Liputanmetrosumut.com || Jakarta – Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Kepegawaian yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Rabu (19/11/2025) di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta.
Rakornas ini merupakan forum besar yang mewadahi para pengambil kebijakan dari seluruh Indonesia. Acara tersebut mengusung tema “ASN Bergerak Bersama Wujudkan Asta Cita” sebagai ruang strategis untuk mengonsolidasikan arah kebijakan manajemen ASN (Aparatur Sipil Nagara) dalam mendukung delapan agenda besar pembangunan nasional yang tercantum dalam Asta Cita.

Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa, Rakornas 2025 menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memastikan manajemen ASN berjalan berbasis data, lincah, dan responsif terhadap tantangan sektor publik, mulai dari pangan, pelayanan sosial, hingga transformasi digital.
BKN juga akan menekankan pemanfaatan data talenta ASN sebagai basis pengambilan keputusan, khususnya dalam percepatan mobilitas talenta yang adaptif, responsif, dan mampu memenuhi kebutuhan program prioritas bangsa.
Salah satu rangkaian acara yang menjadi sorotan adalah ASN Digital AI Hackathon 2025 dengan tema “Inovasi AI untuk Mewujudkan Asta Cita ASN Unggul”. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dan eksplorasi gagasan kreatif dari para ASN se-Indonesia untuk memecahkan berbagai tantangan dalam tata kelola aparatur negara, mulai dari sistem seleksi dan pengembangan karir, manajemen talenta, hingga pengelolaan kinerja dan layanan kepegawaian digital.
Usai mengikuti sesi arahan, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih menyebutkan, Rakornas ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Simalungun, tentang tuntutan baru terhadap kinerja ASN.

“Arahan nasional yang disampaikan BKN harus menjadi pegangan kita. ASN di Kabupaten Simalungun harus bergerak lebih cepat, lebih responsif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan,”ujar Bupati.
Menurut Bupati Simalungun, tantangan pelayanan publik saat ini membutuhkan ASN yang adaptif, profesional, dan inovatif, sehingga transformasi birokrasi tak bisa lagi dilakukan secara biasa-biasa saja.
“Seluruh pegawai ASN di Kabupaten Simalungun harus siap. Kita ingin memastikan reformasi ASN benar-benar berdampak bagi masyarakat, serta untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.
Acara ini juga diisi oleh sejumlah pemateri penting, antara lain Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, Menteri Sosial Drs. KH. Saifullah Yusuf, dan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. Hadir juga gubernur dan bupati/walikota dari seluruh Indonesia sebagai perwakilan pemerintah daerah.
(S.A.Ricardo.Siahaan)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















