Liputanmetrosumut.com || Labuhanbatu Selatan – Sumut – Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus bergerak cepat, konsistensi menjadi fondasi utama bagi lembaga yang ingin tetap relevan dan dipercaya publik. Prinsip itu yang selama hampir empat dekade dijaga Yayasan Pendidikan Ki Hajar Dewantara, salah satu institusi pendidikan swasta yang telah lama berkontribusi mencetak generasi unggul di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.
Berlokasi di Jalan Jawa No. 121-A, Kota Pinang, Yayasan Pendidikan Ki Hajar Dewantara berdiri sebagai salah satu pilar pendidikan swasta yang terus bertahan, tumbuh, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di bawah kepemimpinan Ketua Yayasan Drs. H. Naga Parlaungan Lubis, M.Pd, yayasan ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembinaan pembentukan karakter, ber ahklat dan pencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Dengan akreditasi “B” dan pengalaman lebih dari 40 tahun, Yayasan Ki Hajar Dewantara dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam membangun kualitas pendidikan yang berorientasi pada prestasi, disiplin, dan pembentukan karakter peserta didik.
Salah satu unit pendidikan yang menjadi kebanggaan yayasan ini adalah SMK Ki Hajar Dewantara, yang selama ini dikenal aktif melahirkan lulusan berprestasi, terampil, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Dalam perbincangan bersama awak media Liputan Metro Sumut, Sabtu (02/05/2026), Ketua Yayasan Pendidikan Ki Hajar Dewantara, Drs. H. Naga Parlaungan Lubis, M.Pd, didampingi sang istri, menyampaikan bahwa yayasan yang dipimpinnya dibangun dari titik nol dengan semangat pengabdian terhadap dunia pendidikan.
“Yayasan ini kami bangun dari nol. Sudah puluhan tahun berdiri, dan alhamdulillah telah banyak melahirkan murid-murid berprestasi yang kini berkiprah di berbagai bidang,” ujar Drs. H. Naga Parlaungan Lubis, M.Pd.
Pernyataan itu bukan sekadar klaim. Sosok Drs. H. Naga Parlaungan Lubis dikenal luas sebagai figur pendidikan senior dengan rekam jejak panjang di sektor pendidikan. Sebelum memimpin yayasan, ia pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, mulai dari kepala sekolah hingga dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Pengalaman birokrasi dan pengabdiannya di dunia pendidikan menjadi modal penting dalam membangun fondasi Yayasan Ki Hajar Dewantara sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pembelajaran formal, tetapi juga pada pembentukan mental, etika, dan kualitas generasi muda.
Di tengah ketatnya persaingan lembaga pendidikan saat ini, Yayasan Ki Hajar Dewantara menegaskan bahwa sekolah swasta tetap memiliki ruang dan peran strategis dalam mendukung pemerataan pendidikan, khususnya di daerah.
Karena itu, pihak yayasan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap keberlangsungan sekolah swasta, khususnya dalam penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
Ketua yayasan bersama jajaran pengelola berharap Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution serta Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara dapat memberi dukungan nyata bagi pengembangan sekolah swasta, termasuk penambahan ruang kelas baru dan revitalisasi fasilitas belajar.
Menurut mereka, perhatian pemerintah terhadap sekolah swasta sangat penting agar lembaga pendidikan non-negeri mampu tumbuh sejajar dan tidak tertinggal dalam persaingan mutu pendidikan.
“Sekolah swasta juga bagian penting dari pembangunan pendidikan. Kami berharap ada perhatian lebih, khususnya dalam peningkatan fasilitas agar sekolah swasta bisa semakin maju dan mampu bersaing,” tegasnya.
Sebagai lembaga yang telah teruji waktu, Yayasan Pendidikan Ki Hajar Dewantara optimistis dapat terus menjadi bagian penting dalam mencetak generasi muda yang cerdas, terampil, dan berdaya saing.
Dengan pengalaman panjang, kepemimpinan yang matang, serta komitmen terhadap mutu pendidikan, Yayasan Ki Hajar Dewantara Kota Pinang menegaskan diri bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan rumah pembinaan generasi masa depan.
Bagi masyarakat Labuhanbatu Selatan dan sekitarnya, SMK Ki Hajar Dewantara kini menjadi salah satu pilihan pendidikan yang layak dipertimbangkan – terutama bagi orang tua yang menginginkan pendidikan berbasis disiplin, keterampilan, dan karakter untuk putra-putrinya.
(S.A.Ricardo.Siahaan)
www.liputanmetrosumut.com

















