SPBU Kebal Hukum: Warga Pertanyakan Kinerja GM Pertamina SUMUT, APH Diduga Sudah Dapat Upeti Sehingga Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen Marak

- Reporter

Kamis, 1 Mei 2025 - 23:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com || Simalungun –      Di tengah ketegangan yang semakin meningkat mengenai pengisian BBM subsidi, warga di sekitar kecamatan Raya mengungkapkan kekecewaan dan kebingungan terkait kinerja General Manager (GM) Pertamina Sumut. Praktik pengisian BBM subsidi menggunakan jerigen kini menjadi fenomena yang marak terjadi, dan warga mempertanyakan tindakan aparat penegak hukum (APH) yang terkesan membiarkan pelanggaran ini.

Berdasarkan pantauan awak media liputanmetrosumut.com.di lapangan bahwasanya SPBU 14.211.262 Pematang Raya yang terletak strategis di jalan Siantar -Saribudolok,nagori Dame Raya,kecamatan Raya,kabupaten Simalungun,tetap melakukan kegiatan pengisian BBM subsidi jenis pertalite dimana pengisian BBM tersebut di lakukan bukan seperti biasanya melainkan malam hari.sementara tampak tulisan di SPBU tersebut ”TIDAK KAMI TIDAK MELAYANI JERIGEN”.Kamis (01/05/2025)

Foto : Terlihat di situ bahwasanya SPBU ” MAAF TIDAK MELAYANI JIREGEN”.

Sinaga dan Siahaan selaku sosial kontrol yang selalu aktif melihat kondisi di SPBU 14.211.262.menduga bahwa adanya permainan di balik layar, dengan dugaan bahwa GM pertamina SUMUT dan APH telah menerima upeti dari pihak-pihak tertentu untuk membiarkan praktek ilegal tersebut berlanjut. Sebagai masyarakat kecil merasa dirugikan, sementara oknum-oknum tertentu justru mendapatkan keuntungan.

Kondisi ini jelas mengundang pertanyaan besar mengenai integritas pengelolaan SPBU dan kebijakan distribusi BBM subsidi yang seharusnya ditegakkan dengan ketat. Dengan semakin banyaknya kendaraan yang menggunakan jerigen untuk mengisi BBM subsidi, dampaknya berpotensi mengurangi ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sementara beberapa warga di sekitar kecamatan Raya berharap agar manajemen Pertamina dan pihak berwenang segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan praktek-praktek yang merugikan masyarakat ini. “Kami ingin transparansi dan akuntabilitas dari GM Pertamina, serta tindakan nyata dari APH terhadap segala macam bentuk korupsi yang ada,” tambah warga lainnya.warga tuntut ketegasan,bukti nyata kinerja KAPOLRES Simalungun yang baru demi menjaga integritas dan citra nama baik kepolisian RI.

Foto : SPBU Pematang Raya Sedang Melakukan Pengisian Jeregen, tampak terlihat Jeregen bertumpukan di lokasih.

Situasi ini membuat masyarakat semakin curiga terhadap sistem pengawasan yang ada. Mereka mendesak adanya investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa para pelaku yang menciptakan ketidakadilan ini diberikan sanksi yang tegas. Dengan fokus pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat, harapan mereka adalah untuk mengembalikan kepercayaan kepada lembaga-lembaga yang seharusnya melindungi hak-hak rakyat.

Kini, semua mata tertuju kepada GM Pertamina SUMUT dan APH(POLRES Simalungun) untuk mengambil langkah-langkah konkret agar situasi ini tidak berlarut-larut, demi kepentingan bersama dan keadilan bagi seluruh masyarakat.Warga tunggu kinerja GM pertamina SUMUT dan ketegasan POLRES simalungun.

(Red)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com

 

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa
MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam
Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal
dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Polsek Siantar Martoba Pastikan Distribusi MBG Berjalan Lancar, 2.357 Penerima Manfaat Terlayani
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 
Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:54

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:27

MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:44

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:24

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:21

Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:20

Polsek Siantar Selatan Panen Jagung Bersama Petani Binaan di Jalan Bendungan

Berita Terbaru