Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Kepedulian terhadap keselamatan warga kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Seorang nenek lanjut usia ditemukan tanpa identitas di wilayah Kabupaten Simalungun. Menyikapi hal tersebut, Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara segera bergerak cepat dengan menyampaikan pengumuman kepada masyarakat guna membantu menemukan keluarga dari nenek tersebut.
Informasi ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa, Iptu Fritsel G. Sitohang, S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Senin (09/03/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang berupaya mencari keluarga dari nenek yang ditemukan tanpa membawa identitas tersebut.
“Benar, kami menerima informasi adanya seorang nenek lanjut usia yang ditemukan di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa tanpa membawa identitas. Saat ini kami mengumumkan kepada masyarakat agar jika ada yang mengenali, dapat segera menghubungi pihak kepolisian,” ujar Iptu Fritsel.
Menurutnya, langkah penyebaran informasi ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat agar setiap warga yang membutuhkan bantuan dapat segera mendapatkan pertolongan, termasuk upaya mempertemukan kembali seseorang dengan keluarganya.
“Polri hadir untuk masyarakat. Kami berharap melalui informasi ini, masyarakat dapat membantu memberikan informasi sehingga nenek tersebut bisa segera dipertemukan kembali dengan keluarganya,” ucapnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, nenek tersebut diperkirakan berusia sekitar 70 hingga 80 tahun. Ia memiliki postur tubuh kecil dan kurus, dengan tinggi badan sekitar 150 hingga 155 sentimeter. Kulitnya berwarna sawo matang, dengan rambut beruban putih keabu-abuan yang disisir ke belakang.
Dari pengamatan petugas, nenek tersebut memiliki wajah berbentuk oval dengan kerutan yang cukup jelas di bagian dahi serta sekitar mata, yang menunjukkan tanda-tanda usia lanjut. Matanya berwarna cokelat gelap, dengan hidung berukuran sedang dan bibir tipis.
Selain ciri fisik, polisi juga mencatat pakaian yang dikenakan saat nenek tersebut ditemukan. Ia terlihat memakai kemeja lengan panjang berwarna biru tua serta celana panjang berwarna abu-abu.
“Kondisi nenek tersebut saat ditemukan tampak tenang dan sedang duduk. Namun beliau tidak membawa identitas apa pun yang bisa menunjukkan asal-usul atau keluarganya,” ungkap Iptu Fritsel.
Karena tidak ditemukan dokumen identitas ataupun barang yang dapat menunjukkan alamat keluarga, pihak kepolisian memutuskan untuk menyampaikan pengumuman terbuka kepada masyarakat agar informasi tersebut dapat segera menyebar luas.
“Kami berharap masyarakat yang merasa mengenali atau mengetahui keluarga dari nenek tersebut dapat segera datang atau menghubungi Polsek Tanah Jawa. Dengan demikian, kami dapat membantu mempertemukan kembali beliau dengan keluarganya,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk turut peduli apabila menemukan warga lanjut usia yang terlihat kebingungan atau diduga tersesat. Menurutnya, kerja sama masyarakat sangat penting dalam membantu tugas-tugas kemanusiaan.
“Peran masyarakat sangat penting. Jika ada yang mengetahui identitas nenek ini atau keluarganya, mohon segera menyampaikan informasi kepada kami. Semoga dengan bantuan masyarakat, nenek ini bisa segera kembali ke tengah keluarganya,” tutur Iptu Fritsel.
Saat ini, informasi mengenai penemuan nenek tersebut juga telah disebarkan melalui berbagai saluran komunikasi masyarakat, termasuk media sosial dan jaringan informasi warga di wilayah Kabupaten Simalungun.
Polsek Tanah Jawa berharap dengan penyebaran informasi yang luas, keluarga dari nenek tersebut dapat segera mengetahui keberadaannya dan datang menjemput.
“Kami membuka pintu bagi masyarakat yang memiliki informasi. Silakan datang langsung ke Polsek Tanah Jawa agar nenek tersebut dapat segera dipertemukan kembali dengan keluarganya,” pungkasnya.
Langkah cepat yang dilakukan kepolisian ini menjadi bagian dari komitmen Polres Simalungun dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus memastikan setiap warga yang membutuhkan bantuan dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.
(S.A.R.Siahaan)
www.liputanmetrosumut.com

















