Pemkab Simalungun Lakukan Review Pelaksanaan dan Pelaporan Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2025

- Reporter

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Sumut –           Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) telah menyelenggarakan Review Kinerja Pelaksanaan dan Pelaporan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2025, berlangsung di Kantor Baperida Kabupaten Simalungun, Pematang Raya, Sumatera Utara, pada Rabu (03/12/2025).

 

Bupati Simalungun selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Simalungun Tahun 2025 diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum, Ronald Siharmada Banjarnaor menjelaskan bahwa, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta meningkatkan risiko penyakit kronis di masa dewasa.

“Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2022, satu dari lima balita masih mengalami stunting. Pemerintah pusat melalui Rapat Kerja Nasional bersama Presiden dan Wakil Presiden menegaskan bahwa prevalensi stunting harus segera ditekan melalui kerja ekstra, kerja cerdas, dan kolaboratif dari seluruh pihak, dengan pendekatan intervensi yang konvergen, terintegrasi, dan tepat sasaran,” ujarnya.

 

Selama empat tahun terakhir, upaya percepatan penurunan stunting diarahkan untuk mencapai target prevalensi 13,2% pada tahun 2029. “Upaya ini bukan semata-mata menurunkan angka prevalensi, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.

 

Untuk mendukung pelaksanaan penurunan stunting, Pemkab Simalungun telah menerapkan lima aksi konvergensi terintegrasi, yaitu: analisis situasi program penurunan stunting, penguatan perencanaan kegiatan, penguatan pelaksanaan kegiatan, penilaian hasil monitoring dan evaluasi, serta penyusunan kebijakan.

 

“Sesuai Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi, Kabupaten Simalungun termasuk dalam lokasi fokus tersebut,” jelasnya.

 

Berdasarkan hasil pengukuran Survei Standar Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Simalungun meningkat 9,53 poin dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan perlunya percepatan penurunan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan dan pelaporannya.

 

Kepada TPPS kabupaten, kecamatan, dan nagori/kelurahan, diimbau untuk terus berinovasi dan memastikan kegiatan penanganan stunting terakomodasi dalam dokumen perencanaan, khususnya dalam Rencana Kerja Tahunan (RENJA) perangkat daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahun.

 

“Saya minta kepada seluruh perangkat daerah dan lembaga yang memiliki kader di lapangan untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas, dan menegaskan bahwa komitmen semua unsur menjadi nilai utama dalam penilaian aksi konvergensi stunting oleh pemerintah pusat,” tegasnya.

 

“Mari kita bekerja bersama. Tanpa aksi nyata, penurunan stunting hanya akan menjadi wacana dalam forum diskusi. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,”tandas Banjarnahor

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Hotdiaman Saragih, yang mewakili Kepala Baperida, menyampaikan bahwa tujuan review tahunan ini adalah untuk menyampaikan capaian program dan kegiatan penurunan stunting selama satu tahun berjalan, mendapatkan informasi tentang kemajuan pelaksanaan kegiatan pencegahan dan penurunan stunting yang telah direncanakan.

 

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mengidentifikasi kemajuan pelaksanaan intervensi dalam menyusun rekomendasi perbaikan sebagai umpan balik untuk perencanaan dan penganggaran program prioritas, serta menetapkan lokasi fokus dan meningkatkan kualitas layanan pada tahun berikutnya.

 

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan penyampaian materi oleh narasumber antara lain Asisten Administrasi Umum, Akmal Harif Siregar, dan perwakilan Dinas Kesehatan, Rosman Saragih, yang dimoderatori oleh Ober Damanik dari Baperida Kabupaten Simalungun.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Camat Dolok Batu Nanggar Resmikan Jembatan Beton Garuda di Nagori Dolok Ilir I
Pemkab Simalungun Terus Bergerak Pulihkan Fasilitas Umum di Serbelawan Pasca Banjir
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026
dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di Acara BTN Indonesia Fashion Week 2026
Keseriusan Pemkab Simalungun bersama Kemendagri Kawal Investasi Cable Car Danau Toba Sesuai Regulasi
Semangat Kebersamaan Saling Membantu, Pemkab Simalungun Bersama TNI, Polri, Ormas dan Warga Gotong Royong Pulihkan Serbelawan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:31

Polsek Siantar Martoba Cek TKP Adanya Warga Tidak Sadarkan Diri di Jalan Darussalam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:28

Polantas Karib, Sat Lantas Polres Pematangsiantar Berikan Himbauan dan Edukasi Lalu Lintas di SMP Negeri 9

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:25

Polsek Siantar Utara Berbagi Kepada Warga Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:15

Polsek Siantar Selatan Berikan Bansos kepada Warga Kurang Mampu dan Bagikan Bendera Merah Putih di Jalan Vihara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:32

TIM Libas Anti Begal Polres Binjai Amankan Dua Pengedar Narkoba Saat Patroli Malam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:44

Puluhan perwakilan Massa Aksi Damai Di Depan Pabrik PKS PT ASL Meminta 9 Tuntutan Harus Di Kabulkan Perusahaan 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:01

Balai Pelatihan Rp283 Juta di Nagori Sinasih Dipertanyakan, Kaur Keuangan Mengaku Tak Pahami Regulasi, Pangulu Bungkam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22

Pemkab Simalungun Terus Bergerak Pulihkan Fasilitas Umum di Serbelawan Pasca Banjir

Berita Terbaru