Pemkab Simalungun Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025

- Reporter

Senin, 2 Juni 2025 - 12:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com || Simalungun –      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila (Harlah) Tahun 2025, dipusatkan di lapangan Koramil 08/Bangun Jl. Asahan Nagori Pantoan Maju Kecamatan Siantar, Simalungun, Sumut, Senin (2/6/2025).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Simalungun diwakili Wakil Bupati, Benny Gusman Sinaga dan sebagai Komandan Upacara (Dan Up), Kapten Inf Bangsawan Harahap (Danramil 17 Sidamanik) dan Sebagai Perwira Upacara, Kapten Inf Rudianto (Pasi Pers Dim 0207/Sml).

Upacara peringatan Harlah Pancasila Tahun 2025 ini bertemakan “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh Purna Paskibraka Tahun 2024 Kabupaten Simalungun, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dilanjutkan dengan hening cipta dipimpin oleh Irup, dirangkai dengan Pembacaan Teks Pancasila, kemudian Pembacaan Pembukaan UUD Tahun 1945 dilaksankan oleh Irene Natalina Sebayang.

Peserta upacara terdiri dari barisan TNI, Polri, Pangulu, Satpol PP, BPBD, ASN, THM, Pramuka, Pelajar dan dihadiri oleh Forkopimda, Sekda, staf ahli Bupati, asisten, pimpinan perangkat daerah, Danramil se Kodim 0207/Sml, Ketua KPU dan Kepala BNN Simalungun.

Selain itu, tampak juga hadir Staf Ahli PKK Simalungun, Ny Rospita Benny Gusman Sinaga bersama pengurus TP PKK Simalungun, Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Simalungun, OKP, tokoh adat dan undangan lainnya.

Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi dalam pidato tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga.

Wakil Bupati menyampaikan, Pancasila bukan sekedar dokumen history dan teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur.

Untuk itu mari kita merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Pancasila mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda.


Dalam konteks pembangunan nasional, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas, menuju Indonesia emas 1945. Salah satu yang paling fundamental dalam asta cita adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.

Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan bahwa, pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial.

Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Oleh karena itu melalui Asta Cita kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan, dari pendidikan, birokrasi, ekonomi hingga ruang ruang digital.

Sebagai BPIP, kita terus berkomitmen menghadirkan berbagai program strategis, dari pembinaan ideologi di lingkungan pendidikan, pelatihan ASN dan aparat negara, penguatan kurikulum Pancasila, hingga kolaborasi lintas sektor untuk mengarusutamakan Pancasila diberbagai lapisan masyarakat.

Semua ini bertujuan agar Pancasila tidak hanya di hafal, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata. Kita ingin Indonesia yang maju bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara moral dan berkeadilan.

Kita ingin Indonesia yang dihormati bukan hanya karena kekuatan ekonomi, tetapi karena keluhuran budinya dan kebijaksanaan rakyatnya. Peringatan Hari Lahir Pencasila harus menjadi pengingat bahwa masa depan berada ditangan kita.

Jika ingin mewujudkan Indonesia Raya, tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan. Mari kita terus bergotong royong menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.(*)

(S.A Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Bupati Simalungun Apresiasi Partisipasi KTNA Turut Ambil Bagian Dalam PENAS XVII Tahun 2026
PENAS XVII di Gorontalo, Bupati Simalungun: Momen Strategis Bagi Petani dan Nelayan Memperluas Wawasan
Tim Monitoring TP PKK Sumut Kunjungi 5 Nagori Percontohan di Simalungun
Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026, Bupati Simalungun Disambut Gubernur Gorontalo
Kejuaraan Rally Pasifik 2026 Akan Berlangsung di Kabupaten Simalungun pada Agustus Mendatang
Pemkab Simalungun Raih Penghargaan Terbaik I di Acara PIISU ke-12 Tahun 2026
Akbar Putera Siregar Tekankan Pentingnya Pengawasan Internet bagi Anak dan Remaja
Bupati Simalungun Terima Penghargaan Dari Menhum RI atas Pembentukan 413 Posbankum
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13

Polres Pematangsiantar Berhasil Amankan Pemilik 5 Paket Sabu di Jalan Melanthon Siregar

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:11

Polres Pematangsiantar Amankan Terduga Pelaku Kepemikan Sabu dan Ekstasi di Jalan Rakutta Sembiring

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:10

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Sambang Kamtibmas Kepada Petani Binaan

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:08

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Selesaikan Perkelahian Warga Dengan Problem Solving

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:01

Polres Simalungun Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial, 200 Warga Rasakan Manfaat di HUT Bhayangkara ke-80

Senin, 22 Juni 2026 - 14:39

Kinerja Profesional Polsek Bosar Maligas Bersinar, Unit Reskrim Cepat Ungkap Kasus Pencurian Kabel Tembaga di KEK Sei Mangkei

Senin, 22 Juni 2026 - 14:35

Dedikasi Tinggi, Kanit Gakkum Lantas Polres Simalungun Jadi Irup, Ajarkan Keselamatan Berlalu Lintas ke Siswa SD

Senin, 22 Juni 2026 - 09:31

Samapta Polres Pematangsiantar Patroli dan Monitoring Distribusi BBM di SPBU

Berita Terbaru