Ops Keselamatan Toba, Kasat Lantas Polres Simalungun Tegaskan Pengawasan Ketat Truk ODOL Jelang Idul Fitri 1446 H

- Reporter

Rabu, 12 Februari 2025 - 05:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com ||Simalungun-Sumut-    Dalam rangka Operasi Keselamatan Toba 2025 menjelang Idul Fitri 1446 H, Polres Simalungun memperketat pengawasan terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL). Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Jonni Fatiaro H Sinaga, SH., menegaskan komitmen kepolisian dalam menegakkan aturan untuk mencegah kecelakaan dan kerusakan infrastruktur jalan.

“Pelanggaran ODOL masih menjadi permasalahan serius yang perlu mendapat perhatian khusus, terutama menjelang arus mudik Idul Fitri,” ungkap Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Rabu (12/2) siang.

Mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Menteri Perhubungan No 60 Tahun 2019, UU No 22 Tahun 2009, dan PP No 55 Tahun 2012, setiap kendaraan angkutan barang wajib mematuhi ketentuan tentang batas muatan dan dimensi kendaraan. “Kami mengingatkan bahwa modifikasi kendaraan harus mengikuti prosedur yang ditetapkan dan tidak boleh membahayakan keselamatan,” tegas AKP Jonni Fatiaro.

Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2025, petugas akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap beberapa aspek kendaraan angkutan barang, meliputi:
1. Dimensi dan kapasitas muatan sesuai spesifikasi pabrik
2. Kelengkapan dokumen modifikasi dan uji tipe ulang
3. Kondisi fisik kendaraan, terutama sistem rem dan ban
4. Surat-surat kendaraan dan kelengkapan administrasi lainnya

“Modifikasi kendaraan memang diperbolehkan, namun harus memenuhi syarat keselamatan. Setiap modifikasi yang mengubah konstruksi wajib melalui uji tipe ulang dan registrasi ulang,” jelas AKP Jonni Fatiaro. Ia menambahkan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan ini akan dikenakan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.

Kepolisian mencatat berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh truk ODOL, antara lain:
– Kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan
– Peningkatan risiko kecelakaan lalu lintas
– Gangguan arus lalu lintas
– Pemborosan bahan bakar
– Kerusakan pada kendaraan sendiri, seperti pecah ban dan kerusakan sistem rem

“Menjelang Idul Fitri, volume kendaraan di jalan akan meningkat signifikan. Keberadaan truk ODOL tentu akan meningkatkan risiko kecelakaan dan mengganggu kelancaran arus mudik,” tambah AKP Verry Purba.

Operasi Keselamatan Toba 2025 merupakan upaya preventif untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman menjelang Idul Fitri. Selain pengawasan terhadap truk ODOL, operasi ini juga mencakup aspek keselamatan lalu lintas lainnya.

“Kami mengajak seluruh pengusaha angkutan dan pengemudi untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. Keselamatan adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan,” tutup AKP Jonni Fatiaro. Masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dengan melaporkan pelanggaran ODOL yang ditemui di jalan.

(S.A Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com

Berita Terkait

Haru! Kapolsek Tanah Jawa Antarkan Sendiri Nenek Pikun yang Terlantar, Pulang ke Pelukan Keluarga di Tebing Tinggi Setelah Diselidiki Lewat Pemindai Iris Mata
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026: 161.243 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Idul Fitri 1447 H
Kabur 17 Bulan, “Harimau” Akhirnya Dijerat! Pelaku Pencuri Kabel Gudang Senilai Rp20 Juta Ditangkap Reskrim Polsek Perdagangan
Kapolres Simalungun Hadiri Penutupan TMMD ke-127! TNI-Polri-Pemda Bersatu Bangun Desa, Warga Nikmati Sembako dan Pengobatan Gratis
Komitmen Polsek Bosar Maligas Berantas Narkoba: Kapolsek IPTU Sonni Silalahi Tangkap Bandar Licin ANP yang Kabur ke Ladang Sambil Buang Barang Bukti
Jelang Lebaran, Polres Simalungun dan Bupati Sidak Pasar — Stok Aman, Warga Tak Perlu Panic Buying!
Transaksi Sabu Tengah Malam Berhasil Digagalkan, Polres Simalungun Tangkap Pemuda 22 Tahun, Pemasok Terus Diburu
Nenek Tanpa Identitas Ditemukan di Simalungun, Polsek Tanah Jawa Imbau Warga Bantu Temukan Keluarga
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:03

Cek Kesiapan Pos Pam dan Yan Ops Ketupat Toba 2026,Kapolres Pematangsianțar Berikan Pelayanan Terbaik 

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:13

Polsek Siantar Utara Cek TKP Kandang Ayam Terbakar di Jalan Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:11

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat Sambangi Ladang Jagung Warga Binaan

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:09

Polsek Siantar Barat Maksimalkan Patroli Jalan Kaki di Pasar Horas

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:07

Ops Ketupat Toba 2026, Polres Pematangsiantar Periksa Randis dan Kelengkapan Pribadi Personil

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:11

Haru! Kapolsek Tanah Jawa Antarkan Sendiri Nenek Pikun yang Terlantar, Pulang ke Pelukan Keluarga di Tebing Tinggi Setelah Diselidiki Lewat Pemindai Iris Mata

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:58

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026: 161.243 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Idul Fitri 1447 H

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:24

Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Menjamur di Bukit Kapur Dumai, Jalan Rusak dan BBM Subsidi Disinyalir Disalahgunakan

Berita Terbaru