Puluhan Masyarakat Desa Pulau Rakyat Tua Meminta Panitia Pilkades Cabut Berkas Tiga Calon Yang Dari ASN Batubara.

- Reporter

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com  ||  Asahan   –   Puluhan warga masyarakat Desa Pulau Rakyat Tua yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Mengawasi (ALARM) menggelar aksi unjuk rasa cinta damai di Dusun 1, tepatnya depan Kantor Kepala Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (14/07/2026).

 

Warga mendesak panitia Pilkades terkait pencalonan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dari Pemerintah Kabupaten Batubara tersebut dinyatakan lolos sebagai bakal calon kepala desa.

 

Koordinator Lapangan ALARM, Dedy Siregar menyebutkan dalam orasinya adalah mempertanyakan alasan tiga ASN yang bertugas di Kabupaten Batubara memilih maju sebagai bakal calon Kepala Desa Pulau Rakyat Tua.

 

Menurutnya Dedy masyarakat berhak mengetahui apakah para ASN tersebut benar-benar memenuhi seluruh persyaratan administrasi, termasuk status kependudukan, domisili, serta rekam jejak mereka sebagai warga Desa Pulau Rakyat Tua.

 

“Masyarakat meminta panitia terbuka. Memperlihatkan kepada kami, seluruh persyaratan administrasi para bakal calon memang sudah sesuai aturan. Jangan sampai muncul kecurigaan karena informasi justru ditutup-tutupi,”Katanya Dedy Siregar

 

Selain itu, ALARM juga mempertanyakan apakah para ASN tersebut benar-benar maju atas kemauan sendiri untuk membangun desa atau ada kepentingan tertentu yang melatarbelakangi pencalonan mereka.

 

Masyarakat juga menyoroti kemungkinan adanya skenario untuk mempersempit peluang kandidat lain, meski dugaan tersebut belum disertai bukti.

 

Namun, saat diminta memperlihatkan dokumen kelengkapan administrasi para bakal calon, Panitia Pilkades melalui sekretarisnya hanya menyatakan bahwa berkas tiga dari empat ASN asal Batubara telah lengkap sesuai Peraturan Bupati (Perbup).

 

Panitia menolak memperlihatkan dokumen tersebut kepada masyarakat dengan alasan mengacu pada ketentuan Perbup.

 

Sikap panitia itu justru memicu protes. Warga menilai alasan tersebut tidak cukup menjawab tuntutan keterbukaan, apalagi ketika diminta memperlihatkan pasal dalam Perbup yang melarang publik mengetahui kelengkapan administrasi bakal calon kepala desa.

 

Situasi semakin memanas ketika Ketua dan Sekretaris Panitia memilih masuk ke dalam kantor desa di tengah desakan warga yang meminta penjelasan lebih lanjut.

 

Masyarakat juga meminta klarifikasi kepada Kepala Desa Pulau Rakyat Tua, Hamzah Siagian, terkait dugaan adanya penerimaan uang dari PT Lanhotma sebesar (Dua Ratus Ribu Rupiah) dan (Lima Ratus Ribu Rupiah) yang menurut massa tidak tercantum dalam APBDes.

 

Selain itu, ALARM mempertanyakan penerbitan surat kematian terhadap seseorang yang disebut-sebut bukan warga atau tidak berdomisili di Desa Pulau Rakyat Tua.

 

Tuntutan tidak terjawab, tudingan warga tidak mendapatkan penjelasan rinci maupun bukti yang dipaparkan kepada publik.

 

Di hadapan pengunjuk rasa, Camat Pulau Rakyat, Romadansyah Siagian menjelaskan, seluruh tahapan Pilkades telah diatur dalam Peraturan Bupati.

 

Ia menyebutkan, pengumuman calon yang memenuhi syarat dijadwalkan pada 23 Juli 2026, sementara masyarakat diberikan kesempatan mengajukan keberatan mulai 23 hingga 27 Juli 2026. Tahapan banding dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Juli 2026.

 

Pantauan di lokasi, aksi sempat diwarnai adu argumen antara masyarakat dengan panitia Pilkades.

 

Yel-yel “Hidup Rakyat” berkali-kali menggema di depan halaman kantor desa sebagai bentuk protes terhadap sikap panitia yang dinilai tidak transparan.

 

Meski berlangsung dengan tensi tinggi, aksi tetap berjalan tertib di bawah pengamanan personil Polsek Pulau Raja dipimpin AKP Defta Sitepu, bersama personkl Koramil 16 Pulau Rakyat.

 

Usai aksi, Dedy Siregar menegaskan, belum menghentikan langkah pengawasan. Ia memastikan ALARM akan kembali mendatangi Kantor Desa Pulau Rakyat Tua untuk meminta panitia membuka dokumen kelengkapan administrasi tiga ASN asal Pemkab Batubara tersebut.

 

“Kami akan datang kembali bersama pendampingan Camat Pulau Rakyat. Masyarakat berhak memperoleh kepastian bahwa proses Pilkades berlangsung jujur, terbuka, dan bebas dari segala bentuk rekayasa, “Ungkapnya.

 

(Heriyanto Simanjuntak)

Berita Terkait

Polres Pematangsiantar Laksanakan Pengamanan Distribusi BBM di SPBU
Antisipasi Tawuran, Geng motor, dan Knalpot brong Polres Pematangiantar Maksimalkan Patroli 
Antisipasi Tawuran, Geng motor, dan Knalpot brong Polres Pematangiantar Maksimalkan Patroli 
Polsek Siantar Martoba Respon Cepat Bantu Pembersihan Pohon Tumbang Diwilkumnya
Selisih Anggaran Rp920 Juta? Proyek Aspal Kampung Lalang–Bandar Khalifah Disorot, Publik Tagih Klarifikasi PUTR
Jumat Berkah, Polsek Siantar Utara Berikan Bansos Kepada Warga Membutuhkan
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Sambangi Petani Binaan di Jalan Lingga 
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Bersama 3 Pilar Gotong Royong di Jalan Tambun Timur
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:32

Polres Pematangsiantar Laksanakan Pengamanan Distribusi BBM di SPBU

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:30

Antisipasi Tawuran, Geng motor, dan Knalpot brong Polres Pematangiantar Maksimalkan Patroli 

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:27

Antisipasi Tawuran, Geng motor, dan Knalpot brong Polres Pematangiantar Maksimalkan Patroli 

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:25

Polsek Siantar Martoba Respon Cepat Bantu Pembersihan Pohon Tumbang Diwilkumnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:16

Selisih Anggaran Rp920 Juta? Proyek Aspal Kampung Lalang–Bandar Khalifah Disorot, Publik Tagih Klarifikasi PUTR

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:59

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Sambangi Petani Binaan di Jalan Lingga 

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:58

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Bersama 3 Pilar Gotong Royong di Jalan Tambun Timur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:56

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Bersama Petani Binaan Panen Jagung

Berita Terbaru