Camat Dolok Batu Nanggar Pimpin Rapat Koordinasi, Optimalisasi Pasar Relokasi Serbelawan Diperkuat

- Penulis

Senin, 21 September 2026 - 13:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar terus melakukan langkah persuasif dan koordinatif dalam mempercepat optimalisasi pemanfaatan pasar relokasi bagi para pedagang terdampak kebakaran di Serbelawan.

 

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, S.E., M.Si., bertempat di Kantor Camat Dolok Batu Nanggar, Senin (21/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rapat turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Simalungun H. Karnali Saragih, Tokoh Masyarakat Serbelawan Leston Siregar, Perwakilan APPSI Darma Saragih, Lurah Serbelawan Lasma Damanik, Lurah Amansari Sahrinan Purba, serta perwakilan pedagang M. Ihsan.

 

Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai ruang musyawarah bersama untuk mencari dan menyepakati langkah terbaik dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan pasar relokasi.

 

“Yang kita utamakan adalah bagaimana mencari solusi bersama. Kita memahami kondisi para pedagang yang terdampak, namun di sisi lain pasar relokasi yang telah disediakan juga harus dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Siti Aminah.

 

Ia menegaskan, Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar tetap mengedepankan pendekatan persuasif, komunikasi dan kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan tersebut, dengan mempertimbangkan kondisi serta kemampuan para pedagang yang terdampak musibah.

 

Tokoh Masyarakat Serbelawan, Leston Siregar, menyampaikan bahwa sejumlah pedagang terdampak kebakaran masih menghadapi keterbatasan modal sehingga belum mampu kembali berjualan.

 

“Beberapa pedagang yang terdampak kebakaran menyampaikan kepada saya bahwa kondisi mereka saat ini masih terkendala modal. Karena itu, mereka belum mampu menempati dan berjualan di pasar relokasi,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Simalungun, H. Karnali Saragih, menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar dalam mengoptimalkan pemanfaatan pasar relokasi Serbelawan.

 

“Kita siap mendukung pemerintah kecamatan. Namun, apabila ada pedagang yang memang sudah tidak lagi berjualan di pasar relokasi, tentu perlu dicarikan solusi agar kios yang tersedia dapat dimanfaatkan oleh pedagang lain yang bersedia berjualan di lokasi tersebut,” ujarnya.

READ  Polseķ Sianțar Selatan Mediasi Dugaan Pengancaman di Jalan Diponegoro 

 

Batas Waktu Diperpanjang hingga 30 September 2026

 

Dari hasil rapat koordinasi, disepakati bahwa Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar akan memberikan kesempatan sekaligus menyampaikan imbauan kepada para pedagang terdampak kebakaran untuk memanfaatkan kios pasar relokasi hingga 30 September 2026.

 

Apabila sampai batas waktu tersebut kios belum dimanfaatkan oleh pedagang yang bersangkutan, maka kios akan dialihkan kepada pedagang lain yang bersedia dan siap berjualan di pasar relokasi.

 

Perpanjangan waktu tersebut merupakan bentuk perhatian dan toleransi Pemerintah Kecamatan terhadap kondisi para pedagang. Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat pada 6 Juli 2026 yang dihadiri para pedagang dan Forkopimca Dolok Batu Nanggar, batas waktu pemanfaatan kios telah ditetapkan sampai dengan akhir Juli 2026.

 

Namun, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi para pedagang, khususnya pedagang kain yang membutuhkan modal cukup besar untuk kembali menjalankan usahanya, Pemerintah Kecamatan memberikan tambahan waktu hingga akhir September 2026

 

Usai rapat koordinasi, Camat Dolok Batu Nanggar bersama unsur yang hadir kemudian melakukan peninjauan langsung ke lokasi pasar relokasi Serbelawan.

 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi lokasi sekaligus memastikan kesiapan fasilitas yang tersedia dalam mendukung aktivitas para pedagang.

 

Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar berharap perpanjangan waktu yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pedagang terdampak untuk kembali beraktivitas dan menjalankan usaha.

 

Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat mendorong pasar relokasi agar dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pemulihan aktivitas perdagangan di Serbelawan.

 

(RED) 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Karnali Saragih Dukung Optimalisasi Pasar Relokasi Serbelawan
Wakapolres Imam Alriyuddin Pimpin Komitmen Bersama, Seluruh Personel Siap Melaksanakan “Commander Wish” Kapolres Simalungun
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Patroli Gereja Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Jemaat Beribadah 
Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Perkelahian Dengan Problem Solving 
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Monitoring Penyaluran BBM di SPBU Wilkumnya 
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat Respon Cepat Selesaikan Masalah Warga Binaan 
Polsek Siantar Utara SALING di Pos Kamling Melayu
Dengan Patroli, Polres Langkat Jaga Kamtibmas Saat Malam Hari
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:26 WIB

H. Karnali Saragih Dukung Optimalisasi Pasar Relokasi Serbelawan

Senin, 21 September 2026 - 13:04 WIB

Camat Dolok Batu Nanggar Pimpin Rapat Koordinasi, Optimalisasi Pasar Relokasi Serbelawan Diperkuat

Senin, 21 September 2026 - 13:02 WIB

Wakapolres Imam Alriyuddin Pimpin Komitmen Bersama, Seluruh Personel Siap Melaksanakan “Commander Wish” Kapolres Simalungun

Senin, 21 September 2026 - 08:54 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Patroli Gereja Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Jemaat Beribadah 

Senin, 21 September 2026 - 08:52 WIB

Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Perkelahian Dengan Problem Solving 

Berita Terbaru