BerandaBeritaPolres Simalungun Olah TKP Penemuan Perempuan Meninggal Fi Area Perkebunan PTPN IV...

Polres Simalungun Olah TKP Penemuan Perempuan Meninggal Fi Area Perkebunan PTPN IV Kebun Bangun 

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Personel Polsek Gunung Malela bersama Sat Reskrim dan Tim Identifikasi (Inafis) Polres Simalungun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas penemuan seorang perempuan di areal perkebunan PTPN IV Kebun Bangun, Nagori Nusa Harapan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (8/9/2026).

 

Perempuan tersebut diketahui bernama Tiorna Haloho (59), pedagang yang berdomisili di Jalan Kenari VII, Nagori Nusa Harapan. Ia ditemukan karyawan PTPN IV Kebun Bangun, Alfonsus Nainggolan, sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi tergeletak di rerumputan, masih bernapas, tetapi terengah-engah dan merintih kesakitan.

 

Informasi itu diteruskan kepada petugas keamanan perkebunan dan Polsek Gunung Malela. Polisi kemudian mendatangi lokasi serta berkoordinasi dengan Sat Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Simalungun. Suami korban, Irianto Siagian, turut datang setelah menerima informasi tersebut.

 

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Batu Anam, tetapi dinyatakan meninggal dunia setibanya di fasilitas kesehatan itu.

 

Di sekitar korban, petugas menemukan tas samping hitam berisi bon belanja, balsem merek Geliga, dan uang tunai Rp23.500; sebilah parang bergagang kayu; keranjang belanja berisi cabai dan kantong plastik; botol cairan yang diduga racun rumput merek Gramoxone; serta muntahan.

 

Petugas juga mengukur jarak antara korban dan barang-barang tersebut serta mengamankan lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Jenazah korban dibawa ke RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar untuk pemeriksaan visum luar dan dalam serta pengambilan sampel toksikologi. Pemeriksaan menemukan cairan dalam lambung yang warna dan aromanya menyerupai cairan di sekitar kepala korban dan lokasi kejadian.

 

Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami mati lemas atau asfiksia yang diduga kuat akibat intoksikasi atau keracunan.

 

Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., mengatakan penyidik masih mendalami seluruh informasi dan barang bukti, termasuk hasil pemeriksaan toksikologi.

 

“Pemeriksaan dan pendalaman dilakukan secara menyeluruh. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuat kesimpulan sendiri sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai,” ujar pihak kepolisian.

 

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Polres Simalungun mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar melapor kepada kepolisian guna membantu penyelidikan.

 

Situasi di wilayah hukum Polsek Gunung Malela dan Polres Simalungun hingga kini aman dan kondusif.

(S.A.R.Siahaan)

Editor : Redaksi 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments