Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Dolok Silau – Perhelatan Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron di Nagori Panribuan, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, resmi dibuka, Sabtu (15/08/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu berlangsung khidmat, meriah, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Pembukaan kerja tahun tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Dolok Silau. Bupati Simalungun diwakili Kepala Dinas Perhubungan Firdaus Girsang, S.Pt., M.M., sementara dari Dinas Pendidikan hadir Dipa Tarigan. Kehadiran pemerintah juga didampingi Camat Dolok Silau Agus Ginting serta tokoh masyarakat Dolok Silau, Elias Barus.
Rangkaian acara berlangsung semarak dengan nuansa adat dan kebersamaan masyarakat. Sejumlah warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan pembukaan pesta budaya yang menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat Nagori Panribuan.

Pangulu Nagori Panribuan, Astra Pragin Angin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sukses, aman, dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat.
“Selamat atas pelaksanaan Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan acara ini,” ujar Astra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya perwakilan Bupati Simalungun dan seluruh jajaran pemerintahan yang telah hadir serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kerja tahun bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan, menjaga nilai-nilai budaya, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat.
Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron di Nagori Panribuan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (15/8/2026) hingga Minggu (16/8/2026).
Masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sehingga pesta budaya tersebut dapat berlangsung aman, lancar, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh warga serta para tamu yang hadir.
(S.A.R.Siahaan-01)

















