Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M., mewakili Kapolda Sumut dalam kegiatan Safari Ramadan di Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah, Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi Ulama dan Polri dalam Membangun Kesadaran Spiritual Manusia Modern” ini menjadi ajang mempererat silaturahmi lintas elemen masyarakat.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Jumat malam sekitar pukul 23.20 WIB menjelaskan, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 17.20 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh tokoh agama, pemerintah daerah, unsur TNI, Polri, dan masyarakat.
“Kegiatan buka bersama ini merupakan wujud dari Polri untuk bersilaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ormas dalam membangun ukhuwah Islamiah guna mendukung transformasi Polri yang presisi,” ujar AKP Verry Purba.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan ucapan selamat datang dari perwakilan Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah. Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Tarekat Naqsyabandiyah Kholidiyah Jalaliyah Buya Dr. Syekh Muhammad Nur Ali Al Kholidy, S.Ag., M.Hum., yang juga memberikan tausiah di penghujung acara.
“Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, S.H., dan Kadispora Simalungun Bob Fresly Saragih, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Simalungun turut memberikan kata sambutan dalam acara ini,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres Simalungun dalam arahannya menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolda Sumut karena ada kegiatan dinas. Ia juga mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada Polda Sumut dan Polres Simalungun.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” ucap Kapolres yang disampaikan oleh Kasi Humas.
Dalam arahannya, Kapolres juga menyinggung kondisi global yang berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia. Ia mengingatkan bahwa konflik internasional saat ini berdampak pada daya beli masyarakat yang meningkat, sehingga berpotensi membawa dampak negatif terhadap situasi kamtibmas di tengah masyarakat.
“Akibat konflik internasional, daya beli di pasar menjadi tinggi sehingga bisa berdampak negatif terhadap situasi kamtibmas di tengah masyarakat. Kita harus waspada dan saling menjaga keamanan bersama,” ungkap Kapolres mengingatkan.
Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Kapolres juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik. Ia menyarankan agar masyarakat berhati-hati dalam perjalanan agar bisa berkumpul bersama keluarga saat hari kemenangan tiba.
“Saat ini kita akan menghadapi Idul Fitri 1447 H, jadi kami sarankan untuk hati-hati mudik, hati-hati dalam perjalanan agar bisa melaksanakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga dengan selamat,” ujar Kapolres.
Salah satu momen paling berkesan dalam acara ini adalah pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa oleh Kapolres Simalungun bersama undangan Forkopimda. Aksi kepedulian sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir.
“Pemberian santunan ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Ini adalah bagian dari nilai-nilai kemanusiaan yang kami junjung tinggi,” ungkap AKP Verry.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Simalungun KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kabag Sumda KOMPOL Manaek Ritonga, S.H., M.H., Kabag Log KOMPOL Pandapotan Butar-Butar, S.H., jajaran Kasat dan Kapolsek sejajaran, serta perwakilan pengurus dan jemaah Tarekat Naqsyabandiyah Kholidiyah Jalaliyah se-Sumatera Utara.
Dari unsur TNI hadir Wadandenpom Mayor CPM Safruddin Hutasuhut dan Kapten R. Pasaribu selaku Danramil 06/Perdagangan yang mewakili Dandim 0207/Simalungun. Hadir pula Camat Bandar Masilam Ida Royani Damanik, S.Pd., M.AP., Pangulu Bandar Tinggi Samsiadi, S.Sos.I., M.Si., dan tokoh masyarakat setempat.
Acara ditutup dengan tausiah dari Buya Dr. Syekh Muhammad Nur Ali Al Kholidy yang mengajak hadirin untuk berpegang teguh pada kebenaran dan berpaling dari kepalsuan, sesuai moto kegiatan. Doa penutup kemudian dipanjatkan bersama, diikuti sesi foto bersama sebagai kenangan.
“Kegiatan ini sangat bermakna dalam memperkuat kolaborasi ulama dan Polri untuk membangun kesadaran spiritual masyarakat modern,” pungkas AKP Verry Purba.
(S.A.R.Siahaan)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















