Dua Pekan Menu MBG Bermasalah di Simalungun: Dugaan Sunat Porsi dan Lemahnya Pengawasan Satgas Disorot

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 13:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – P. Raya –     Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Bangun Bangsa, Teguh Sinaga di Kabupaten Simalungun kembali menuai sorotan. Satgas MBG yang juga dipimpin oleh Wakil Bupati Simalungun dinilai kurang memberikan perhatian serius terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada para siswa.(21/04/2026)

 

Sorotan ini mencuat setelah adanya temuan di lapangan terkait menu dari dapur MBG di lingkungan V kelurahan Sondi, Hapoltakan ,kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun yang disebut-sebut bermasalah selama dua minggu berturut-turut. Sejumlah siswa-siswi dari beberapa sekolah mengeluhkan porsi dan kualitas lauk yang dinilai jauh dari standar gizi yang layak.

 

“Daging ayam yang disajikan terlalu kecil, sementara ikan nila yang diberikan bahkan masih bersisik dan ukurannya juga tidak layak,” ungkap beberapa siswa-siswi dari sekolah yang berbeda yang enggan disebutkan namanya.

 

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya praktik pengurangan porsi oleh oknum tertentu, baik dari pihak suplayer maupun tenaga ahli gizi yang bertanggung jawab dalam penyusunan menu. Selain itu, aspek kebersihan makanan juga menjadi perhatian serius, mengingat program ini menyasar anak-anak sekolah yang membutuhkan asupan sehat dan higienis.

 

Upaya konfirmasi kepada pihak terkait justru menimbulkan tanda tanya. Saat dikonfirmasi, pihak suplayer dengan tenang menyatakan agar hal tersebut ditanyakan langsung ke dapur. Sementara itu, ketika tenaga ahli gizi dihubungi, yang bersangkutan tidak merespons dan tidak mengangkat telepon meskipun dalam kondisi aktif.

 

Sikap tersebut semakin memperkuat dugaan adanya indikasi permainan antara pihak suplayer dan tenaga ahli gizi dalam pengelolaan menu MBG. Jika benar, hal ini tidak hanya mencederai tujuan program, tetapi juga berpotensi merugikan kesehatan siswa demi kepentingan keuntungan pribadi.

 

Minimnya pengawasan dari Satgas MBG Simalungun pun menjadi sorotan utama. Publik mempertanyakan komitmen dan keseriusan pihak terkait dalam memastikan program ini berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

 

Masyarakat berharap Satgas MBG segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur MBG di Hapoltakan. Teguran keras hingga sanksi tegas dinilai perlu diberikan kepada pihak-pihak yang terbukti lalai atau sengaja melakukan pelanggaran.

 

“Jangan sampai orang tua siswa turun langsung melakukan protes. Ini menyangkut kesehatan anak-anak,” tegas sumber tersebut.

 

Program MBG sejatinya merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda. Namun tanpa pengawasan ketat dan integritas pelaksana di lapangan, program ini justru berpotensi menjadi ladang penyimpangan.

 

Kini, publik menunggu langkah nyata dari Satgas MBG Simalungun—apakah akan bertindak tegas atau membiarkan persoalan ini terus berlarut.Hingga berita ini di layangkan ke meja redaksi belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

(Red)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan
Berawal dari Informasi Warga, Polres Pematangsiantar Ringkus Mahasiswa Pembawa 10 Butir Ekstasi
Terbongkar Lewat Undercover, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Polres Pematangsiantar dengan Dua Paket Sabu
Polseķ Siantar Martoba Amankan Tiga Anak Diduga Curi HP di Simpang Kerang 
Polsek Siantar Martoba Mediasi Masalah Ibu Kandung dan Anaknya di Jalan Batu Permata Raya 
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Dampingi Penjualan Jagung Petani Binaan ke Bulog 
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Kapolsek Siantar Timur Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:35

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:29

Berawal dari Informasi Warga, Polres Pematangsiantar Ringkus Mahasiswa Pembawa 10 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:26

Terbongkar Lewat Undercover, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Polres Pematangsiantar dengan Dua Paket Sabu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:24

Polseķ Siantar Martoba Amankan Tiga Anak Diduga Curi HP di Simpang Kerang 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:22

Polsek Siantar Martoba Mediasi Masalah Ibu Kandung dan Anaknya di Jalan Batu Permata Raya 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:18

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Kapolsek Siantar Timur Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:10

Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34

Diduga Hindari Konfirmasi, Perangkat Nagori Sorba Dolok Tinggalkan Kantor Saat Wartawan Pertanyakan ADD dan Penyertaan Modal BUMNag 2025

Berita Terbaru