Lapor Pak Kapolres,Tambang Milik Cv DEMBAN SAYUR Di Duga Tidak Punya Ijin Dan Banyak Kejanggalan

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 05:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

 

Simalungun,liputanmetrosumut.com

Di Kabupaten Simalungun, terdapat peningkatan aktivitas tambang pasir yang menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat khususnya di Buttu Parilahan,nagori pamatang Purba,kecamatan Purba,kabupaten Simalungun.(kamis,29/05/2025)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pantauan awak media dan beberapa sumber terpercaya  menunjukkan bahwa kegiatan tambang pasir  tersebut diduga tidak memiliki izin resmi, sehingga menimbulkan berbagai dampak negatif baik bagi lingkungan maupun sosial. Permohonan kepada Polres Simalungun untuk menutup aktivitas ini sangatlah mendesak.

Sementara jelas kita ketahui
pasal 158 UU 3/2020 mengatur bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin
Sanksi untuk penambangan pasir ilegal (tanpa izin) di Indonesia dapat berupa sanksi pidana dan administratif. Pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp 100 miliar bagi yang melakukan penambangan tanpa izin, atau 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar bagi yang melakukan operasi produksi tanpa izin. Sanksi administratif bisa berupa peringatan tertulis, denda, penghentian sementara.Namun UU ini seolah olah tidak di indahkan CV DEMBAN SAYUR yang di duga milik marga purba seoramg pengusaha sukses saribudolok.

aktivitas penambangan pasir tanpa izin dapat memicu kerusakan ekologis yang signifikan. Penambangan yang dilakukan sembarangan dapat mengakibatkan kerusakan pada habitat dan ekosistem lokal, erosi tanah, serta pencemaran sumber air. Hal ini tidak hanya merugikan flora dan fauna di sekitar lokasi tambang, tetapi juga berdampak pada kehidupan masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam tersebut.

Selain itu, penggunaan alat berat seperti excavator yang menggunakan solar bersubsidi menambah keprihatinan. Pelanggaran ini dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Selain pidana penjara, pelanggar juga dapat dikenakan denda yang besar.Sementara bagi Cv “DEMBAN SAYUR” UU ini hanyalah sebuah omon omon.
Subsidi solar seharusnya ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan, namun penggunaan oleh perusahaan tambang ilegal jelas melanggar ketentuan yang ada. Ini adalah bentuk penyalahgunaan yang patut ditindak tegas, sebab dapat mengganggu kestabilan ekonomi dan keadilan sosial.

READ  Dorong Produktivitas Pertanian, Babinsa Perdagangan Salurkan Bibit Padi Bersama UPTD BPP Bandar

Dalam hal ini Polres Simalungun, diharapkan dapat bertindak cepat dan tegas terhadap praktik penambangan ilegal ini. Penegakan hukum yang tepat akan memberikan efek jera bagi pelaku yang mencoba merusak lingkungan demi kepentingan pribadi. Selain itu, penting untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya melindungi lingkungan dari aktivitas ilegal.

Kegiatan tambang pasir yang tidak memiliki izin harus dihentikan demi menjaga keberlangsungan lingkungan. Semua elemen masyarakat, termasuk pemerintah, perlu bekerja sama dalam upaya perlindungan ini agar Simalungun tetap menjadi daerah yang aman dan nyaman untuk dihuni.(Red)

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Simalungun Hadiri Penutupan TMMD ke-127! TNI-Polri-Pemda Bersatu Bangun Desa, Warga Nikmati Sembako dan Pengobatan Gratis
Sinergitas dan Kebersamaan Warnai Temu Pisah Kapolsek Bangun Dari AKP R. Simarmata ke AKP Hengky B. Siahaan
Soroti Pembangunan Ibukota Raya dan Polemik Nama Gedung, IJRS Sambangi Ketua DPRD Simalungun
Proyek Rehabilitasi Jaringan irigasi dengan pagu Anggaran untuk Rp:588,926.000 juta di Kecamatan Raya, di Lokkung Raya, Dusun 4 Nagori Raya Bayu.Belum seumur Jagung, sudah Retak, dan Miring
Memperingati Hari Sejuta Pohon Dinas Lingkungan Hidup Bersama Kecamatan Dolok Batu Nanggar Bergotong Royong Menanam Pohon
Desa Sei Tualang Pandau Menjadi Sorotan Publik kuat Dugaan Ada Indikasi Korupsi. 
Odmilti Dan Baradmil Harus Tegas Mengambil Keputusan kepada Prajurit Yang melanggar disiplin TNI,Agar Tidak Terulang Lagi Atas Kejadian Yang Telah Berulang Kali 
ASN Pemkab Dairi, Diduga Langgar PP 94 Tahun 2021
Berita ini 104 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:24 WIB

Kapolres Simalungun Hadiri Penutupan TMMD ke-127! TNI-Polri-Pemda Bersatu Bangun Desa, Warga Nikmati Sembako dan Pengobatan Gratis

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:18 WIB

Sinergitas dan Kebersamaan Warnai Temu Pisah Kapolsek Bangun Dari AKP R. Simarmata ke AKP Hengky B. Siahaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:29 WIB

Soroti Pembangunan Ibukota Raya dan Polemik Nama Gedung, IJRS Sambangi Ketua DPRD Simalungun

Senin, 19 Januari 2026 - 07:36 WIB

Proyek Rehabilitasi Jaringan irigasi dengan pagu Anggaran untuk Rp:588,926.000 juta di Kecamatan Raya, di Lokkung Raya, Dusun 4 Nagori Raya Bayu.Belum seumur Jagung, sudah Retak, dan Miring

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:48 WIB

Memperingati Hari Sejuta Pohon Dinas Lingkungan Hidup Bersama Kecamatan Dolok Batu Nanggar Bergotong Royong Menanam Pohon

Berita Terbaru

BATAM /KEPULAUAN RIAU

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:12 WIB

Berita

Sat Samapta Laksanakan Patroli R4 Antisipasi 3C

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:02 WIB