Liputanmetrosumut.com || Asahan – Gudang Mafia penampungan Inti Sawit Ilegal masih tetap beroperasi yang di sinyalir seperti merasa kebal hukum, lokasi bertempat di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Dusun 4, Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatra Utara. Senin (17/11/2025)
Masyarakat sekitar yang tidak ingin namanya di publikasikan ke media saat dikonfirmasi wartawan di pada hari Senin 10 November 2025 kemarin, ia mengatakan bahwasannya gudang mafia penampungan inti sawit ilegal tersebut, sudah hampir dua bulan berjalan dengan sangat mulus untuk beroperasi, sepertinya sampai saat ini tidak ada penindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH).
“Ironisnya, lokasi gudang mafia penampungan inti sawit ilegal tersebut yang berada di pinggir jalan lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya lokasinya di Pabrik Aspal yang tidak lagi beroperasi yang bertempat di Desa Pulau Maria, “Ungkapnya Sumber kepada awak media
Lanjut masyarakat menyampaikan lagi di setiap hari terlihat puluhan truck pengangkut inti sawit yang berasal dari berbagai perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang keluar masuk dari gudang tersebut untuk menjual inti sawit kepada mafia pemilik gudang penampungan ilegal
Harapannya masyarakat juga pihak Aparat Penegak Hukum (APH) Khususnya Polres Asahan agar segera untuk menindak gudang mafia inti sawit tersebut dan sekaligus menutup aktivitas gudang mafia yang diduga ilegal
Sementara awak media terus memantau lokasi gudang mafia penampungan inti sawit yang masih bebas untuk beraktivitas melakukan bongkar muat inti sawit dan sementara dibagian depan gudang, tersebut tersedia pos jaga untuk tempat para body guard bos mafia mangkal.
“Akibat keluar masuknya mobil truck pengangkut inti dari gudang mafia penampungan tersebut yang telah membuat arus lalu lintas menjadi terganggu dan rawan kecelakaan di jalinsum Pulau Maria, “Ujarnya
“Sementara Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH, S.I.K, MH saat dikonfirmasi wartawan melalui via pesan WhatsApp mengucapkan Trimakasih infonya pak, kami lakukan penyelidikan, “Ucap Kapolres Asahan Revi
(Team/Asahan)
Editor : Redaksi
www.liputanmetrosumut.com

















