Camat Dolok Batu Nanggar Tinjau Lokasi Longsor Akibat Bencana Banjir di Nagori Dolok Kataran

0
39

Liputanmetrosumut.com ||| Simalungun – Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, meninjau langsung lokasi longsor yang terjadi akibat bencana banjir di Nagori Dolok Kataran, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/9/2026).

Bencana banjir yang terjadi pada tanggal 8 dan 9 September 2026 tersebut mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa titik serta Rusaknya akses jalan penghubung antara Nagori Dolok Kataran dengan Bahtobu.

Lokasi terdampak berada di wilayah perbatasan antara Nagori Dolok Kataran dengan areal perkebunan PTPN IV Dolok Ilir. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena longsor dan aliran air berpotensi mengganggu aktivitas serta mengancam keselamatan masyarakat.

Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah kecamatan di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi yang dialami masyarakat.

«“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat. Permasalahan ini akan terus kami koordinasikan dan komunikasikan kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun serta pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan secara berkelanjutan,” ujar Siti Aminah.»

Siti Aminah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak PTPN IV Dolok Ilir yang telah menurunkan alat berat sebagai langkah awal penanganan di lokasi. Selain itu, dilakukan pengalihan arus air sebagai upaya mengurangi dampak banjir yang menyebabkan longsor dan berpotensi mengancam tanah serta rumah warga di Nagori Dolok Kataran.

Sementara itu, Yuda Setiawan, selaku Mandor Besar Afdeling VII Dolok Ilir, menjelaskan bahwa sebagai upaya penanganan banjir ke depan, aliran air direncanakan akan ditampung dan dialirkan melalui sistem stor dam.

«“Ke depan, aliran air akan ditampung dan dialirkan melalui sistem stor dam. Diharapkan langkah ini dapat mengurangi risiko banjir dan menampung debit air saat curah hujan tinggi,” ujar Yuda.»

Di sisi lain, salah seorang warga Nagori Dolok Kataran, Hardi Andri, menyampaikan apresiasi kepada pihak PTPN IV Dolok Ilir yang telah menurunkan alat berat berupa ekskavator untuk membantu pengalihan arus air sebagai langkah antisipasi agar banjir tidak mengalir ke tanah dan rumah warga.

Hardi juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar yang langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat terdampak.

«“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Camat yang langsung turun ke lokasi. Mudah-mudahan dengan kehadiran pemerintah kecamatan dapat membantu menjembatani permasalahan ini kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun, sehingga penanganan banjir dapat dilakukan dan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkap Hardi.»

Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar berharap adanya sinergi antara pemerintah, pihak perkebunan dan masyarakat dalam melakukan langkah-langkah penanganan serta pencegahan bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangulu Dolok Kataran Budi H.S. Purba, Gamot Azi Rahim Sinaga, perangkat Nagori, serta perwakilan masyarakat Nagori Dolok Kataran.

(RED)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini