SLB Negeri Sidikalang Butuh Perhatian Serius Pemprov Sumut, Kekurangan Guru dan Fasilitas Jadi Tantangan Besar

- Reporter

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewah, sekolah SLB Sidikalang

Foto istimewah, sekolah SLB Sidikalang

Liputanmetrosumut.com   ||  Dairi – Sidikalang –       Semangat untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus terus ditunjukkan oleh keluarga besar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sidikalang, Kabupaten Dairi. Namun di balik semangat tersebut, sekolah ini masih menghadapi berbagai keterbatasan yang membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

 

Kondisi minimnya tenaga pendidik serta keterbatasan sarana dan prasarana seperti tidak adanya ruangan keterampilan dan juga ruangan kepala sekolah menjadi tantangan utama dalam proses belajar mengajar di sekolah yang menjadi tempat menimba ilmu bagi anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

 

Saat ini, SLB Negeri Sidikalang hanya memiliki tujuh tenaga pengajar yang terdiri dari dua guru PNS, dua guru PPPK, satu guru paruh waktu, dan tiga guru honorer GTK. Kondisi ini diperkirakan akan semakin berat karena pada tahun 2026 dua guru PNS yang ada dijadwalkan memasuki masa purna tugas.

 

Plt Kepala Sekolah SLB Negeri Sidikalang, Rida Rosdiani Sinaga, saat ditemui awak media pada Kamis (4/6/2026), mengungkapkan harapannya agar sekolah yang dipimpinnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

 

“Kami memiliki keinginan besar untuk terus memajukan SLB Negeri Sidikalang. Namun masih banyak kekurangan yang perlu mendapat dukungan, mulai dari ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang keterampilan, hingga kebutuhan tenaga pengajar yang masih sangat terbatas,” ujarnya.

 

Meski berada dalam keterbatasan, para siswa tetap menunjukkan kemampuan dan kreativitas yang membanggakan. Salah satu program unggulan yang terus dikembangkan adalah pelatihan keterampilan menjahit. Dari program tersebut, para siswa telah berhasil menghasilkan berbagai karya, termasuk rompi berbahan kain Ulos Batak yang memiliki nilai budaya dan ekonomi.

 

Menurut Rida, pengembangan keterampilan menjadi bagian penting dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus agar mereka memiliki bekal kemandirian di masa depan.

 

Karena itu, pihak sekolah berharap perhatian dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si. agar kebutuhan sekolah dapat segera dipenuhi.

 

“Anak-anak kami memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan perhatian lebih terhadap SLB Negeri Sidikalang, baik dari sisi penambahan guru maupun peningkatan fasilitas pendukung pembelajaran,” harapnya.

 

Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Dukungan pemerintah terhadap SLB Negeri Sidikalang diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi para siswa untuk berkembang sesuai potensi yang mereka miliki.

 

Dengan berbagai keterbatasan yang ada saat ini, perhatian dan dukungan dari pemerintah menjadi harapan besar agar SLB Negeri Sidikalang dapat terus menjadi rumah belajar yang nyaman, aman, dan mampu melahirkan generasi berkebutuhan khusus yang mandiri, terampil, serta berdaya saing.

 

(Red01-Siahaan) 

Berita Terkait

PLT Kepsek SMAN 5 Binjai Bantah Tudingan Minta Dana ke DLH: “Itu Hoaks dan Fitnah”
Kapolres Pematangsiantar Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Murid TK Kemala Bhayangkari 06
Polsek Siantar Utara Amankan Terduga Pelaku Pencurian Timbangan Duduk di Jalan Mufakat
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Bersama Petani Binaan Panen Jagung 
Polsek Siantar Timur Mediasi Permasalahan Pelemparan Rumah Warganya
Ungkap Peredaran Narkoba Polres Pematangsiantar Amankan AM Didepan Rumah
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Sambangi Petani Binaan Jemur Jagung
Anggaran Dana Non Earmark dan Earmark Desa Gurgur Aek Raja T. A. 2025 perlu di Evaluasi
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:59

PLT Kepsek SMAN 5 Binjai Bantah Tudingan Minta Dana ke DLH: “Itu Hoaks dan Fitnah”

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:28

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Murid TK Kemala Bhayangkari 06

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:24

Polsek Siantar Utara Amankan Terduga Pelaku Pencurian Timbangan Duduk di Jalan Mufakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:22

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Bersama Petani Binaan Panen Jagung 

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:21

Polsek Siantar Timur Mediasi Permasalahan Pelemparan Rumah Warganya

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Sambangi Petani Binaan Jemur Jagung

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:27

Anggaran Dana Non Earmark dan Earmark Desa Gurgur Aek Raja T. A. 2025 perlu di Evaluasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:16

Polres Langkat Lakukan Pendalaman Terkait Pemberitaan Dugaan Penggelapan Hasil Penjualan Sawit

Berita Terbaru