Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Generasi Muda Garingging bersatu bulatkan kan tekad kebersamaan

0
35

Liputanmetrosumut.com ||| Simalungun – Gerakan Muda Garingging bersama keluarga besar, tokoh, orang tua dan sejumlah elemen Garingging melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih Garingging Sabtu sekitar pukul 11.30 WIB (12/9/2026) diareal makam pahlawan nasional raja raya tuan rondahaim Saragih

Kegiatan tersebut bukan sekadar ziarah dan penghormatan terhadap jasa Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih Garingging.

Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dan konsolidasi menuju pembentukan organisasi yang dipersiapkan sebagai wadah pemersatu Generasi Muda Garingging

Gagasan pembentukan organisasi tersebut lahir dari kerinduan bersama agar Generasi Muda Garingging yang tersebar di berbagai wilayah dapat dipertemukan dalam satu kesatuan untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta menggali dan memberdayakan berbagai potensi generasi muda ke depan.

Ziarah ke makam Tuan Rondahaim dipilih sebagai salah satu momentum awal agar perjalanan membangun organisasi generasi muda dimulai dengan mengenal sejarah dan mengambil nilai-nilai perjuangan para pendahulu.

Semangat keberanian, persatuan, kepemimpinan, pengabdian dan kecintaan terhadap tanah kelahiran yang diwariskan Tuan Rondahaim diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Jan Surya Garingging dalan kata sambutanya : ” Ini Langkah Awal Membangun Wadah Generasi Muda,dan ia juga menegaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun wadah yang mampu menghimpun dan mempersatukan Generasi Muda Garingging” ucapnya dihadapan generasi garingging.

Menurutnya, generasi muda membutuhkan ruang bersama untuk membangun komunikasi, memperkuat persaudaraan, bertukar gagasan, mengembangkan potensi dan melahirkan berbagai kegiatan positif.

“Ini merupakan langkah awal. Ada kerinduan agar Generasi Muda Garingging dapat berada dalam satu kesatuan dan memiliki wadah bersama.

” Nantinya wadah ini diharapkan menjadi tempat bagi generasi muda untuk berhimpun, berkomunikasi, memperkuat persaudaraan serta bersama-sama meningkatkan dan memberdayakan potensi yang dimiliki,” ujar Jan Surya Saragih Garingging

Ia berharap organisasi yang akan dibentuk tidak sekadar menjadi organisasi formal atau wadah kekerabatan, melainkan mampu menjadi tempat tumbuhnya gagasan, kreativitas dan pengabdian generasi muda.

Organisasi juga diharapkan mampu membangun hubungan yang baik dengan pemerintah dan berbagai komponen masyarakat dalam melaksanakan kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

Gullit Garingging dipercaya sebagai Koordinasikan Garingging Muda Se-Indonesia

Dalam proses menuju pembentukan kepengurusan, Gullit Garingging dipercaya sebagai ketua yang akan mengambil peran dalam membangun komunikasi dan koordinasi untuk menghimpun Generasi Muda Garingging.

Konsolidasi tidak hanya diarahkan kepada generasi muda yang berdomisili di Kabupaten Simalungun, tetapi juga kepada Garingging muda yang berada di berbagai daerah di Indonesia.

Panitia mengharapkan seluruh Generasi Muda Garingging diberikan ruang untuk turut berpartisipasi dalam proses pembentukan maupun kepengurusan organisasi.

Semangat yang dibangun adalah menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah bersama Generasi Muda Garingging* tanpa membedakan latar belakang profesi, pendidikan maupun wilayah domisili.

Gullit Garingging bersama panitia selanjutnya akan melakukan koordinasi dan membangun jaringan komunikasi agar sebanyak mungkin generasi muda dapat dilibatkan dalam proses tersebut.

Tiga Tujuan Utama Organisasi

Pembentukan organisasi Generasi Muda Garingging nantinya diarahkan pada tiga tujuan utama.

Pertama, mendukung Pemerintah Kabupaten Simalungun ke depan terutama dalam program pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dukungan tersebut ditempatkan dalam semangat kemitraan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Kedua, meningkatkan serta memberdayakan potensi Generasi Muda Garingging.

Organisasi diharapkan mampu menjadi ruang pengembangan kemampuan generasi muda dalam berbagai bidang, antara lain pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, kewirausahaan, teknologi, kepemudaan serta bidang lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemandirian generasi.

Ketiga, berpartisipasi aktif dalam berbagai aspek kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Melalui tiga tujuan tersebut, organisasi diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kekerabatan, tetapi juga memiliki orientasi program dan pengabdian yang jelas.

Dukungan Orang Tua dan Tokoh Garingging

Rencana pembentukan wadah Generasi Muda Garingging juga mendapat perhatian dan dukungan dari kalangan orang tua dan tokoh Garingging.

Keterlibatan generasi yang lebih tua dipandang penting sebagai sumber pengalaman, nasihat dan pembelajaran bagi generasi penerus.

Dukungan tersebut diharapkan tidak membatasi kreativitas generasi muda, melainkan menjadi pendamping agar organisasi dapat tumbuh dengan nilai kekeluargaan, etika, tanggung jawab serta penghormatan terhadap sejarah dan budaya.

Dengan kolaborasi antargenerasi, Generasi Muda Garingging diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan akar budayanya.

Ketua HSGBP Kabupaten Simalungun, Drs. Alfian Denry Saragih turut memberikan arahan dan masukan dalam proses menuju pembentukan organisasi Generasi Muda Garingging.

Arahan tersebut diharapkan menjadi salah satu bagian penting dalam mematangkan visi, misi, struktur serta arah organisasi.

Organisasi Generasi Muda Garingging diharapkan memiliki tata kelola yang baik, program kerja yang jelas dan mampu membangun komunikasi dengan berbagai tingkatan organisasi maupun elemen masyarakat.

Panitia juga akan bekerja melakukan koordinasi dengan jajaran dan pengurus
HSGBP di tingkat kecamatan, kabupaten dan kota sebagai bagian dari konsolidasi menuju pembentukan organisasi.

Setelah Terbentuk, Disiapkan Patappei Sihilap

Setelah proses konsolidasi selesai dan kepengurusan Generasi Muda Garingging terbentuk, panitia merencanakan tahapan berikutnya berupa pelantikan atau Patappei Sihilap

Dalam rencana yang sedang dipersiapkan, Patappei Sihilap kepengurusan organisasi Generasi Muda Garingging akan dilakukan oleh Ihutan Bolon HSGBP, Bapak Dr. J.R. Saragih.

Tahapan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan sekaligus peneguhan kepengurusan agar organisasi dapat segera menjalankan visi, misi dan program kerjanya.

Sebelum sampai pada tahapan tersebut, panitia akan bekerja keras melakukan komunikasi, koordinasi dan konsolidasi dengan berbagai pihak agar proses pembentukan organisasi benar-benar melibatkan komponen Generasi Muda Garingging secara luas.

Ziarah Bukan Sekadar Seremoni

Ziarah ke makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih Garingging juga memiliki nilai pendidikan sejarah yang penting.

Generasi muda diajak memahami bahwa menghormati seorang pahlawan tidak cukup hanya dengan mengenang nama atau mengunjungi makamnya.

Nilai perjuangan harus diterjemahkan menjadi tindakan sesuai dengan tantangan zaman.

Jika para pendahulu berjuang mempertahankan tanah, kehormatan dan masyarakatnya, generasi sekarang memiliki tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, menguasai teknologi, membangun ekonomi, menjaga persaudaraan, melestarikan budaya dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, sejarah perjuangan Tuan Rondahaim diharapkan menjadi sumber inspirasi agar Generasi Muda Garingging memiliki keberanian untuk berkarya, mengambil tanggung jawab serta memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Ziarah tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa perjalanan organisasi yang akan dibangun dimulai dengan mengingat sejarah sebelum melangkah menuju masa depan.

Panitia Akan Road Show ke Berbagai Daerah

Setelah ziarah bersama, panitia akan melanjutkan tahapan pembentukan kepengurusan dengan melibatkan berbagai komponen Generasi Muda Garingging.

Salah satu agenda yang akan dilaksanakan adalah road show dan konsolidasi ke sejumlah daerah yang menjadi tempat domisili warga dan pemuda Saragih Garingging.

Kota Tebing Tinggi dan Medan* menjadi bagian dari wilayah yang direncanakan dikunjungi.

Konsolidasi selanjutnya akan diperluas ke beberapa kabupaten/kota lainnya yang memiliki komunitas dan Generasi Muda Garingging.

Road show tersebut dimaksudkan untuk menjalin komunikasi langsung, menghimpun aspirasi, mendata potensi generasi muda sekaligus mengajak mereka untuk mengambil bagian dalam pembentukan kepengurusan.

Panitia ingin memastikan organisasi yang terbentuk nantinya tidak hanya mewakili satu daerah atau kelompok tertentu, melainkan menjadi wadah yang mampu menghimpun

Dari Persaudaraan Menuju Pemberdayaan

Pembentukan organisasi Generasi Muda Garingging membawa semangat untuk mengubah kekuatan persaudaraan menjadi kekuatan pemberdayaan.

Ke depan, organisasi diharapkan mampu melahirkan program-program konkret dalam bidang pendidikan, peningkatan sumber daya manusia, kewirausahaan, sosial, budaya, kepemudaan, teknologi dan berbagai kegiatan positif lainnya.

Organisasi juga diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun, pemerintah daerah lainnya, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi sosial dan berbagai elemen masyarakat.

Generasi muda harus memiliki kesempatan untuk tumbuh, mengembangkan kemampuan dan mengambil peran dalam pembangunan.

Namun, pada saat yang sama, generasi muda juga diharapkan tetap mengenal sejarah serta menjaga nilai budaya dan persaudaraan yang diwariskan para pendahulu.

Dari Makam Tuan Rondahaim, Sebuah Perjalanan Baru Dimulai

Rangkaian ziarah dan pertemuan pada Sabtu, 12 September 2026, menjadi salah satu titik awal perjalanan menuju terbentuknya organisasi Generasi Muda Garingging.

Perjalanan tersebut masih akan dilanjutkan melalui konsolidasi, road show, penyusunan kepengurusan, koordinasi dengan HSGBP hingga persiapan Patappei Sihilap setelah organisasi terbentuk.

Semangat yang dibawa adalah sederhana namun memiliki makna besar:

menyatukan Generasi Muda Garingging, memperkuat persaudaraan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberdayakan potensi generasi untuk memberikan kontribusi bagi Simalungun serta Indonesia.

Dari makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih Garingging, generasi muda memulai sebuah perjalanan baru belajar dari sejarah, bersatu dalam persaudaraan, bergerak dalam pemberdayaan dan berkarya untuk masa depan.

(RED)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini