Kolaborasi Sat Reskrim Dan Polsek Serbelawan Gerak Kilat Tangkap Pelaku Pembunuh Siswi SMP, Terungkap Motif Uang Aborsi

- Reporter

Senin, 29 Desember 2025 - 04:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Serbelawan –      Dalam waktu kurang dari 5 jam sejak penemuan mayat, tim gabungan Polsek Serbelawan dan Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap siswi SMP berinisial ZR (15). Yang mengejutkan, pelakunya adalah remaja seusianya, AH (15), yang juga masih berstatus siswa SMP. Kasus ini terungkap pada Minggu malam, 28 Desember 2025, dengan motif yang sangat memprihatinkan.

 

Saat dikonfirmasi pada hari Senin, 29 Desember 2025, sekira pukul 10.40 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba memberikan apresiasi luar biasa atas kecepatan tim dalam mengungkap kasus ini yang melibatkan anak-anak di bawah umur.

“Ini adalah kerja tim yang luar biasa cepat dan profesional. Dari penemuan mayat sore hari hingga penangkapan pelaku malam hari, hanya butuh waktu sekitar 4-5 jam. Kecepatan respons ini menunjukkan dedikasi tinggi jajaran Polsek Serbelawan dan tim Jatanras,” ujar Kasi Humas Polres Simalungun dengan bangga.

 

Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun IPTU Ivan Roni Purba, S.H., menjelaskan bahwa korban ZR adalah siswi kelas 3 SMP Negeri 2 Tapian Dolok yang tinggal di Pondok Huta Pondok Pabrik, Nagori Dolok Ulu. Mayatnya ditemukan di area perkebunan PT. Bridgestone Jalan Besar Dolok Ulu Blok Z 24.

 

“Korban adalah siswi SMP yang masih sangat muda, baru berusia 15 tahun. Kasus ini sangat memprihatinkan karena melibatkan anak-anak yang seharusnya masih fokus pada pendidikan mereka,” ungkap Kanit Jatanras dengan nada prihatin.

 

Kronologi penemuan mayat dimulai pada Minggu sore sekitar pukul 15.45 WIB ketika dua saksi, S (51) dan MB (20), yang merupakan karyawan dan security PT. Bridgestone, pulang dari memancing di Dolok Merangir.

 

“Kedua saksi melihat ada lalat hijau yang berterbangan dalam jumlah banyak. Merasa curiga, mereka mendekati sumber lalat tersebut dan menemukan sosok mayat perempuan mengenakan celana putih dan baju hijau. Ini adalah penemuan yang sangat mengejutkan,” ujar AKP Verry Purba menjelaskan awal penemuan.

 

Saksi S segera menghubungi Pangulu Dolok Ulu untuk melaporkan kejadian tersebut. Ketika mendekati mayat, mereka menemukan korban dalam posisi telungkup dengan sebuah handphone berada di dekat kepala korban.

 

“Tim Inafis Polres Simalungun bersama Polsek Serbelawan langsung bergerak cepat melakukan olah TKP. Dari lokasi kejadian diamankan satu unit HP merek ZTE, uang sebesar Rp 11.000 dengan berbagai pecahan, dan dua batang kayu ubi yang diduga digunakan sebagai alat dalam tindak kejahatan,” ungkap Kasi Humas merinci barang bukti.

 

Yang membuat suasana semakin emosional, sekitar pukul 17.00 WIB, terdengar teriakan memilukan dari seorang warga yang datang ke lokasi. “Anak ku! Anak ku!” teriaknya sambil berlari mendekati mayat.

 

“Momen itu sangat menyayat hati. Ketika posisi mayat ditelentangkan, warga tersebut memastikan bahwa mayat itu adalah anaknya, ZR, siswi kelas 9 SMP. Bayangkan perasaan orang tua yang kehilangan anak dengan cara yang sangat tragis,” ujar AKP Verry Purba dengan empati mendalam.

 

Setelah olah TKP selesai, mayat korban dibawa ke RSU Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan visum (otopsi) luar dan dalam guna menentukan penyebab kematian secara medis.

 

Yang paling mencengangkan adalah kecepatan tim dalam mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Pada pukul 19.30 WIB, hanya sekitar 4 jam sejak penemuan mayat, Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang, S.H., bersama Kapolsek Serbelawan IPTU Gunawan Sembiring, S.H., beserta anggota berhasil mengamankan pelaku.

 

“Dengan kemampuan personel Sat Reskrim dan insting penyelidikan yang tajam di lapangan, tersangka berhasil diketahui beserta motifnya. Ini adalah bukti profesionalisme tim investigasi kami,” ujar Kasat Reskrim dengan tegas.

 

Pelaku berinisial AH (15), masih berstatus siswa SMP dan merupakan warga Kecamatan Tapian Dolok, diamankan dari rumah kakak kandungnya di Huta Pondok Burian, Nagori Nagur Usang.

 

“Pelaku ditangkap di rumah kakak kandungnya. Kami bergerak cepat sebelum dia sempat melarikan diri lebih jauh,” ungkap AKP Verry Purba menjelaskan penangkapan.

 

Yang membuat kasus ini semakin mengejutkan adalah pengakuan pelaku tentang cara dia membunuh korban dengan sangat sadis. Pelaku mengaku mencekik korban dari belakang saat korban berada di atas sepeda milik pelaku.

 

“Dari pengakuan pelaku, dia mencekik korban dari belakang, kemudian memukul kepala korban dengan batu sekitar 5 kali, memukul pundak dan punggung dengan kayu ubi sekitar 5 kali, dan yang paling sadis adalah menusuk badan korban dengan pisau berulang kali hingga sekitar 10 tusukan. Ini adalah tindakan yang sangat brutal untuk anak seusia mereka,” ungkap Kanit Jatanras dengan nada serius.

 

Yang paling memprihatinkan adalah motif di balik pembunuhan sadis ini. Terungkap bahwa korban ZR meminta uang kepada pelaku AH untuk membeli obat penggugur kandungan.

“Motif pembunuhan ini sangat memprihatinkan. Korban meminta uang kepada pelaku untuk membeli obat aborsi karena sedang hamil. Ini menunjukkan ada masalah serius dalam pergaulan remaja yang harus menjadi perhatian kita semua,” ujar AKP Verry Purba dengan nada prihatin mendalam.

 

Kasi Humas menegaskan bahwa tim telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian secara lengkap dan terukur, mulai dari olah TKP, dokumentasi foto dan video, pemeriksaan saksi-saksi, pembuatan laporan polisi model B, permintaan visum otopsi luar dan dalam, hingga penangkapan pelaku dan pelaporan kepada atasan.

 

“Polres Simalungun berkomitmen menangani kasus ini secara serius dan tuntas. Meskipun pelaku masih anak-anak, tindakannya sangat kejam dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Ini juga menjadi pelajaran penting bagi orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka,” ucap AKP Verry Purba menutup keterangannya.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

 

Berita Terkait

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Tak Kenal Batas Wilayah, Tim Jatanras Polres Simalungun Bersama Polsek Gunung Malela Buru Pelaku Curas hingga Provinsi Riau dan Berhasil Bekuk Tersangka
Sinergi Solid Polsek Jorlang Hataran, Jatanras dan Inafis Polres Simalungun Ungkap Kronologi Musibah Anak Tertimpa Kayu Broti
Sat Reskrim Polres Simalungun Turun Olah TKP dan Sapaikan Himbauan Pasca Peristiwa Balita 4 Tahun Tewas Tertimpa Kayu Broti dari Mobil Pick Up
Reaksi Cepat Polsek Dolok Batu Nanggar, Motor Curian Ditemukan di Kebun Sawit, Dua Bersaudara Diringkus
Hingga Dini Hari, Kabag Log Polres Simalungun Pimpin Standby Gabungan 39 Personel Amankan Malam Minggu
Reaksi Cepat Polsek Dolok Batu Nanggar Tangani Penemuan Mayat Penumpang Bus di Pintu Tol Sinaksak
Polres Simalungun Ajak Masyarakat Kibarkan Merah Putih Serentak Sepanjang Agustus 2026
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:35

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:29

Berawal dari Informasi Warga, Polres Pematangsiantar Ringkus Mahasiswa Pembawa 10 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:26

Terbongkar Lewat Undercover, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Polres Pematangsiantar dengan Dua Paket Sabu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:24

Polseķ Siantar Martoba Amankan Tiga Anak Diduga Curi HP di Simpang Kerang 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:22

Polsek Siantar Martoba Mediasi Masalah Ibu Kandung dan Anaknya di Jalan Batu Permata Raya 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:18

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Kapolsek Siantar Timur Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:10

Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34

Diduga Hindari Konfirmasi, Perangkat Nagori Sorba Dolok Tinggalkan Kantor Saat Wartawan Pertanyakan ADD dan Penyertaan Modal BUMNag 2025

Berita Terbaru