Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Simalungun, Puji Rahmat Harahap, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Ust. H. Ikhwanuddin Nasution, Lc., MM yang terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun periode 2026–2031.
Ucapan tersebut disampaikan dalam momentum Musyawarah Daerah (Musda) VIII MUI Kabupaten Simalungun yang berlangsung di Gedung MUI Kabupaten Simalungun, Sabtu (5/9/2026).
Puji Rahmat Harahap berharap kepemimpinan baru MUI Simalungun mampu semakin memperkuat peran ulama dalam membina umat sekaligus menjaga dan memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Simalungun.
“Atas nama FKUB Kabupaten Simalungun, kami mengucapkan selamat kepada Ustaz H. Ikhwanuddin Nasution atas amanah yang diberikan untuk memimpin MUI Simalungun. Semoga beliau bersama seluruh jajaran pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik, membawa MUI semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi pembinaan umat serta kerukunan di Kabupaten Simalungun,” ujar Puji Rahmat.
Menurutnya, keberadaan MUI dan FKUB memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang harmonis, damai dan saling menghargai.
Ia juga berharap sinergi antara MUI, FKUB, pemerintah daerah, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dapat terus ditingkatkan dalam menjaga persatuan serta menciptakan Simalungun yang aman, nyaman dan rukun.
“Kerukunan adalah tanggung jawab kita bersama. Perbedaan tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun persaudaraan dan kemajuan daerah,” tambahnya.
Dalam Musda VIII tersebut turut ditetapkan susunan pimpinan MUI Kabupaten Simalungun periode 2026–2031, yaitu Ust. H. Ikhwanuddin Nasution, Lc., MM sebagai Ketua, H. Riswan Hasibuan, S.Ag. sebagai Sekretaris Umum, dan H. Nursyamsi Adnan, S.P., MM sebagai Bendahara Umum.
Musda VIII MUI Kabupaten Simalungun dibuka oleh Ketua MUI Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Maratua Simanjuntak.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru tersebut, diharapkan MUI Kabupaten Simalungun semakin solid dalam menjalankan tugas pembinaan keumatan, memberikan pencerahan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya kehidupan yang religius, harmonis dan berkeadaban di Kabupaten Simalungun.
(Red)

















