Penuh Haru dan Kebanggaan, SMA Negeri 1 Tanah Jawa Lepas Guru Inspiratif Setelah 37 Tahun Lebih Mengabdi

- Reporter

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : gambar atas SMA N 1 Tanah Jawa, tampak sebelah kiri Bu Rani Pangaribuan di dampingi suami, sebelah kanan kepala sekolah SMA N 1 Tanah Jawa Ramanyati Lubis S.Pd., M.Pd

Foto : gambar atas SMA N 1 Tanah Jawa, tampak sebelah kiri Bu Rani Pangaribuan di dampingi suami, sebelah kanan kepala sekolah SMA N 1 Tanah Jawa Ramanyati Lubis S.Pd., M.Pd

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Tanah Jawa –     Suasana emosional dan penuh haru menyelimuti keluarga besar SMA Negeri 1 Tanah Jawa dalam acara purna tugas salah satu guru senior terbaik mereka, Rani Pangaribuan, yang telah mengabdikan diri selama 37 tahun 6 bulan di dunia pendidikan.

 

Momen perpisahan itu bukan sekadar seremoni pelepasan masa tugas, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi panjang seorang pendidik yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah SMA Negeri 1 Tanah Jawa.

 

Dikenal sebagai sosok guru yang disiplin, penuh kasih, dan berdedikasi tinggi, Rani Pangaribuan menjadi figur inspiratif bagi para siswa maupun rekan sesama tenaga pendidik. Ketulusan dan pengabdiannya dalam mendidik generasi muda meninggalkan kesan mendalam di hati banyak orang.

 

Kepala SMA Negeri 1 Tanah Jawa, Ramayanti Lubis, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangga dan harunya terhadap pengabdian panjang yang telah diberikan Bu Rani kepada sekolah tersebut.

 

Dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (08/05/2025), Kepala Sekolah Ramayanti Lubis menyampaikan bahwa Bu Rani merupakan sosok yang telah melewati berbagai perjalanan dan perkembangan sekolah sejak usia muda hingga kini telah menjadi seorang nenek.

 

“Saya sangat bangga kepada sosok Bu Rani. Beliau sudah lama mengabdi di sekolah ini, mulai dari masih anak gadis hingga sekarang sudah mempunyai cucu,” ungkap Ramayanti dengan mata berkaca-kaca.

 

Pada kesempatan itu, Bu Rani Pangaribuan turut mengenang awal perjalanan pengabdiannya sebagai tenaga pendidik sejak tahun 1988.

 

“Dari tahun 1988 saya sudah mulai tugas mengajar di sini. Waktu itu saya baru tamat kuliah dan masih gadis, sampai sekarang ini,” ujar Rani dengan penuh haru.

 

Dalam acara tersebut, Bu Rani tampak didampingi sang suami, sosok yang selama ini menjadi pendamping setia dalam perjalanan panjang pengabdiannya sebagai guru.

 

Selama puluhan tahun bertugas di SMA Negeri 1 Tanah Jawa, ibu Rani Pangaribuan mengaku banyak mengalami suka dan duka dalam mendidik para siswa. Namun kecintaannya terhadap dunia pendidikan membuat dirinya tetap bertahan dan terus memberikan yang terbaik bagi anak didiknya.

 

Dengan penuh ketulusan, ia menanamkan nilai kedisiplinan, semangat belajar, serta pendidikan karakter kepada generasi muda yang dibimbingnya selama ini.

 

Rani Pangaribuan juga mengaku bangga melihat banyak alumni SMA Negeri 1 Tanah Jawa yang kini berhasil meraih kesuksesan di berbagai bidang, mulai dari pegawai swasta, aparatur sipil negara, anggota kepolisian, militer, hingga pejabat pemerintahan.

 

“Dalam mendidik anak-anak dengan hati yang tulus, saya selalu punya semangat luar biasa agar mereka menjadi anak-anak yang disiplin dan cerdas. Saya bangga karena banyak alumni yang sudah berhasil dan sukses di berbagai bidang,” tuturnya.

 

Di penghujung sambutannya, Rani Pangaribuan menyampaikan harapan besar bagi kemajuan SMA Negeri 1 Tanah Jawa di bawah kepemimpinan Ibu Ramayanti Lubis S.Pd.,M.Pd

 

“Semoga ke depannya SMA Negeri 1 Tanah Jawa ini, di bawah kepemimpinan ibu kami yang baik, Ibu Ramayanti Lubis, menjadi sekolah yang semakin luar biasa. Apalagi tahun ini banyak siswa kami yang lulus ke perguruan tinggi tingkat nasional,” ucapnya penuh semangat.

 

Pengabdian hampir empat dekade yang dijalani Rani Pangaribuan menjadi bukti nyata bahwa seorang guru bukan hanya pengajar di ruang kelas, melainkan juga pelita yang menerangi masa depan generasi bangsa.

(Red-01)

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Hadir Di Muswil VII KAHMI Sumut, Bupati Simalungun Berharap Terbangun Kolaborasi Yang Kuat Dengan Pemerintah
“Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba, Polres Simalungun Amankan 2 Tersangka dan Sita Sabu Seberat 142,42 Gram di Simalungun & Batubara” 
Polisi Hadir di Jalan Raya Sejak Pagi, Sat Lantas Polres Langkat Wujudkan Keamanan dan Kelancaran Aktivitas Masyarakat
Sampaikan Pesan Kamtibmas,Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Hadiri Penutupan Pelatihan Kader Posyandu 
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Laksanakan BLP Guna Memelihara Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas
Polsek Siantar Selatan GPM, 74 Zak Beras SPH Terjual 
Polseķ Sianțar Martoba Selesaikan Permasalahan Warganya Dengan Mediasi 
Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Penganiayaan di Perumahan Asido
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:24

Penuh Haru dan Kebanggaan, SMA Negeri 1 Tanah Jawa Lepas Guru Inspiratif Setelah 37 Tahun Lebih Mengabdi

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:21

Hadir Di Muswil VII KAHMI Sumut, Bupati Simalungun Berharap Terbangun Kolaborasi Yang Kuat Dengan Pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:49

“Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba, Polres Simalungun Amankan 2 Tersangka dan Sita Sabu Seberat 142,42 Gram di Simalungun & Batubara” 

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:45

Polisi Hadir di Jalan Raya Sejak Pagi, Sat Lantas Polres Langkat Wujudkan Keamanan dan Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:03

Sampaikan Pesan Kamtibmas,Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Hadiri Penutupan Pelatihan Kader Posyandu 

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:00

Polsek Siantar Selatan GPM, 74 Zak Beras SPH Terjual 

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:58

Polseķ Sianțar Martoba Selesaikan Permasalahan Warganya Dengan Mediasi 

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:56

Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Penganiayaan di Perumahan Asido

Berita Terbaru