kepada:

 

* Gubernur Sumatera Utara

 

* Inspektorat Daerah

 

* Aparat Penegak Hukum (APH)

 

Masyarakat mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana BOS di SMA Negeri 2 Bandar.

 

Jika ditemukan adanya penyimpangan, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu.

 

Pendidikan Jangan Jadi Korban

Sekolah seharusnya menjadi tempat yang layak, aman, dan nyaman bagi siswa untuk belajar. Namun jika anggaran besar tidak berbanding lurus dengan kondisi nyata, maka yang menjadi korban adalah kualitas pendidikan itu sendiri.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan bukan sekadar formalitas, melainkan keharusan.

(Red/Team)

www.liputanmetrosumut.com

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus Disambut Hangat, Pisah Sambut Polres Simalungun Berlangsung Khidmat dan Humanis
Hadiri Pisah Sambut Kapolres Simalungun: Bupati Tegaskan Sinergi untuk Masyarakat Harus Terus Diperkuat
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Laksanakan Pengamanan dan Montoring Pengisian BBM di SPBu 
Sat Samapta Laksanakan Patroli R4 Antisipasi 3C
Polsek Siantar Timur Ajak Warga Kelurahan Asuhan Jaga Kamtibmas Kondusif 
Polantas Karib, Sat Lantas Polres Pematangsiantar Bagikan Stiker Tertib Berlalu Lintas
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur SALING di Satkamling Senangin
Berita ini 54 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:29 WIB

Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus Disambut Hangat, Pisah Sambut Polres Simalungun Berlangsung Khidmat dan Humanis

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

Hadiri Pisah Sambut Kapolres Simalungun: Bupati Tegaskan Sinergi untuk Masyarakat Harus Terus Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 13:12 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Jumat, 18 September 2026 - 11:03 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Laksanakan Pengamanan dan Montoring Pengisian BBM di SPBu 

Jumat, 18 September 2026 - 11:02 WIB

Sat Samapta Laksanakan Patroli R4 Antisipasi 3C

Berita Terbaru

BATAM /KEPULAUAN RIAU

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:12 WIB

Berita

Sat Samapta Laksanakan Patroli R4 Antisipasi 3C

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:02 WIB